Remaja Minum Darah Demi Hemoglobin, Kondisi Justru Kritis

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 26 Desember 2025 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi remaja sakit setelah mengikuti tren kesehatan berbahaya dengan meminum darah sendiri. (SHUTTERSTOCK/sumroeng chinnapan)

Ilustrasi remaja sakit setelah mengikuti tren kesehatan berbahaya dengan meminum darah sendiri. (SHUTTERSTOCK/sumroeng chinnapan)

Jakarta, iNBrita.com — Seorang remaja di Moskwa hampir kehilangan nyawanya setelah mengikuti tren kesehatan berbahaya dari media sosial. Remaja berusia 17 tahun itu mencoba meningkatkan kadar hemoglobin dengan cara meminum darahnya sendiri karena percaya informasi yang ia temukan secara daring.

Media Rusia Mockba24 melaporkan bahwa remaja tersebut mengambil darahnya sendiri lalu meminumnya dengan harapan tubuhnya menjadi lebih kuat. Namun, dalam waktu singkat, tubuhnya justru bereaksi buruk. Ia mengalami muntah bercampur darah, demam tinggi, dan gejala keracunan akut. Kondisi itu memaksa petugas medis membawanya ke rumah sakit dan merawatnya secara intensif.

Dokter yang menangani kasus tersebut menilai tindakan remaja itu sangat berbahaya. Mereka bahkan menyarankan pemeriksaan lanjutan, termasuk konsultasi kejiwaan, untuk mencegah perilaku serupa terulang.

Dokter Tegaskan: Minum Darah Tidak Meningkatkan Hemoglobin

Dokter spesialis penyakit dalam Andrey Kondrakhin menegaskan bahwa tubuh manusia sama sekali tidak dapat mencerna darah. Menurutnya, lambung memperlakukan darah sebagai zat yang mengiritasi dan berbahaya.

“Tubuh tidak menyerap darah yang masuk ke sistem pencernaan. Zat besi dan sel darah di dalamnya tidak dapat diserap,” jelas Kondrakhin. Ia menambahkan bahwa sistem pencernaan tidak memiliki mekanisme untuk memproses komponen darah. Akibatnya, darah hanya melewati usus tanpa memberi manfaat apa pun, meski warnanya berubah karena asam lambung.

Baca Juga :  Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung

Kondrakhin menekankan bahwa minum darah justru memicu mual, muntah, dan keracunan. “Cara ini sama sekali tidak efektif untuk mengatasi anemia,” tegasnya.

Pengambilan Darah Mandiri Tingkatkan Risiko Infeksi

Kondrakhin juga menyoroti bahaya pengambilan darah tanpa prosedur medis. Ia menjelaskan bahwa hanya tenaga kesehatan di fasilitas medis yang boleh melakukan tindakan tersebut.

“Ketika seseorang melukai tubuhnya sendiri dengan alat tidak steril, ia membuka jalan masuk bagi bakteri dan mikroorganisme berbahaya,” ujarnya. Menurutnya, tindakan ini dapat menyebabkan infeksi serius, baik lokal maupun sistemik.

Dokter Jelaskan Cara Medis Mengatasi Anemia

Dokter spesialis penyakit dalam Lyudmila Lapa menjelaskan bahwa hemoglobin berperan penting dalam mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Ketika kadar zat besi menurun, hemoglobin ikut turun dan menyebabkan anemia.

Baca Juga :  Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun

“Penderita anemia biasanya merasa lemas, cepat lelah, dan tampak pucat,” kata Lapa. Ia menyarankan pemeriksaan darah sebagai langkah awal, termasuk pemeriksaan hemoglobin, ferritin, dan transferrin. Dokter juga perlu menelusuri penyebab kekurangan zat besi, seperti perdarahan tersembunyi atau gangguan saluran cerna.

Lapa menegaskan bahwa dokter harus menangani anemia dengan obat yang sesuai. Selain itu, pasien dapat memperbaiki pola makan dengan mengonsumsi sumber zat besi seperti hati, daging merah, gandum, dan buah-buahan tertentu.

Jangan Ikuti Tren Kesehatan Tanpa Dasar Ilmiah

Kasus ini kembali mengingatkan masyarakat akan bahaya mengikuti tren kesehatan dari media sosial tanpa dasar medis. Banyak konten singkat menyederhanakan proses biologis tubuh yang sebenarnya sangat kompleks.

Dokter mengimbau masyarakat untuk tidak mencari jalan pintas dalam menjaga kesehatan. Metode ekstrem yang tampak “alami” justru dapat membahayakan nyawa. Saat mengalami keluhan kesehatan, terutama yang berkaitan dengan darah dan metabolisme tubuh, masyarakat perlu berkonsultasi langsung dengan tenaga medis, bukan mengikuti eksperimen berisiko dari internet.

(eni)
Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung
Penderita GERD Tetap Bisa Diet, Begini Pola Makannya
Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya
Gejala ISPA Akibat Kabut Asap yang Wajib Diwaspadai
Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik
Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari
Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan
Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Penderita GERD Tetap Bisa Diet, Begini Pola Makannya

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Gejala ISPA Akibat Kabut Asap yang Wajib Diwaspadai

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik

Berita Terbaru

Penyebab penumpukan kalsium di pembuluh darah. Foto: Getty Images/tussik13

Kesehatan

Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung

Sabtu, 29 Agu 2026 - 13:00 WIB

Bupati Kerinci Monadi membuka Kejuaraan Menembak Perbakin Tingkat Provinsi Jambi di Lapangan Tembak Sementara Kabupaten Kerinci, Jumat (28/8/2026). Foto Kerinci Satu

KERINCI

Kerinci Gelar Kejuaraan Menembak Tingkat Provinsi Jambi

Sabtu, 29 Agu 2026 - 10:00 WIB

Foto ilustrasi: Getty Images/Jajah-sireenut

Kesehatan

Penderita GERD Tetap Bisa Diet, Begini Pola Makannya

Jumat, 28 Agu 2026 - 21:00 WIB

Toyota Innova Hycross facelift diperkirakan membawa desain eksterior baru yang lebih agresif.(Foto: Autocar India/Detik.com)

Teknologi

Toyota Innova Hycross Facelift Bawa Wajah Baru Agresif

Jumat, 28 Agu 2026 - 20:00 WIB

Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah melakukan tanam perdana Penerapan PM-AAS bersama BRMP Jambi.(Foto : Prokopim Kota Sungai Penuh)

SUNGAI PENUH

Wawako Azhar Dorong Modernisasi Pertanian di Sungai Penuh

Jumat, 28 Agu 2026 - 19:00 WIB