Home / Internasional

Selasa, 9 Desember 2025 - 12:15 WIB

Bentrokan Perbatasan Kembali, Kamboja Balas Setelah 24 Jam

Mantan PM Kamboja Hun Sen (Foto: REUTERS/Cindy Liu/File Photo)

Mantan PM Kamboja Hun Sen (Foto: REUTERS/Cindy Liu/File Photo)

Jakarta, iNBrita.com  – Bentrokan perbatasan antara Kamboja dan Thailand kembali memanas, memicu aksi balasan dari pihak Kamboja setelah menahan diri selama lebih dari 24 jam. Hun Sen, mantan Perdana Menteri Kamboja yang kini menjabat Presiden Senat, mengumumkan bahwa pasukannya melancarkan serangan untuk mempertahankan wilayah negaranya.

“Setelah menunggu lebih dari satu hari untuk menghormati gencatan senjata dan mengevakuasi warga ke tempat aman, kami akhirnya menyerang pada malam dan pagi hari ini,” tulis Hun Sen melalui akun Facebooknya, dikutip AFP, Selasa (9/12/2025). Hun Sen menegaskan bahwa pasukannya menyerang semua titik yang sebelumnya diserang musuh. Ia juga menyiapkan strategi untuk melemahkan kekuatan lawan.

Baca juga :   Kapal Migran Rohingya Terbalik di Perairan Malaysia

Bentrokan terbaru menewaskan enam warga sipil Kamboja dan seorang tentara Thailand, serta melukai lebih dari 20 orang. Insiden ini mengikuti pertempuran sebelumnya yang berlangsung selama lima hari, menewaskan 43 orang dan memaksa sekitar 300.000 warga mengungsi dari kedua sisi perbatasan.

Kedua negara saling menuding satu sama lain sebagai pihak yang memicu pertempuran baru. Thailand menyerang wilayah Kamboja menggunakan tank dan melancarkan serangan udara pada Senin (8/12/2025). Di sisi lain, juru bicara Kementerian Pertahanan Kamboja, Maly Socheata, menegaskan bahwa pasukan Kamboja belum membalas serangan Thailand sebelumnya.

Baca juga :   Temui BPJN Jambi Saiful Roswandi Usulkan Perbaikan Jalan Renah Pemetik

Pemerintah kedua negara kini terus memantau situasi. Pasukan Kamboja tetap siaga untuk menghadapi kemungkinan serangan berikutnya. Hun Sen menegaskan bahwa negaranya akan mempertahankan kedaulatan dan keselamatan warga. Sementara itu, pihak Thailand juga meningkatkan kesiagaan pasukannya di wilayah perbatasan.

Krisis ini menunjukkan ketegangan yang terus berlangsung di kawasan Asia Tenggara. Hingga kini, warga yang terdampak masih mengungsi, dan upaya gencatan senjata terus berlangsung untuk menenangkan situasi. (ES*)

Berita ini 7 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Beckham Putra selebrasi setelah mencetak gol untuk Timnas Indonesia lawan Saint Kitts & Nevis di GBK.

Internasional

Indonesia Gasak Saint Kitts & Nevis Empat Gol
Mohammad Zaki Ubaidillah merayakan kemenangan usai menjuarai Thailand Masters 2026

Internasional

Ubed Juara Thailand Masters, Ranking BWF Meroket
Demonstran Iran berhadapan dengan aparat keamanan saat unjuk rasa antipemerintah di Teheran

Internasional

Penindakan Brutal Iran, Ribuan Tewas Unjuk Rasa Antipemerintah
Senator Amerika Serikat bertemu Perdana Menteri Denmark di Kopenhagen

Internasional

Delegasi Parlemen AS Dukung Denmark dan Greenland
Sejumlah orang duduk menghangatkan diri di sekitar api unggun di area perkemahan pada malam hari.

Internasional

Thailand Berlakukan Jam Malam Usai Bentrok Kamboja
Presiden Uganda Yoweri Museveni usai memenangkan Pemilu Uganda 2026

Internasional

Museveni Menang Lagi, Oposisi Tolak Hasil Pemilu Uganda
Citra satelit menunjukkan regenerasi alami hutan tropis di lahan bekas deforestasi

Internasional

Hutan Dunia Pulih Alami, Serap Karbon Raksasa
Anthony Sinisuka Ginting memperkuat tim Indonesia di BATC 2026

Internasional

Ginting Perkuat Indonesia di BATC 2026