Bencana Sumbar Tewaskan 132 Warga, Kerugian Triliunan Rupiah

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 1 Desember 2025 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur  bersama perwakilan Fraksi PKS DPR RI menyalurkan bantuan logistik untuk korban banjir Sumatera Barat, didukung oleh pemerintah provinsi dalam upaya percepatan penanganan bencana ( Foto Istimewa)

Gubernur bersama perwakilan Fraksi PKS DPR RI menyalurkan bantuan logistik untuk korban banjir Sumatera Barat, didukung oleh pemerintah provinsi dalam upaya percepatan penanganan bencana ( Foto Istimewa)

Pembaruan Data Bencana di Sumatera Barat

Padang, iNBrita.com — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat merilis pembaruan data penanganan bencana pada Senin, 1 Desember 2025. Dalam pernyataannya, Gubernur Mahyeldi menyampaikan perkembangan terbaru kondisi wilayah terdampak. Ia menegaskan bahwa bencana ini menimbulkan kerusakan yang sangat besar, dengan estimasi kerugian daerah yang kini melampaui satu triliun rupiah. Selain itu, pemerintah memperbarui data dua kali sehari agar masyarakat memperoleh informasi yang lebih akurat dan terkini.

Upaya Penanganan dan Evakuasi Bencana Sumatra Barat

Sejak awal masa tanggap darurat, tim gabungan terus bekerja untuk membuka akses jalan, mengevakuasi korban akibat bencana,  dan menyalurkan bantuan. Hingga saat ini, tercatat 132 warga meninggal dunia dan 118 orang masih dinyatakan hilang. Di sisi lain, petugas yang tersebar di 16 kabupaten terdampak berupaya mempercepat pemulihan akses serta mendorong kembali aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Kerusakan Permukiman dan Sektor Pertanian

Kerusakan terparah terjadi pada sektor permukiman. Lebih dari 33.000 rumah mengalami kerusakan berat maupun total. Selain itu, bencana juga melanda lahan pertanian seluas 16.000 hektar, membuat ribuan petani kehilangan sumber mata pencaharian. Oleh karena itu, pemerintah mempercepat pendataan kerugian dan memperluas distribusi bantuan agar kebutuhan dasar warga dapat segera terpenuhi.

Dampak pada Fasilitas Publik dan Infrastruktur

Tidak hanya permukiman, fasilitas publik turut mengalami kerusakan signifikan. Pemerintah mencatat kerusakan pada 99 sekolah, 12 fasilitas kesehatan, 72 rumah ibadah, serta 13 kantor pemerintahan. Kerusakan ini, tentu saja, menghambat aktivitas layanan masyarakat di berbagai sektor strategis. Selain itu, 72 jaringan irigasi rusak, sepuluh bendungan terdampak, dan satu talud mengalami kerusakan.Satu ruas jalan dan satu jembatan memutus akses sehingga lebih dari empat kilometer jalan tidak bisa dilalui. Namun, tim lapangan membuka kembali beberapa jalur yang sebelumnya terisolasi.

Koordinasi Pemerintah

Untuk mempercepat penanganan, pemerintah telah menetapkan status tanggap darurat sejak 25 November 2025. Mahyeldi mengapresiasi dukungan pemerintah pusat, lembaga kemanusiaan, serta masyarakat yang terus berkontribusi. Ia menilai bahwa kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci percepatan pemulihan di Sumatera Barat.

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Bandang di Malalak Timur: Dua Warga Hilang, 50 Mengungsi
Hujan Lebat Picu Longsor di Kampus UIN Padang
Longsor Timpa Rumah dan Tewaskan Warga Palupuh
Rem Blong, Angkot Hantam Rumah Warga Padang
ASN Dharmasraya Mengadu ke PWI Sumbar Cari Keadilan
Ibu Muda Bukittinggi Ditangkap Terkait Kematian Bayi
Andre Rosiade Dorong Percepatan Pembangunan BTS di Sumbar
Sumbar Percepat Pembangunan Energi Hijau Berkelanjutan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Desember 2025 - 16:30 WIB

Bencana Sumbar Tewaskan 132 Warga, Kerugian Triliunan Rupiah

Kamis, 27 November 2025 - 02:00 WIB

Banjir Bandang di Malalak Timur: Dua Warga Hilang, 50 Mengungsi

Rabu, 26 November 2025 - 05:00 WIB

Hujan Lebat Picu Longsor di Kampus UIN Padang

Rabu, 26 November 2025 - 02:00 WIB

Longsor Timpa Rumah dan Tewaskan Warga Palupuh

Jumat, 14 November 2025 - 22:16 WIB

Rem Blong, Angkot Hantam Rumah Warga Padang

Berita Terbaru

Ilustrasi game susun buah yang menawarkan reward dan klaim penarikan saldo DANA melalui aplikasi penghasil uang 2026. ( Foto AI INBRITA)

Teknologi

Aplikasi Penghasil Uang 2026, Cara Dapat Saldo DANA

Sabtu, 31 Okt 2026 - 00:00 WIB

Kapolres bersama jajaran melaksanakan kegiatan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

SUNGAI PENUH

Kapolres Kerinci Pimpin Green Policing, Tanam Pohon Produktif

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:00 WIB

Wako Alfin sidak sampah di Jembatan Pinggir Air, Jumat (30/10/2026).

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Geram, Pembuang Sampah di Sungai Terancam Sanksi

Jumat, 30 Okt 2026 - 22:00 WIB