Home / Sumatera Barat

Kamis, 16 Oktober 2025 - 23:09 WIB

Sumbar Percepat Pembangunan Energi Hijau Berkelanjutan

Gubernur Mahyeldi menekan tombol sirene saat peresmian PLTP Muara Laboh Unit-2.

Gubernur Mahyeldi menekan tombol sirene saat peresmian PLTP Muara Laboh Unit-2.

Padang, iNBrita.com — Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menegaskan tekad menjadikan Sumbar sebagai pelopor provinsi hijau (green province) di Indonesia.

Dilansir dari RRI Padang, Mahyeldi menyampaikan pernyataan itu saat ia meresmikan Tajak Sumur Pertama Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Muara Laboh Unit-2 di Nagari Muara Laboh, Kabupaten Solok Selatan, Kamis (16/10/2025).

Mahyeldi menilai proyek ini menunjukkan langkah nyata menuju energi bersih dan berkelanjutan.
“Dengan sinergi semua pihak, Sumbar akan menjadi green province pada tahun 2026. Kegiatan ini membuktikan tekad kuat kita untuk mewujudkan energi hijau,” kata Mahyeldi.

PT Supreme Energy Muara Laboh (SEML) mengembangkan PLTP Muara Laboh Unit-2 dengan kapasitas 80 MW. Selain itu, proyek tersebut memperkuat upaya transisi energi hijau nasional dan mendukung agenda Net Zero Emission 2060.

Baca juga :   Ridwan Agus: Wartawan Jangan Rangkap Jabatan Menjadi LSM

Mahyeldi menjelaskan bahwa pengembangan proyek ini menindaklanjuti Perjanjian Jual Beli Listrik antara PT PLN (Persero) dan PT SEML yang mereka tandatangani pada 16 Desember 2024.
“Sumbar memiliki potensi besar energi baru terbarukan seperti air, panas bumi, biomassa, dan surya. Potensi ini dapat menjawab tantangan energi sekaligus menggerakkan ekonomi daerah,” ujar Mahyeldi.

Mahyeldi juga mengapresiasi PT SEML karena terus berkomitmen mengembangkan energi panas bumi di Sumbar.
“Supreme Energy di Solok Selatan menjadi aset besar bagi daerah. Karena itu, kita perlu mengawal dan mendukung agar manfaatnya berkelanjutan,” tuturnya.

Mahyeldi menegaskan bahwa pembangunan PLTP ini akan memberi manfaat besar bagi masyarakat dan memperkuat ekonomi hijau di Sumbar.

Sementara itu, Direktur Panas Bumi Kementerian ESDM Gigih Udi Atmo menilai PLTP Muara Laboh Unit-2 menunjukkan komitmen nasional terhadap energi bersih.
“Penambahan kapasitas PLTP ini dapat menurunkan emisi sekitar 900 ribu ton CO₂ per tahun. Oleh karena itu, kontribusinya sangat besar terhadap pengendalian perubahan iklim,” jelas Gigih.

Baca juga :   Mario Syahjohan Reses, Serap Aspirasi SMAN 1 Solok Selatan

CEO Supreme Energy Nisriyanto menjelaskan bahwa timnya mengebor enam hingga delapan sumur produksi dan injeksi sedalam 3.200 meter, dengan nilai investasi mencapai USD 490 juta.

Perusahaan menargetkan proyek ini selesai pada akhir 2027. Setelah beroperasi, PLTP Muara Laboh Unit-2 akan memasok listrik bagi sekitar 435 ribu rumah tangga di Sumatera.
“Proyek ini tidak hanya menghasilkan energi bersih, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Nisriyanto.

Dengan dukungan pemerintah, investor, dan masyarakat, Sumatera Barat terus melangkah pasti menuju provinsi hijau pertama di Indonesia.

(ES)

Berita ini 14 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Tim BKSDA Sumbar patroli malam pantau kemunculan harimau sumatera di Palupuh Agam.

Sumatera Barat

BKSDA Sumbar Tangani Kemunculan Harimau Sumatera di Palupuh
Anike Maulana menunjukkan surat keputusan pemberhentian ASN miliknya di Kantor PWI Sumatera Barat.

Sumatera Barat

ASN Dharmasraya Mengadu ke PWI Sumbar Cari Keadilan
Siswa SMAN 1 Solok Selatan menyampaikan ceramah agama dalam kegiatan Kultum Jumat yang dipimpin oleh Mairisna.

Sumatera Barat

Mairisna Dorong Kultum Multibahasa di SMAN 1 Solsel
Petugas kepolisian memasang garis polisi di rumah kos tempat mahasiswi N (24) ditemukan meninggal dunia di Padang Barat.

Sumatera Barat

Mahasiswi Kalimantan Ditemukan Meninggal di Kos Padang
Petugas Polresta Bukittinggi melakukan olah TKP di Ngarai Sianok, lokasi penemuan jasad bayi terpotong tiga bagian pada Sabtu 25 Oktober 2025.

Sumatera Barat

Ibu Muda Bukittinggi Ditangkap Terkait Kematian Bayi
Ilustrasi jenazah tergeletak di atas lantai dengan selimut putih.

Sumatera Barat

Tragedi Bulan Madu di Solok, Polisi Lakukan Penyelidikan
Warga Mukomuko merasakan guncangan gempa tektonik M4,9.

Sumatera Barat

Gempa Bumi Tektonik Magnitudo 4,9 Guncang Bengkulu
“Nayla Syakhira, Juara 1 OSN Fisika Kabupaten Solok Selatan 2025.”

Sumatera Barat

Siswa SMAN 1 Solok Selatan Menuju OSN Provinsi Sumatera Barat