OPEC+ Naikkan Target Produksi Minyak di Tengah Krisis

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas industri migas di kilang dan jaringan pipa yang mendukung produksi minyak dunia (Foto : Fauzan Kamil/Infografis detikcom)

Aktivitas industri migas di kilang dan jaringan pipa yang mendukung produksi minyak dunia (Foto : Fauzan Kamil/Infografis detikcom)

Jakarta, iNBrita.comOrganisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC+) akan segera menyetujui peningkatan target produksi minyak bumi. Langkah ini menjadi kenaikan produksi keempat dalam beberapa bulan terakhir.

Tiga sumber di OPEC+ menyatakan bahwa kelompok tersebut tetap menjalankan kebijakan ini meskipun konflik Amerika Serikat dengan Iran masih menghambat sebagian anggota dalam meningkatkan produksi.

Reuters melaporkan pada Minggu (7/6/2026) bahwa konflik AS–Iran telah mengurangi aliran minyak melalui Selat Hormuz. Kondisi ini memicu krisis pasokan global karena anggota utama OPEC+, termasuk Arab Saudi, belum mampu memenuhi permintaan pelanggan sejak akhir Februari.

Baca Juga :  VinFast Pecahkan Rekor Penjualan Mobil Listrik Vietnam

Tekanan terhadap OPEC+ meningkat setelah Uni Emirat Arab keluar dari organisasi tersebut setelah hampir 60 tahun bergabung. Tujuh anggota inti OPEC+ kemudian menaikkan kuota produksi dari April hingga Juni hingga hampir 600.000 barel per hari.

Namun, produksi justru menurun. Data OPEC menunjukkan bahwa kelompok ini hanya menghasilkan rata-rata 33,19 juta barel per hari pada April, turun dari 42,77 juta barel per hari pada Februari. Anggota di kawasan Teluk menyebabkan penurunan ini dengan memangkas ekspor.

Baca Juga :  Korea Selatan Terancam Krisis Kantong Plastik

Pada Minggu, tujuh anggota inti OPEC+ kemungkinan kembali menaikkan target produksi sekitar 188.000 barel per hari mulai Juli. Angka ini menyamai kenaikan pada Juni, tetapi lebih rendah dibandingkan kenaikan pada April dan Mei yang mencapai 206.000 barel per hari setelah penyesuaian akibat keluarnya UEA.

Pertemuan tersebut melibatkan Arab Saudi, Irak, Kuwait, Aljazair, Kazakhstan, Rusia, dan Oman.

Selain itu, para menteri OPEC+ juga menjadwalkan pertemuan penuh pada hari yang sama. Namun, sumber menyebut mereka kemungkinan tidak mengubah kebijakan utama.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta
Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi
Spanyol Diguncang Panas Ekstrem, Seribu Orang Tewas
Strawberry Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Simak Jadwal
Klopp Kritik VAR Usai Jerman Tersingkir Piala Dunia
Spanyol Menang Telak 4-0 atas Arab Saudi
Harga Minyak Dunia Naik Usai Dialog AS-Iran Batal
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:00 WIB

Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:00 WIB

Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:00 WIB

Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:00 WIB

Spanyol Diguncang Panas Ekstrem, Seribu Orang Tewas

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:00 WIB

Strawberry Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Simak Jadwal

Berita Terbaru

Ilustrasi produk perak Antam berbagai ukuran. Harga perak Antam tercatat turun pada perdagangan 28 Juli 2026.(Ilustrasi perak-silver by AI)

Ekonomi

Harga Perak Antam Turun Hari Ini, Cek Rinciannya

Selasa, 28 Jul 2026 - 12:00 WIB

Pergerakan dolar AS yang terus menguat membuat nilai tukar rupiah tertekan hingga mendekati level Rp 18.100 pada perdagangan hari ini.(Foto: Andhika Prasetia/detikFoto)

Ekonomi

Dolar AS Menguat Tajam, Rupiah Tertekan Dekati 18100

Selasa, 28 Jul 2026 - 11:00 WIB

Pergerakan harga emas dunia menunjukkan kenaikan tipis selama dua hari terakhir di tengah dinamika geopolitik dan penurunan harga minyak global.(Foto : Akos Stiller/Bloomberg)

Ekonomi

Harga Emas Dunia Naik Tipis Dipicu Geopolitik Timur Tengah

Selasa, 28 Jul 2026 - 10:00 WIB

Beragam produk souvenir pernikahan tersusun rapi di Alfiandra Wedding Souvenir, Cipinang, Jakarta Timur, yang terus berinovasi mengikuti tren pasar.(Foto : KOMPAS.com/ISNA RIFKA SRI RAHAYU)

Ekonomi

Bisnis Souvenir Pernikahan Sukses Modal Kecil Untung Besar

Selasa, 28 Jul 2026 - 00:00 WIB

Petugas BPBD mendata rumah yang rusak akibat puting beliung di Kecamatan Siulak, Kerinci. ( Foto Signal Berita)

KERINCI

Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah Warga di Siulak Kerinci

Senin, 27 Jul 2026 - 23:00 WIB