Padang Panjang, iNBrita.com — Petugas menemukan tujuh korban banjir bandang di Jalan Kembar Batas Kota, Silaiang Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, dalam keadaan meninggal dunia. Satu korban adalah anak berusia sekitar enam tahun.
Tim SAR menemukan seluruh korban di aliran Sungai Batang Anai, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, lalu membawa mereka ke Puskesmas Kayu Tanam, Kecamatan 2×11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman.
Kepala Puskesmas Kayu Tanam, Yurika, menyampaikan bahwa tim medis puskesmas menangani para korban pertama kali. Setelah itu, tim Inafis Sat Reskrim Polres Padang Pariaman mengidentifikasi identitas mereka menggunakan peralatan Inafis.
“Sekitar pukul 18.20, kami mengirim ketujuh korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk identifikasi lanjutan. Enam unit ambulans dan satu kendaraan Sidokkes Polres Padang Pariaman mengangkut para korban melalui Tol Sicincin karena kondisi cuaca,” jelas Yurika.
Data Korban Banjir Bandang
Nilmawati, 07-05-1966, pedagang, alamat Jl. S.T. Syahril RT 020, Silaiang Bawah, Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang.
Riki Saputra, 14-09-1987, buruh harian lepas, alamat Jorong Aie Mancua, Singgalang, X Koto, Tanah Datar.
Junimar, 05-06-1973, ibu rumah tangga, alamat Jl. Sutan Syahrir RT 020, Silaiang Bawah, Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang.
Agung Purnomo, 22-02-1990, karyawan swasta.
Silvi Marta Putri, 26-03-2005, alamat Jorong Pisau Hilang, Lolo, Pantai Cermin, Kota Solok.
Roby Handaryo, 19-12-1983, anggota TNI AD, alamat Jorong Saruaso Timur, Saruaso, Tanjung Emas, Tanah Datar.
Fariz, sekitar 6 tahun, alamat Silaiang Bawah, Padang Panjang Barat.
(VVR*)












