Kemenkes Catat 62 Kasus Super Flu Menyerang Anak

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang anak mengalami batuk dan gejala flu di rumah, kelompok usia yang rentan terinfeksi super flu H3N2.

Seorang anak mengalami batuk dan gejala flu di rumah, kelompok usia yang rentan terinfeksi super flu H3N2.

Jakarta, iNBrita.com — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 62 kasus varian baru influenza A (H3N2) subclade K atau super flu di Indonesia. Kasus ini tersebar di delapan provinsi, dengan jumlah terbanyak di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat.

Anak-anak Jadi Kelompok Paling Rentan

Super flu paling banyak menyerang anak usia 1–10 tahun, dengan proporsi 35 persen dari total kasus. Sementara itu, perempuan mendominasi 64 persen dari seluruh temuan. Kondisi ini mendorong pentingnya peran orang tua dalam melakukan pencegahan sejak dini.

IDAI Tekankan Pola Hidup Bersih dan Sehat

Anggota Unit Kerja Koordinasi Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr dr Nastiti Kaswandani, SpA, SubspRespi(K), menegaskan bahwa orang tua dapat melindungi anak melalui pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Ia menyebut kebiasaan sederhana mampu menekan risiko penularan super flu.

Langkah Pencegahan yang Perlu Dilakukan

Orang tua perlu membiasakan anak mencuci tangan secara rutin, menggunakan masker, menjaga jarak dari orang sakit, serta menjalani imunisasi influenza, khususnya pada balita. Jika air dan sabun tidak tersedia, orang tua dapat menggunakan hand sanitizer sebagai alternatif.

Selain itu, dr Nastiti menganjurkan anak untuk cukup istirahat, minum air putih, dan mengonsumsi makanan bergizi. Orang tua juga perlu segera membawa anak ke dokter jika kondisi memburuk atau muncul tanda bahaya. Ia menekankan pentingnya etika batuk dengan menutup mulut untuk mencegah penyebaran virus.

Vaksin Influenza Tetap Efektif

Dr Nastiti mengimbau orang tua agar memberikan vaksin influenza secara rutin. Ia memastikan vaksin yang tersedia masih efektif meski varian subclade K lebih menular. Vaksin influenza mampu menurunkan angka kematian dan rawat inap hingga 70–75 persen pada anak, serta 30–40 persen pada orang dewasa.

Ia menjelaskan bahwa bayi dapat menerima vaksin influenza mulai usia 6 bulan, dengan dua dosis awal berjarak empat minggu, lalu satu dosis setiap tahun.

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabut Asap Picu Lonjakan Kasus ISPA di Padang
Sarapan Sehat Bantu Tubuh Bugar Sepanjang Hari
7 Manfaat Teh Chamomile untuk Kesehatan dan Kualitas Tidur
Manfaat Kopi untuk Hati dan Risiko Penyakit Liver
Katarak pada Usia Muda, Kenali Faktor Risiko dan Pencegahannya
3 Jenis Teh Herbal, Manfaat dan Risiko Kesehatannya
Handuk Kotor Bisa Picu Masalah Kulit dan Kesehatan
7 Sayuran Tinggi Kalsium, Bantu Jaga Tulang Kuat
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Kabut Asap Picu Lonjakan Kasus ISPA di Padang

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Sarapan Sehat Bantu Tubuh Bugar Sepanjang Hari

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:00 WIB

7 Manfaat Teh Chamomile untuk Kesehatan dan Kualitas Tidur

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:00 WIB

Manfaat Kopi untuk Hati dan Risiko Penyakit Liver

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Katarak pada Usia Muda, Kenali Faktor Risiko dan Pencegahannya

Berita Terbaru

IHSG anjlok 11,57% di tengah sentimen MSCI, membuka peluang bagi investor untuk memburu saham undervalue dan dividen tinggi.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Anjlok 11,57%, Investor Bidik Saham Dividen Tinggi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 15:00 WIB

Daftar harga emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24, Antam, UBS

Sabtu, 17 Okt 2026 - 14:00 WIB

IHSG merosot tajam setelah MSCI membuka konsultasi perubahan status pasar Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Anjlok 11,57%, MSCI Evaluasi Status Pasar Indonesia

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:00 WIB

Harga emas batangan Antam naik Rp7.000 menjadi Rp2.572.000 per gram pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Antam Naik, Emas Dunia Tertekan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan Wali Kota Sungai Penuh bersama pengurus PKPS. ( Foto Diskominfo)

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Terima Silaturahmi PKPS Perkuat Sinergi Kebersamaan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 05:00 WIB