Aksi Damai Mahasiswa Desak Polri Bersikap Humanis Profesional

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 September 2025 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan mahasiswa HMI Kerinci-Sungai Penuh menggelar aksi damai di halaman Mapolres Kerinci.

Ratusan mahasiswa HMI Kerinci-Sungai Penuh menggelar aksi damai di halaman Mapolres Kerinci.

Kerinci, iNBrita.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kerinci-Sungai Penuh, aliansi Cipayung Plus, dan BEM se-Kerinci-Sungai Penuh menggelar aksi damai di halaman Mapolres Kerinci.

Selain itu, mereka menyoroti tindak kekerasan aparat kepolisian dan menuntut keadilan atas meninggalnya Affan Kurniawan, seorang tukang ojek online.

Lebih jauh, Ketua Umum HMI, Edilan Kurniawan, menegaskan bahwa mahasiswa hadir untuk menyuarakan nurani rakyat, bukan memicu konflik.

“Kami hadir bukan untuk melawan, tetapi untuk mengingatkan. Polri harus menjadi pengayom rakyat, bukan musuh. Kasus Affan Kurniawan menjadi luka kolektif bangsa ini. Proses hukum harus transparan dan adil,”kata Edilan.

Baca Juga :  Wako Alfin Tinjau Pembangunan Pasar Beringin Sungai Penuh

Sejalan dengan itu, ratusan mahasiswa duduk rapi, bergantian menyampaikan orasi, dan membuka dialog dengan pejabat daerah, termasuk Kapolres Kerinci AKBP Arya Brahmana, Bupati Monadi, Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, dan Sekda Alpian. Kehadiran pejabat ini memperkuat komunikasi antara mahasiswa dan pemerintah daerah.

Kemudian, mahasiswa menyampaikan enam tuntutan:

1. Mengusut tuntas dan mengadili aparat yang melindas almarhum Affan Kurniawan.

2. Menghentikan kekerasan dan intervensi Polri terhadap masyarakat.

Baca Juga :  Prabowo Hadiri Syukuran HUT Ke-18 Gerindra

3. Membebaskan massa demonstrasi dari tahanan.

4. Menutup tempat hiburan malam yang melanggar Perda.

5. Menghentikan intimidasi Polres Kerinci terhadap masyarakat.

6. Memberikan penjelasan terkait razia polantas yang tidak sesuai regulasi.

Dengan demikian, Edilan menekankan bahwa mahasiswa menggerakkan perjuangan ini sebagai bagian dari gerakan nasional untuk mewujudkan Polri yang humanis, profesional, dan berintegritas.

“Kami akan terus berdiri di garis depan menyuarakan keadilan. HMI tidak akan berhenti sampai Polri menjadi institusi yang dicintai rakyat,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Sungai Penuh dan UNJA Perkuat Kerja Sama Pendidikan
Alfin Resmi Pimpin DPD PAN Sungai Penuh
Wako Alfin Beri Kuliah Umum FH Unja, Tekankan Konsistensi
Pemkot dan Kajari Gelar Pendampingan Hukum Inflasi Daerah
Wawako Sungai Penuh Hadiri Bimtek ASWAKADA 2026
Alfin Perjuangkan Dukungan Pendidikan Sungai Penuh ke Pusat
Sri Kartini Alfin Penggagas Gerakan 3S Inspiratif
Pemkot Sungai Penuh Tekankan Sinergi Lewat Otda ke-30
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 03:00 WIB

Pemkot Sungai Penuh dan UNJA Perkuat Kerja Sama Pendidikan

Kamis, 30 April 2026 - 22:00 WIB

Alfin Resmi Pimpin DPD PAN Sungai Penuh

Kamis, 30 April 2026 - 20:00 WIB

Wako Alfin Beri Kuliah Umum FH Unja, Tekankan Konsistensi

Kamis, 30 April 2026 - 19:00 WIB

Pemkot dan Kajari Gelar Pendampingan Hukum Inflasi Daerah

Rabu, 29 April 2026 - 04:00 WIB

Wawako Sungai Penuh Hadiri Bimtek ASWAKADA 2026

Berita Terbaru

Buruan Klaim Kode Redeem FF Mei 2026, Hadiah Gratis Menanti

Game

Buruan Klaim Kode Redeem Free Fire Mei 2026 Gratis

Jumat, 1 Mei 2026 - 04:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH bersama Rektor UNJA Prof. Dr. Helmi, SH., MH menandatangani MoU kerja sama pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di Gedung Auditorium UNIFAC.

SUNGAI PENUH

Pemkot Sungai Penuh dan UNJA Perkuat Kerja Sama Pendidikan

Jumat, 1 Mei 2026 - 03:00 WIB

Sejumlah kapal tanker Iran berlayar di kawasan Selat Hormuz di tengah klaim keberhasilan menembus blokade laut Amerika Serikat.

Internasional

Iran Klaim 52 Kapal Tembus Blokade Laut AS

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:00 WIB

Pekerja memindahkan komoditas pangan impor di pelabuhan sebagai bagian dari distribusi nasional di tengah kebijakan pengetatan impor oleh Kemendag.

Ekonomi

Kemendag Perketat Impor Pangan dan Peternakan Nasional

Kamis, 30 Apr 2026 - 23:59 WIB