Tren Pariwisata Global Bergeser ke Pengalaman Lebih Bermakna

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tren pariwisata global kini bergeser, wisatawan lebih memilih pengalaman bermakna dibanding sekadar mengunjungi banyak tempat.

Tren pariwisata global kini bergeser, wisatawan lebih memilih pengalaman bermakna dibanding sekadar mengunjungi banyak tempat.

Jakarta, iNBrita.comIndustri pariwisata global kini mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya pelancong cenderung mengejar banyak destinasi, sekarang mereka lebih mengutamakan kualitas pengalaman yang personal dan bermakna.

Kitty Chandra, Vice President Business Development Golden Rama Tours & Travel, menyampaikan perubahan ini dalam acara Temu Media di Jakarta. Ia menjelaskan bahwa wisatawan tidak lagi sekadar berburu tempat, tetapi mulai mencari nilai dari setiap perjalanan.

“Sekarang wisatawan lebih mencari value, bukan hanya banyaknya tempat yang dikunjungi,” ujar Kitty.

Golden Rama mencatat peningkatan aktivitas perjalanan lebih dari 20 persen pada semester pertama 2026. Temuan ini sejalan dengan studi McKinsey & Company yang menunjukkan perubahan preferensi wisatawan global.

Baca Juga :  Malaysia Dorong Warga Lebih Ramah Sambut Wisatawan

Lebih dari 70 persen pelancong kini memprioritaskan pengalaman dibandingkan kepemilikan barang atau jumlah destinasi. Mereka juga tidak lagi bepergian secara impulsif.

Wisatawan kini merencanakan perjalanan dengan lebih matang dan menetapkan tujuan yang jelas. Mereka ingin memahami makna di balik setiap perjalanan.

“Dulu traveler bisa bepergian beberapa kali dalam setahun. Sekarang mereka lebih terencana dan mencari makna dari perjalanan itu,” kata Kitty.

Perubahan ini juga terlihat dari cara wisatawan menikmati destinasi. Meskipun Jepang dan Korea Selatan tetap menjadi tujuan favorit, pelancong kini memilih tinggal lebih lama di satu tempat.

Baca Juga :  Manuskrip Al-Qur'an 170 Tahun Karya Kiai Sholeh Mojokerto

Mereka ingin mengeksplorasi kehidupan lokal yang autentik, bukan hanya mengunjungi lokasi populer.

Kitty menilai perubahan ini mulai menguat sejak pandemi COVID-19 mereda. Kini, wisatawan memandang perjalanan sebagai sarana refleksi diri, bukan sekadar rekreasi.

Minat bepergian pun terus meningkat, bahkan melampaui level sebelum pandemi. Pada 2024, pasar wisata internasional tumbuh sekitar 14 persen, sementara wisata domestik mencapai 20 persen. Memasuki 2025, pertumbuhan sektor ini menjadi lebih stabil di kisaran satu digit.

“Pada 2025, pertumbuhan global tetap meningkat, tetapi lebih stabil. Baik perjalanan internasional maupun domestik berada di sekitar tujuh persen,” ujar Kitty.

(VVR*)
Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perubahan Iklim Picu Kemunculan Nyamuk di Islandia
Ratusan Hotel Makkah Siap Fasilitasi Jemaah Haji
Harga Bekas Ioniq 5 Turun, Pasar Semakin Dinamis
Lonjakan Wisata China Dorong Tren Hotel Ekonomi
Jadwal Pesawat Jambi Kerinci Harga Tiket Rp500 Ribuan
Air Panas Semurup Kerinci, Wisata Alami Favorit Keluarga
Dunia Penerbangan: Fakta Menarik Pilot Terbongkar
Jogja Food Expo 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Lokal
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 02:00 WIB

Tren Pariwisata Global Bergeser ke Pengalaman Lebih Bermakna

Rabu, 29 April 2026 - 09:00 WIB

Perubahan Iklim Picu Kemunculan Nyamuk di Islandia

Senin, 27 April 2026 - 11:00 WIB

Ratusan Hotel Makkah Siap Fasilitasi Jemaah Haji

Rabu, 22 April 2026 - 13:00 WIB

Harga Bekas Ioniq 5 Turun, Pasar Semakin Dinamis

Sabtu, 18 April 2026 - 09:00 WIB

Lonjakan Wisata China Dorong Tren Hotel Ekonomi

Berita Terbaru

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH bersama Rektor UNJA Prof. Dr. Helmi, SH., MH menandatangani MoU kerja sama pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di Gedung Auditorium UNIFAC.

SUNGAI PENUH

Pemkot Sungai Penuh dan UNJA Perkuat Kerja Sama Pendidikan

Jumat, 1 Mei 2026 - 03:00 WIB

Sejumlah kapal tanker Iran berlayar di kawasan Selat Hormuz di tengah klaim keberhasilan menembus blokade laut Amerika Serikat.

Internasional

Iran Klaim 52 Kapal Tembus Blokade Laut AS

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:00 WIB

Pekerja memindahkan komoditas pangan impor di pelabuhan sebagai bagian dari distribusi nasional di tengah kebijakan pengetatan impor oleh Kemendag.

Ekonomi

Kemendag Perketat Impor Pangan dan Peternakan Nasional

Kamis, 30 Apr 2026 - 23:59 WIB

Megawati Hangestri Pertiwi (Foto: detikcom/Mercy Raya)

Uncategorized

Megawati Hangestri Resmi Mundur dari Timnas Voli

Kamis, 30 Apr 2026 - 23:00 WIB