Home / Internasional

Sabtu, 29 November 2025 - 16:00 WIB

Banjir Sri Lanka Tewaskan Ratusan dan Mengungsikan Ribuan

Sejumlah warga menyeberangi jalan yang terendam banjir tinggi saat hujan lebat melanda kawasan permukiman.

Sejumlah warga menyeberangi jalan yang terendam banjir tinggi saat hujan lebat melanda kawasan permukiman.

Jakarta, iNBrita.com – Tentara Sri Lanka mengirimkan pasukan untuk menyelamatkan ratusan orang yang terjebak banjir. Bencana ini menewaskan 123 orang dan 130 lainnya masih hilang.
Pusat Penanggulangan Bencana (DMC) melaporkan bahwa jumlah korban tewas terus bertambah karena petugas menemukan lebih banyak jenazah di kawasan tengah, area yang paling parah terdampak. Di wilayah itu, tanah longsor minggu ini mengubur banyak warga hidup-hidup.

Hujan turun di seluruh pulau, dan beberapa daerah menerima hingga 360 milimeter hujan dalam 24 jam terakhir.

Sungai Kelani, yang mengalir ke Samudra Hindia dekat Kolombo, meluap pada Jumat (28/11).

Direktur Jenderal DMC, Sampath Kotuwegoda, menyatakan bahwa operasi bantuan masih berlangsung. Ia menjelaskan bahwa 43.995 orang mengungsi ke pusat pemerintah setelah rumah mereka hancur akibat hujan selama seminggu.

Baca juga :   Gibran Ungkap Kemenyan Dipakai Merek Parfum Dunia

Helikopter dan kapal angkatan laut melakukan penyelamatan, mengevakuasi warga dari puncak pohon, atap rumah, dan desa yang terisolasi banjir.

V. S. A. Ratnayake, 56 tahun, mengungsi dari rumahnya di Kaduwela, dekat Kolombo, setelah banjir merendam seluruh bangunan.
“Saya rasa ini banjir terburuk di daerah kami dalam tiga dekade,” kata Ratnayake kepada AFP pada Sabtu (29/11/2025). “Saya ingat banjir tahun 1990-an ketika rumah saya tenggelam hingga tujuh kaki.”

Baca juga :   Akademisi Menilai Alfin SH Akan Mampu Memajukan Ekonomi Masyarakat Kota Sungai Penuh

Sedikitnya 3.000 rumah rusak akibat longsor dan banjir. Lebih dari 18.000 orang juga mengungsi ke tempat penampungan sementara.

DMC memperkirakan hujan akan turun lebih banyak. Mereka juga menyebut bahwa Siklon Ditwah kemungkinan bergerak menjauh ke utara menuju Tamil Nadu, India, pada Minggu.

Perdana Menteri India, Narendra Modi, menyampaikan belasungkawa atas banyaknya korban jiwa di Sri Lanka. Ia menyatakan bahwa pemerintah India mempercepat pengiriman bantuan.
“Kami siap memberikan lebih banyak bantuan sesuai perkembangan,” tulisnya di platform X.

Pejabat DMC memperingatkan bahwa banjir kali ini mungkin lebih parah daripada tahun 2016, ketika 71 orang meninggal.

(VVR*)

Berita ini 19 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Trofi Piala Dunia emas dengan latar belakang hijau.

Internasional

Enam Belas Negara Berebut Tiket Playoff Eropa
Ilustrasi perempuan duduk memeluk lutut dengan latar kepalan tangan merah.

Internasional

Polisi Malaysia Tangkap Pasangan Diduga Penganiaya TKI
Mantan pramugara Kanada menipu maskapai untuk terbang gratis

Internasional

Mantan Pramugara Tipu Maskapai, Terbang Gratis Ratusan Kali
Gambar viral di media sosial yang disebut menampilkan komet 3I/ATLAS namun belum dikonfirmasi NASA.

Internasional

Warganet Sebarkan Gambar Diduga Komet 3I/ATLAS
Ilustrasi koin emas kuno menggambarkan harta karun Dvaravati di Thailand.

Internasional

Rahasia Harta Kuno Dvaravati Terungkap di Thailand Utara
Duta Besar AS Tom Barrack duduk di kursi tengah saat bertemu Menteri Pertahanan Turki Yasar Guler di Ankara.

Internasional

Foto Dubes AS Dominasi Menhan Turki Tuai Kritik
Demonstran Iran menggelar aksi protes ekonomi di Teheran

Internasional

Mossad Serukan Demonstran Iran Lanjutkan Protes Ekonomi
Pep Guardiola memimpin latihan Manchester City di Premier League, terlihat fokus dan mengatur strategi tim.

Internasional

Guardiola Masih di Man City karena Prestasi Tim Luar Biasa