Stabilitas Sosial Kunci Pembangunan Kerinci dan Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 13 Oktober 2025 - 22:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid SDA Dinas PUPR Provinsi Jambi, Yazzer Arafat ( Foto ist)

Kabid SDA Dinas PUPR Provinsi Jambi, Yazzer Arafat ( Foto ist)

Jambi, iNBrita.com  – Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Provinsi Jambi, Yazzer Arafat, menegaskan pentingnya menjaga stabilitas sosial di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

Dilansir jambiexpres, menurutnya, kondisi sosial yang aman akan membuat program pembangunan dari pemerintah pusat terus berjalan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Tokoh pemuda sekaligus Pembina Ikatan Mahasiswa Kerinci Sungai Penuh (IMKS) itu menilai, situasi sosial yang kondusif menjadi syarat utama bagi investasi infrastruktur. Ia menekankan, sektor sumber daya air dan irigasi pertanian sangat bergantung pada iklim sosial yang tenang.

Baca Juga :  BSSN Serahkan Registrasi Tim Siber ke Pemkot Sungai Penuh

“Saya mengajak seluruh warga, terutama di Kerinci dan Sungai Penuh, serta semua elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas sosial. Dengan suasana yang damai, infrastruktur akan terus masuk dan bisa dinikmati oleh masyarakat,” ujar Yazzer Arafat.

Yazzer menjelaskan bahwa dana pemerintah pusat berperan besar dalam pembangunan infrastruktur di Kerinci dan Sungai Penuh. Sebagian besar proyek daerah, kata dia, masih mengandalkan alokasi dari program Instruksi Presiden (Inpres) dan sumber pembiayaan pusat lainnya.

“Dana pusat sangat penting untuk mempercepat pembangunan. Tanpa dukungan itu, proyek strategis bisa terhenti atau tidak terpelihara,” tegasnya dikutip dari .

Baca Juga :  Kode Redeem FC Mobile 4 Februari, Klaim Hadiah TOTY

Ia menambahkan, proyek irigasi dan pengelolaan air menjadi sektor yang paling bergantung pada anggaran pusat. Tanpa dukungan dana tersebut, infrastruktur yang sudah dibangun tidak akan optimal dan manfaatnya berkurang bagi petani.

Yazzer mengingatkan agar semua pihak menjaga suasana tetap kondusif. Ia menyoroti pengalaman masa lalu ketika aksi protes terhadap pelaksana proyek sempat menunda pencairan dana pembangunan.

Saat ini, pemerintah pusat menerapkan kebijakan efisiensi anggaran. Karena itu, daerah sangat membutuhkan dana Inpres 2 tahun 2025 dan program Optimalisasi Lahan (Oplah) dari Kementerian.

(Es)

 

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Sambut 128 Jamaah Haji Sungai Penuh
CPNS 2026 Kota Jambi Usulkan 330 Formasi Baru
Peredaran Emas Ilegal Bungo Mengalir ke Sumut
Pemesanan Es Di Jambi Meningkat Saat Listrik Padam
Ketua Umum PWI Pusat Ajak Tertibkan Organisasi dan KTA
Kapolda Jambi Pimpin Patroli KRYD Malam Minggu
Anggota DPR Desak Investigasi Kematian Dokter Jambi
Pemprov Jambi Dukung Penuh Program MBG Nasional
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 07:00 WIB

Wakil Wali Kota Sambut 128 Jamaah Haji Sungai Penuh

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:00 WIB

CPNS 2026 Kota Jambi Usulkan 330 Formasi Baru

Senin, 25 Mei 2026 - 21:00 WIB

Peredaran Emas Ilegal Bungo Mengalir ke Sumut

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:00 WIB

Pemesanan Es Di Jambi Meningkat Saat Listrik Padam

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:00 WIB

Ketua Umum PWI Pusat Ajak Tertibkan Organisasi dan KTA

Berita Terbaru

Ilustrasi kopi. (Foto: Getty Images/frantic00)

Kesehatan

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Jumat, 17 Jul 2026 - 10:00 WIB

Harga emas Pegadaian hari ini terpantau stabil untuk produk Antam, UBS, dan Galeri 24(Foto : Dok Pegadaian)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stabil, Antam Tetap Tinggi

Jumat, 17 Jul 2026 - 09:00 WIB

Teh chamomile hangat menjadi salah satu minuman alami yang membantu tubuh lebih rileks sebelum tidur.(Foto : Pixabay/Полина Андреева)

Kesehatan

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Jul 2026 - 23:00 WIB

Perwakilan PT TASPEN menyerahkan santunan JKK kepada ahli waris PPPK Nurijah di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.(Foto : Arsp Foto Taspen)

Ekonomi

Santunan JKK TASPEN Cair Rp832 Juta untuk Ahli Waris

Rabu, 15 Jul 2026 - 22:00 WIB