USG Karotis Bantu Deteksi Dini Risiko Gagal Jantung

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pria memegang bagian dada kiri saat merasakan nyeri yang bisa menjadi salah satu tanda gangguan jantung.

Seorang pria memegang bagian dada kiri saat merasakan nyeri yang bisa menjadi salah satu tanda gangguan jantung.

Jakarta, iNBrita.comGagal jantung sering muncul dengan gejala samar sehingga banyak orang tidak menyadarinya. Sebuah studi terbaru menemukan bahwa USG karotis pada leher dapat membantu dokter mendeteksi dini risiko gagal jantung pada pria.

Menurut laporan The Sun, Dr. Atinuke Akinmolayan, dokter umum sekaligus rekan klinis akademis di NIHR yang memimpin penelitian dari UCL, menyatakan bahwa USG karotis bekerja seperti USG kehamilan dan mampu memberi peringatan dini.
“USG karotis aman, murah, dan tidak menyakitkan. Pemeriksaan ini dapat memberi tanda awal risiko gagal jantung,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pasien yang menunjukkan risiko lebih tinggi bisa langsung berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan perubahan gaya hidup guna menurunkan risiko tersebut.

Baca Juga :  Lima Buah Rahasia Panjang Umur ala Jepang

Cara Kerja Pemindaian

Pemeriksaan berlangsung 15–30 menit. Dokter menggerakkan alat genggam kecil di leher untuk menilai elastisitas arteri karotis, pembuluh darah yang mengalirkan darah ke otak, wajah, dan leher.
Arteri biasanya bersifat elastis, tetapi penyakit dan usia bisa membuatnya kaku sehingga memicu tekanan darah tinggi, gagal jantung, serangan jantung, dan stroke.

Temuan Studi UCL

Peneliti University College London (UCL) memeriksa 1.631 pria usia 71–92 tahun. Mereka menemukan bahwa pria dengan arteri paling kaku memiliki risiko 2,5 kali lebih besar mengalami gagal jantung dibandingkan pria dengan arteri paling elastis.
Tim juga meneliti ketebalan arteri karotis. Mereka mencatat bahwa setiap peningkatan 0,16 mm pada ketebalan arteri meningkatkan risiko serangan jantung sebesar 29 persen.

Baca Juga :  BPJS Ketenagakerjaan Sabet Platinum di ASRRAT 2025

Pengerasan Arteri Membebani Jantung

Dr. Atinuke menjelaskan bahwa pengerasan arteri membuat jantung bekerja lebih keras sehingga risiko gagal jantung meningkat. Ia menilai temuan ini penting karena dokter bisa menggunakan perubahan pada arteri karotis sebagai indikator risiko dan mencegahnya dengan strategi pengobatan.

Peneliti menyebut perlunya studi lanjutan untuk mengetahui efektivitas USG karotis pada perempuan. Meski begitu, dokter dapat mempertimbangkan pemeriksaan ini untuk pasien di atas 60 tahun bila dinilai perlu.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung
Penderita GERD Tetap Bisa Diet, Begini Pola Makannya
Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya
Gejala ISPA Akibat Kabut Asap yang Wajib Diwaspadai
Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik
Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari
Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan
Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Penderita GERD Tetap Bisa Diet, Begini Pola Makannya

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Gejala ISPA Akibat Kabut Asap yang Wajib Diwaspadai

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik

Berita Terbaru

Wako Alfin meninjau langsung progres pembangunan Pasar Sungai Penuh, Selasa (1/9/2026).

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Dorong Percepatan Pembangunan Pasar Sungai Penuh

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:00 WIB

Ilustrasi pengguna membuka fitur DANA Kaget melalui aplikasi dompet digital DANA. ( Foto AI)

Teknologi

DANA Kaget September Kembali Diburu, Begini Cara Klaim

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

ASN Diskominfosta Kota Sungai Penuh menjalankan Program 3S untuk mendukung penanganan stunting.

SUNGAI PENUH

Diskominfosta Sungai Penuh Perkuat Program 3S Cegah Stunting

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

Kunjungan Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh ke SMPN 8 Sungai Penuh dalam kegiatan Program 3S.

SUNGAI PENUH

SMPN 8 Sungai Penuh Terus Dukung Program 3S

Selasa, 1 Sep 2026 - 12:00 WIB

Gerhana Matahari (AP Photo/Esteban Felix)

Internasional

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Selasa, 1 Sep 2026 - 11:00 WIB