Pria Ohio Meninggal Akibat Tinja Mengeras Sumbat Usus

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/Elena Nechaeva

Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/Elena Nechaeva

Jakarta, iNBrita.com – Seorang pria berusia 41 tahun di Ohio, Amerika Serikat, mengalami sembelit ekstrem selama hampir satu bulan. Selama periode itu, tinja terus menumpuk di usus besarnya hingga mencapai sekitar 9 kilogram. Kondisi tersebut akhirnya merenggut nyawanya.

Pria bernama James Stewart itu meninggal pada 15 November 2024. Ketika tim medis memeriksanya, mereka melihat perutnya berubah warna, membengkak secara drastis, dan terasa sangat keras. Temuan ini menunjukkan adanya masalah serius di dalam tubuhnya.

Setelah melakukan autopsi, tim medis menemukan penyumbatan total pada usus besar James. Tinja yang mengeras memenuhi usus dan mengganggu fungsi organ. Akhirnya, tubuhnya tidak mampu bertahan dan kondisinya berujung pada kematian.

Spesialis penyakit dalam, dr Aru Ariadno, SpPD-KGEH, menjelaskan bahwa sembelit bukan masalah sepele. Ia menegaskan bahwa sembelit bisa berkembang menjadi kondisi yang mengancam nyawa.

Menurut dr Aru, sembelit dapat memicu komplikasi berat. Misalnya, sumbatan usus total, robekan dinding usus (perforasi), atau infeksi parah. Semua kondisi itu dapat mengancam jiwa, terutama jika seseorang tidak mendapatkan penanganan cepat.

Selain itu, dr Aru juga menekankan bahwa risiko komplikasi meningkat pada orang lanjut usia. Meskipun demikian, siapa pun bisa mengalaminya jika sembelit berlangsung lama dan tinja tidak dapat keluar.

Lebih lanjut, dr Aru menjelaskan bahwa penumpukan tinja akan menimbulkan obstruksi atau sumbatan pada usus. Jika seseorang terus membiarkannya, sumbatan tersebut dapat merusak organ dan akhirnya menyebabkan kematian.

(ES*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polusi Udara Ancam Kesehatan, Kenali Risiko dan Pencegahannya
SMA 1 Solsel Perpanjang PJJ Akibat Kabut Asap, Ini Jadwalnya
Kabut Asap Picu Lonjakan Kasus ISPA di Padang
Sarapan Sehat Bantu Tubuh Bugar Sepanjang Hari
7 Manfaat Teh Chamomile untuk Kesehatan dan Kualitas Tidur
Manfaat Kopi untuk Hati dan Risiko Penyakit Liver
Katarak pada Usia Muda, Kenali Faktor Risiko dan Pencegahannya
3 Jenis Teh Herbal, Manfaat dan Risiko Kesehatannya
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Polusi Udara Ancam Kesehatan, Kenali Risiko dan Pencegahannya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:00 WIB

SMA 1 Solsel Perpanjang PJJ Akibat Kabut Asap, Ini Jadwalnya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Kabut Asap Picu Lonjakan Kasus ISPA di Padang

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Sarapan Sehat Bantu Tubuh Bugar Sepanjang Hari

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:00 WIB

7 Manfaat Teh Chamomile untuk Kesehatan dan Kualitas Tidur

Berita Terbaru

Foto: KemenPANR

Nasional

Registrasi Bansos Baru 9,68%, Pemerintah Percepat Pendataan

Selasa, 20 Okt 2026 - 08:00 WIB

Ilustrasi BEI dan pergerakan pasar saham Indonesia.

Ekonomi

BEI Siapkan Perubahan Aturan Perhitungan Indeks Saham

Selasa, 20 Okt 2026 - 07:00 WIB

Ilustrasi kabut asap di kawasan pegunungan yang berdampak pada kualitas udara dan kesehatan pernapasan.(Foto AI INBRITA)

Kesehatan

Polusi Udara Ancam Kesehatan, Kenali Risiko dan Pencegahannya

Selasa, 20 Okt 2026 - 06:00 WIB

Kris Dayanti memamerkan dua medali yang diraihnya di Singapore Kung Fu Games.

Entertainment

Kris Dayanti Raih Dua Medali, Inspirasi Hidup Sehat dan Aktif

Selasa, 20 Okt 2026 - 05:00 WIB

IHSG melemah, investor ritel menghadapi kerugian dan mengevaluasi strategi investasi.

Ekonomi

IHSG Anjlok, Investor Ritel Hadapi Kerugian Puluhan Juta

Selasa, 20 Okt 2026 - 04:00 WIB