Kerinci, Jambi , iNBrita.com — Air Terjun Telun Berasap di Kabupaten Kerinci menarik perhatian banyak wisatawan. Air terjun setinggi 50 meter ini menampilkan kabut putih yang selalu menyelimutinya. Masyarakat setempat menamai tempat ini “Telun Berasap” karena air yang jatuh deras memunculkan uap seperti asap.
Air terjun ini berada di Desa Telun Berasap, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Lokasinya termasuk dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Selain itu, tempat ini hanya berjarak sekitar 15 kilometer dari Perkebunan Teh Kayu Aro dan dekat dengan perbatasan Jambi–Sumatera Barat.
Saat wisatawan tiba, suara gemuruh air langsung menyambut mereka. Debit air yang besar menghantam bebatuan hingga menghasilkan kabut putih tebal. Fenomena ini menjadi daya tarik utama bagi pengunjung. Pada hari cerah, sinar matahari yang menembus air sering membentuk pelangi indah di sisi air terjun.
Di balik derasnya air, gua tersembunyi menambah daya tarik Telun Berasap. Namun, derasnya arus dan tebing yang curam membuat wisatawan sulit mendekat. Petugas taman nasional terus mengingatkan pengunjung agar menikmati keindahan dari jarak aman.
Air terjun ini mendapat aliran dari Danau Gunung Tujuh. Air dari danau mengalir melewati lembah dan jatuh membentuk Telun Berasap. Keindahan ini membuat siapa pun yang datang terpesona oleh panorama alam Kerinci.
Wisatawan dapat mencapai lokasi dari Kota Sungai Penuh dengan perjalanan darat sejauh 57 kilometer atau sekitar satu setengah jam. Dari Bandara Depati Parbo, perjalanan darat memakan waktu sekitar dua jam. Selama perjalanan, hamparan hijau Perkebunan Teh Kayu Aro memanjakan mata.
Sebagian besar wisatawan memilih datang pada musim kemarau. Pada waktu itu, pelangi sering muncul dan jalur menuju air terjun lebih aman.
Air Terjun Telun Berasap kini menjadi salah satu destinasi wisata alam andalan Jambi. Keindahan alamnya yang masih alami, udara sejuk, dan kabut putih yang menawan selalu membuat pengunjung ingin kembali.
(ES)









