Padang Panjang, iNBrita.com — Longsor parah menimpa kawasan Jembatan Kembar, Silaing Bawah, Kota Padang Panjang, pada Sabtu siang (29/11/2025). Musibah ini menimbun sebuah mobil dan menewaskan tiga orang. Segera setelah kejadian, tim SAR gabungan turun ke lokasi untuk mengevakuasi korban.
Tim menemukan dua jenazah di dalam mobil yang ringsek, sedangkan satu jenazah lain berada tidak jauh dari lokasi longsoran di area Mega Mendung. Mereka kemudian membawa jenazah ke RSUD Padang Panjang untuk diidentifikasi. Selain itu, tim mengangkat satu unit mobil Toyota Innova silver yang hancur tertimpa material longsor dan menyisir sepanjang akses Jembatan Kembar untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal.
Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, meminta warga dan keluarga korban tetap berada di area aman. Ia menekankan keselamatan masyarakat menjadi prioritas dan meminta warga menyerahkan proses evakuasi kepada tim berpengalaman.
Tim membuka satu jembatan agar kendaraan bisa melintas, sementara akses jembatan lain ditutup hingga material longsor dibersihkan. Warga sekitar ikut menyingkirkan material ringan dan membantu tim SAR secara langsung. Tim terus memantau lokasi hingga situasi benar-benar aman.
Tim SAR menduga longsor ini terjadi karena hujan deras beberapa hari terakhir membuat kondisi tanah menjadi labil. Berkat koordinasi yang baik antara tim SAR dan warga, mereka berhasil mengevakuasi korban dengan lancar, membuka kembali akses jalan, dan membuat masyarakat dapat beraktivitas dengan aman. Hendri optimis, tindakan cepat tim akan meminimalkan dampak lebih lanjut dan menjaga keselamatan warga.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap kondisi tanah dan curah hujan tinggi, terutama di kawasan rawan longsor. Tim SAR dan warga terus berkoordinasi untuk memastikan seluruh area aman dari bahaya lanjutan.
(ES)









