Konflik AS, Israel, Iran Tekan Ekonomi Amerika

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Maret 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi bendera Amerika Serikat dan Iran. (iStockphoto/studiocasper)

Foto: Ilustrasi bendera Amerika Serikat dan Iran. (iStockphoto/studiocasper)

Jakarta, iNBrita.com  – Ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran berpotensi memberi dampak besar bagi ekonomi AS. Seiring meningkatnya konflik, harga energi global naik, sehingga daya beli masyarakat tertekan dan stabilitas ekonomi terganggu.

 Akibatnya, harga minyak Brent mencapai level tertinggi sejak Juli 2024. Dengan kondisi ini, harga bensin di SPBU AS diperkirakan naik dalam beberapa hari, menurut John Canavan dari Oxford Economics. Tren kenaikan harga sebenarnya sudah terlihat sejak Januari, dan pengecer biasanya merespons cepat setiap perubahan geopolitik.

Baca Juga :  NATO Kirim Pasukan, Trump Tetap Ingin Kuasai Greenland

Kenaikan biaya energi menekan rumah tangga dan pengeluaran konsumen, yang menyumbang dua pertiga PDB AS. Selain itu, James Knightley dari ING menyebut biaya energi tinggi memengaruhi tarif penerbangan, transportasi, dan distribusi barang. Dampak ini juga menjadi tekanan politik bagi Presiden Donald Trump, karena harga energi memengaruhi sentimen publik menjelang pemilihan.

Baca Juga :  AS: Pembersihan Ranjau Selat Hormuz Butuh Enam Bulan

Di sisi moneter, Federal Reserve menghadapi dilema: inflasi naik menuntut suku bunga tinggi, tetapi perlambatan ekonomi memberi tekanan untuk pelonggaran kebijakan. John Williams, Presiden Federal Reserve New York, menekankan perlunya memantau durasi dan dampak konflik. Dengan demikian, Knightley menilai risiko inflasi jangka pendek membuat pemangkasan suku bunga sulit, sementara bank sentral harus menyeimbangkan inflasi dan lapangan kerja.

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Chelsea Tunjuk Xabi Alonso Sebagai Pelatih Baru
Qantas Alihkan Penerbangan Usai Penumpang Gigit Pramugari
Ronaldo Kembali Gagal Bawa Al Nassr Juara
Tabrakan Kereta dan Bus di Bangkok Menewaskan Delapan
Poin Penting Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Iran Izinkan Kapal China Lewati Selat Hormuz
Pariaman Siapkan Hoyak Tabuik 2026 Bertaraf Internasional
Jaga Stamina Jemaah Jelang Puncak Armuzna
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 01:00 WIB

Chelsea Tunjuk Xabi Alonso Sebagai Pelatih Baru

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:00 WIB

Qantas Alihkan Penerbangan Usai Penumpang Gigit Pramugari

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:00 WIB

Ronaldo Kembali Gagal Bawa Al Nassr Juara

Minggu, 17 Mei 2026 - 01:00 WIB

Tabrakan Kereta dan Bus di Bangkok Menewaskan Delapan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 01:00 WIB

Poin Penting Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping

Berita Terbaru

ode redeem Free Fire terbaru 18 Mei 2026 berhadiah skin dan bundle gratis.

Game

Kode Redeem Free Fire Terbaru Senin 18 Mei 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 08:00 WIB

Ilustrasi Aplikasi Penghasil Uang Terbaru (foto tribuns sumbar)

Teknologi

Game Merge Fruits Reward Janjikan Saldo Dana Gratis

Senin, 18 Mei 2026 - 07:00 WIB

 FOTO ANTARA

Ekonomi

Rupiah Anjlok, Biaya Hidup Masyarakat Ikut Naik

Senin, 18 Mei 2026 - 06:00 WIB

Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta, Galih Priya Kartika Perdhana(Foto: RRI/Saadatuddaraen)

Nasional

Imigrasi Soekarno-Hatta Gagalkan 89 Jemaah Haji Ilegal

Senin, 18 Mei 2026 - 05:00 WIB