Harga Emas Diprediksi Naik Sampai Akhir 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 25 Desember 2025 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Shutterstock

Foto: Shutterstock

Harga Emas Masih Berpeluang Menguat hingga Akhir 2025

Jakarta, iNBrita.com  – Harga emas diproyeksikan masih berpotensi naik hingga akhir tahun 2025. Meski begitu, pergerakannya cenderung terbatas karena aktivitas pasar yang mulai melambat menjelang libur akhir tahun.

Sebelumnya, harga emas dunia sempat menyentuh US$ 4.525,18 per troy ons. Namun, data Reuters pada Rabu (24/12) mencatat harga emas turun 0,2% ke level US$ 4.479,38 per troy ons pada pukul 18.57 GMT.

Harga Emas Antam Turun di Pasar Domestik

Di dalam negeri, harga emas batangan Antam ikut melemah. Berdasarkan situs Logam Mulia Antam, harga emas turun Rp 14.000 menjadi Rp 2.576.000 per gram. Sehari sebelumnya, harga emas masih berada di Rp 2.590.000 per gram.

Penurunan ini terjadi seiring koreksi harga emas global dan pergerakan nilai tukar rupiah.

Aktivitas Akhir Tahun Batasi Kenaikan Harga

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai harga emas masih berpeluang naik hingga akhir tahun. Namun, ia menekankan bahwa ruang kenaikan cukup terbatas.

Menurutnya, minimnya data ekonomi dan rendahnya aktivitas investor menjadi faktor utama. Banyak pelaku pasar memilih libur di akhir tahun.

Baca Juga :  Prestasi SMA Negeri 1 Solok Selatan di O2SN Sumbar

“Emas kemungkinan bertahan di kisaran US$ 4.400 hingga US$ 4.500 per troy ons. Volatilitas tetap bisa muncul karena volume transaksi rendah,” ujar Lukman, Kamis (25/12/2025).

Sentimen The Fed dan Geopolitik Dorong Permintaan Emas

Research & Education Coordinator Valbury Asia Futures, Nanang Wahyudin, menyebut ekspektasi pelonggaran kebijakan The Fed masih menjadi pendorong utama harga emas. Pasar memperkirakan bank sentral AS akan memangkas suku bunga tahun depan.

Kondisi tersebut meningkatkan minat investor terhadap aset lindung nilai. Ketegangan geopolitik di Eropa Timur dan Amerika Latin turut memperkuat permintaan emas.

Nanang mencatat harga emas dunia telah melonjak lebih dari 70% secara tahunan. Kenaikan ini menjadi yang tertinggi sejak 1979. Dampaknya, harga emas domestik kini bertahan di atas Rp 2,5 juta per gram.

“Penurunan suku bunga membuat biaya memegang emas lebih murah. Pelemahan dolar AS juga menopang harga emas,” jelas Nanang.

Bank Sentral Tambah Cadangan Emas

Nanang menambahkan, bank sentral di negara berkembang terus meningkatkan cadangan emas. Langkah ini bertujuan untuk diversifikasi aset dan mengurangi ketergantungan pada dolar AS.

Data World Gold Council (WGC) menunjukkan permintaan emas global naik sekitar 6% dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Bezzecchi Unggul di Kualifikasi, Marquez Masih Mengejar

Ia memproyeksikan harga emas dunia berpeluang menguji level US$ 4.580 per troy ons hingga akhir tahun. Sementara itu, harga emas Antam diperkirakan bergerak di rentang Rp 2.400.000–Rp 2.550.000 per gram.

Geopolitik dan Politik AS Tambah Tekanan Pasar

Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi menilai banyak faktor memengaruhi pergerakan emas. Ia menyoroti isu geopolitik global, kebijakan The Fed, dan dinamika politik Amerika Serikat.

Menurutnya, ketegangan geopolitik kini meluas ke Timur Tengah, Eropa, Amerika Latin, dan Asia Timur. Situasi ini membuat investor cenderung mencari aset aman.

Dari sisi politik AS, Ibrahim menyoroti potensi konflik kebijakan dan gugatan tarif impor. Ia juga menilai perubahan struktur kepemimpinan The Fed dapat mendorong kebijakan yang lebih longgar.

Proyeksi Harga Emas hingga Akhir Tahun

Dengan berbagai sentimen tersebut, Ibrahim memperkirakan harga emas dunia bisa mencapai US$ 4.550 per troy ons hingga akhir 2025. Di pasar domestik, harga emas berpeluang naik ke kisaran Rp 2.650.000–Rp 2.700.000 per gram.

“Jika tekanan geopolitik dan pelemahan dolar berlanjut, harga emas masih punya ruang naik sampai akhir tahun,” tutupnya.

(eni)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi
Spanyol Diguncang Panas Ekstrem, Seribu Orang Tewas
Strawberry Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Simak Jadwal
Klopp Kritik VAR Usai Jerman Tersingkir Piala Dunia
Spanyol Menang Telak 4-0 atas Arab Saudi
Harga Minyak Dunia Naik Usai Dialog AS-Iran Batal
Cristiano Ronaldo Disorot Usai Portugal Ditahan Kongo Imbang
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:00 WIB

Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:00 WIB

Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:00 WIB

Spanyol Diguncang Panas Ekstrem, Seribu Orang Tewas

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:00 WIB

Strawberry Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Simak Jadwal

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:00 WIB

Klopp Kritik VAR Usai Jerman Tersingkir Piala Dunia

Berita Terbaru

Ilustrasi kopi. (Foto: Getty Images/frantic00)

Kesehatan

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Jumat, 17 Jul 2026 - 10:00 WIB

Harga emas Pegadaian hari ini terpantau stabil untuk produk Antam, UBS, dan Galeri 24(Foto : Dok Pegadaian)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stabil, Antam Tetap Tinggi

Jumat, 17 Jul 2026 - 09:00 WIB

Teh chamomile hangat menjadi salah satu minuman alami yang membantu tubuh lebih rileks sebelum tidur.(Foto : Pixabay/Полина Андреева)

Kesehatan

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Jul 2026 - 23:00 WIB

Perwakilan PT TASPEN menyerahkan santunan JKK kepada ahli waris PPPK Nurijah di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.(Foto : Arsp Foto Taspen)

Ekonomi

Santunan JKK TASPEN Cair Rp832 Juta untuk Ahli Waris

Rabu, 15 Jul 2026 - 22:00 WIB