PBB Adopsi Resolusi Dorong Perdamaian Palestina Dua Negara

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

New York, iNBrita.com  –  Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ( PBB)  pada Selasa (3/12/2025) mengadopsi resolusi yang menuntut Israel dan  mengakhiri pendudukan atas Palestina. Resolusi ini juga  disusun bersama oleh Djibouti, Yordania, Mauritania, Qatar, Senegal, dan Palestina. Saat voting, 151 negara memberikan suara untuk  mendukung, 11 menolak, dan 11 memilih abstain. Dengan demikian, resolusi mendapatkan dukungan internasional yang luas.

Resolusi menegaskan bahwa PBB bertanggung jawab menyelesaikan masalah Palestina dan menyerukan penghentian pendudukan sejak 1967. Selain itu, resolusi meminta Israel menghentikan pembangunan permukiman di Tepi Barat dan mematuhi hukum internasional. Lebih jauh, resolusi menekankan solusi dua negara sebagai jalan menuju perdamaian yang berkelanjutan.

Selain itu, Annalena Baerbock, Presiden Majelis Umum PBB sekaligus mantan Menteri Luar Negeri Jerman, menyerukan tindakan nyata untuk menegakkan hak-hak rakyat Palestina. Ia menekankan bahwa selama 78 tahun, Palestina kehilangan hak-hak dasar, termasuk hak menentukan nasib sendiri. “Sudah saatnya dunia mengambil langkah tegas untuk mengakhiri kebuntuan puluhan tahun ini,” ujarnya dalam rapat pleno.

Majelis Umum PBB mengadopsi resolusi yang menuntut Israel menghentikan pendudukan Palestina, mendorong solusi dua negara, dan meminta negara anggota meningkatkan bantuan kemanusiaan, sambil menegaskan hak rakyat Palestina hidup berdampingan dengan aman dan damai.

Resolusi mendorong dimulainya kembali negosiasi damai dan meminta negara-negara anggota PBB untuk tidak mengakui perubahan perbatasan secara sepihak. Selain itu, resolusi mengimbau dunia meningkatkan bantuan kemanusiaan bagi Palestina yang menghadapi krisis parah.

Baerbock menekankan bahwa dunia tidak bisa menyelesaikan konflik Israel-Palestina melalui pendudukan ilegal, aneksasi, pemindahan paksa, teror, atau perang berkepanjangan. Rakyat Israel dan Palestina hanya dapat mencapai perdamaian, keamanan, dan martabat yang langgeng jika mereka hidup berdampingan di dua negara merdeka, mengakui bersama perbatasan, dan membangun integrasi regional yang utuh.

Dengan adopsi resolusi ini, PBB dan komunitas internasional menunjukkan dukungan nyata terhadap penyelesaian damai konflik Palestina. Selain itu, resolusi menekankan pentingnya tindakan kolektif untuk melindungi hak-hak rakyat Palestina dan membangun perdamaian yang berkelanjutan.

(ES*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Megawati Hangestri Jadi Kunci Kebangkitan Hyundai Hillstate
Megawati Cetak 14 Poin, Hyundai Hillstate Tumbang Telak
Ronaldo Cium Lambang Arab Saudi, Gesturnya Jadi Sorotan Dunia
Robert Hall dan Michael Woodford Raih Nobel Ekonomi 2026
Serangan Houthi di Bandara Riyadh Tewaskan 13 Orang
Jihan Dimack Cetak Sejarah, Miss Grand International 2026
Indonesia-Mesir Perkuat Investasi, Peluang Bisnis Global Strategis
El Nino Super 2026 Ancam Suhu Bumi Meningkat
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Megawati Hangestri Jadi Kunci Kebangkitan Hyundai Hillstate

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Megawati Cetak 14 Poin, Hyundai Hillstate Tumbang Telak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Ronaldo Cium Lambang Arab Saudi, Gesturnya Jadi Sorotan Dunia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Robert Hall dan Michael Woodford Raih Nobel Ekonomi 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Serangan Houthi di Bandara Riyadh Tewaskan 13 Orang

Berita Terbaru

IHSG anjlok 11,57% di tengah sentimen MSCI, membuka peluang bagi investor untuk memburu saham undervalue dan dividen tinggi.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Anjlok 11,57%, Investor Bidik Saham Dividen Tinggi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 15:00 WIB

Daftar harga emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24, Antam, UBS

Sabtu, 17 Okt 2026 - 14:00 WIB

IHSG merosot tajam setelah MSCI membuka konsultasi perubahan status pasar Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Anjlok 11,57%, MSCI Evaluasi Status Pasar Indonesia

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:00 WIB

Harga emas batangan Antam naik Rp7.000 menjadi Rp2.572.000 per gram pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Antam Naik, Emas Dunia Tertekan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan Wali Kota Sungai Penuh bersama pengurus PKPS. ( Foto Diskominfo)

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Terima Silaturahmi PKPS Perkuat Sinergi Kebersamaan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 05:00 WIB