Protes Massal Filipina Meluas Usai Skandal Korupsi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 18 November 2025 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan pengunjuk rasa memadati pusat kota Manila untuk menuntut akuntabilitas atas skandal korupsi proyek pengendalian banjir.

Ribuan pengunjuk rasa memadati pusat kota Manila untuk menuntut akuntabilitas atas skandal korupsi proyek pengendalian banjir.

Jakarta, iNBrita.com – Gelombang unjuk rasa besar-besaran terus mengguncang Filipina sejak Agustus, setelah pemerintah mengungkap dugaan korupsi dalam proyek pengendalian banjir bernilai miliaran peso. Pada Senin (17/11), lebih dari 200.000 pengunjuk rasa kembali memenuhi jalanan untuk hari kedua aksi anti-korupsi, menuntut pemerintah mempertanggungjawabkan penyimpangan proyek tersebut.

Aksi yang dimulai Minggu dan berakhir Selasa (18/11) ini berhasil menghimpun lebih dari 600.000 peserta. Iglesia Ni Cristo, gereja besar dengan jutaan pengikut yang disiplin mengikuti arahan pemimpin, menjadi penyelenggara demonstrasi tiga hari tersebut.

Kemarahaan publik meledak pada Agustus, setelah Presiden Ferdinand Marcos Jr. membeberkan hasil audit internal yang menemukan penyimpangan serius dalam proyek pengendalian banjir. Temuan itu muncul di tengah musim hujan dan badai yang kembali menyebabkan banjir parah di berbagai wilayah rawan bencana.

Audit menunjukkan bahwa dari anggaran 545 miliar peso (sekitar Rp 154,2 triliun) sejak 2022, ribuan proyek terlaksana dengan kualitas buruk, minim dokumentasi, atau bahkan fiktif. Beberapa proyek menerima anggaran yang persis sama meski berada di lokasi berbeda. Selain itu, 15 dari 2.000 kontraktor terakreditasi menguasai 20% total anggaran.

Saling Lempar Tuduhan Suap

Pengungkapan ini memicu serangkaian dengar pendapat di Kongres, namun para pejabat belum menghasilkan kesimpulan jelas. Kontraktor, politisi, dan pejabat pekerjaan umum saling menuduh adanya praktik suap. Marcos kemudian membentuk komisi independen yang dipimpin mantan hakim Mahkamah Agung.

Komisi tersebut merekomendasikan gugatan pidana dan administratif terhadap puluhan tersangka, termasuk anggota parlemen, serta menyerahkan sejumlah kasus kepada Ombudsman. Pemerintah membekukan lebih dari 6 miliar peso aset pihak-pihak terduga dan berencana menyitanya.

Skandal ini meruntuhkan kepercayaan publik terhadap integritas pejabat negara dan menggoyang kepercayaan investor. Pertumbuhan ekonomi Filipina pun melambat tajam pada kuartal ketiga dan gagal mencapai target.

Menurut Sekretaris Perencanaan Ekonomi Arsenio Balisacan, percepatan audit membuat pencairan dana proyek terhambat sehingga menekan pertumbuhan ekonomi. Namun Marcos tetap berjanji akan memenjarakan para pelaku sebelum Natal.

Ombudsman Jesus Crispin Remulla menyebut sejumlah kasus telah siap naik ke pengadilan dan bisa dilimpahkan mulai pekan ini. Para pemimpin demonstrasi juga berkomitmen mempertahankan tekanan publik, dengan aksi lanjutan dijadwalkan pada akhir November.

Seteru di Lingkaran Keluarga Marcos

Skandal ini ikut memperuncing ketegangan dalam keluarga Marcos. Senator Imee Marcos secara terbuka menuduh adiknya, Presiden Marcos Jr., sebagai pecandu narkoba jangka panjang.

Ia menyatakan kecanduan kokain tersebut menjadi akar buruknya tata kelola pemerintah, termasuk maraknya korupsi. Juru bicara presiden menepis tuduhan itu dan menyebutnya isu lama yang sudah berkali-kali dibantah.

Dalam pidatonya pada Senin malam (17/11) di hadapan ribuan anggota kelompok religius di sebuah taman Manila, Imee mengklaim kecanduan adiknya sudah berlangsung sejak masa kekuasaan ayah mereka, mendiang diktator Ferdinand Marcos Sr.

Wakil Menteri Komunikasi Claire Castro membantah tuduhan Imee dan menilai pernyataannya sebagai upaya mengalihkan perhatian dari penyelidikan proyek pengendalian banjir, yang diduga dapat menyeret sekutunya di Senat.

“Senator Imee, saya berharap Anda bersikap patriotik dan membantu penyelidikan yang saudara Anda sendiri sedang jalankan,” kata Castro. “Jangan melindungi para koruptor. Biarkan Presiden Marcos fokus memberantas korupsi.”

Komisi pencari fakta independen, komite Senat, dan berbagai lembaga pemerintah kini menelusuri dugaan bahwa anggota berpengaruh Kongres dan Senat menerima komisi besar dari perusahaan konstruksi yang mendapatkan kontrak proyek pengendalian banjir—proyek yang kemudian terbukti substandar, tidak selesai, atau fiktif.

Skandal ini semakin memicu kemarahan publik di negara yang sering dilanda banjir besar dan topan mematikan. Imee sendiri dikenal dekat dengan Rodrigo Duterte, pendahulu sekaligus kritikus keras Marcos.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Megawati Hangestri Jadi Kunci Kebangkitan Hyundai Hillstate
Megawati Cetak 14 Poin, Hyundai Hillstate Tumbang Telak
Ronaldo Cium Lambang Arab Saudi, Gesturnya Jadi Sorotan Dunia
Robert Hall dan Michael Woodford Raih Nobel Ekonomi 2026
Serangan Houthi di Bandara Riyadh Tewaskan 13 Orang
Jihan Dimack Cetak Sejarah, Miss Grand International 2026
Indonesia-Mesir Perkuat Investasi, Peluang Bisnis Global Strategis
El Nino Super 2026 Ancam Suhu Bumi Meningkat
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Megawati Hangestri Jadi Kunci Kebangkitan Hyundai Hillstate

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Megawati Cetak 14 Poin, Hyundai Hillstate Tumbang Telak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Ronaldo Cium Lambang Arab Saudi, Gesturnya Jadi Sorotan Dunia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Robert Hall dan Michael Woodford Raih Nobel Ekonomi 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Serangan Houthi di Bandara Riyadh Tewaskan 13 Orang

Berita Terbaru

Singapura menyoroti tujuh perusahaan Indonesia terkait karhutla dan kabut asap lintas batas, sementara DPR mendesak pemerintah membuka data 52 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan.(Foto : tribunnews.com/HO)

Nasional

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 03:00 WIB

Daftar kode redeem FF terbaru 18 Oktober 2026 untuk mencoba klaim hadiah gratis Free Fire. ( Foto AI INBRITA)

Uncategorized

Kode Redeem FF Terbaru 18 Oktober 2026 Hadiah Gratis

Minggu, 18 Okt 2026 - 02:00 WIB

Ilustrasi permainan mobile dan saldo DANA yang menggambarkan peluang mendapatkan hadiah digital melalui aplikasi game. ( Foto AI INBRITA)

Teknologi

7 Game Penghasil Saldo DANA yang Menarik untuk Dicoba

Minggu, 18 Okt 2026 - 01:00 WIB

Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, alami erupsi (Foto: Magma Indonesia)

Nasional

Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Zona Bahaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 00:00 WIB

Atta Halilintar  IG @attahalilintar

Entertainment

Ashanty Bongkar Respons Atta Halilintar soal Isu Perselingkuhan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 23:00 WIB