Hujan dalam Islam Rahmat Allah dan Waktu Mustajab

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hujan menjadi rahmat Allah SWT yang menghidupkan bumi sekaligus waktu mustajab bagi umat Islam untuk memanjatkan doa.

Hujan menjadi rahmat Allah SWT yang menghidupkan bumi sekaligus waktu mustajab bagi umat Islam untuk memanjatkan doa.

Jakarta, iNBrita.com – Allah SWT menurunkan hujan sebagai salah satu nikmat terbesar bagi seluruh makhluk di bumi. Melalui air, Allah menghidupkan manusia, hewan, dan tumbuhan, sekaligus menjaga keseimbangan seluruh ekosistem. Oleh karena itu, tanpa air, kehidupan di muka bumi tidak akan mampu bertahan.

Dalam pandangan Islam, hujan tidak hanya dipahami sebagai peristiwa alam semata. Sebaliknya, Allah menjadikannya sebagai rahmat, bukti kekuasaan-Nya, serta sarana bagi manusia untuk merenungkan dan menguatkan keimanan.

Air dan Hujan Menjadi Sumber Kehidupan

Pertama, Allah SWT menegaskan peran penting air dalam kehidupan melalui Al-Qur’an. Dalam hal ini, surat An-Nahl ayat 10 menjelaskan bahwa Allah sendiri yang menurunkan hujan sebagai penopang kehidupan:

هُوَ الَّذِيْٓ اَنْزَلَ مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءً لَّكُمْ مِّنْهُ شَرَابٌ وَّمِنْهُ شَجَرٌ فِيْهِ تُسِيْمُوْنَ

Artinya: “Dialah yang menurunkan air (hujan) dari langit untuk kamu. Sebagiannya menjadi minuman dan sebagiannya menyuburkan tumbuhan yang dengannya kamu menggembalakan ternakmu.” (QS. An-Nahl: 10)

Melalui ayat ini, Allah menjelaskan bahwa hujan secara langsung memenuhi kebutuhan dasar manusia. Selain itu, hujan juga menghidupkan pertanian dan menyediakan pakan bagi ternak.

Allah Menurunkan Hujan sebagai Rahmat

Selanjutnya, Allah SWT menurunkan hujan sebagai bentuk kasih sayang dan rahmat-Nya kepada hamba-hamba-Nya. Menurut penjelasan Dr. Abdul Ghoni, S.Ag dalam Islamic Wisdom, hujan sering kali hadir sebagai jawaban atas harapan manusia, khususnya ketika mereka berada dalam kesulitan.

Allah SWT berfirman:

وَهُوَ الَّذِي يُنَزِّلُ الْغَيْثَ مِنْ بَعْدِ مَا قَنَطُوا وَيَنْشُرُ رَحْمَتَهُ ۚ وَهُوَ الْوَلِيُّ الْحَمِيدُ

Artinya: “Dialah yang menurunkan hujan setelah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya. Dialah Yang Maha Pelindung lagi Maha Terpuji.” (QS. Asy-Syura: 28)

Dengan demikian, ayat ini menegaskan bahwa Allah selalu hadir memberikan pertolongan melalui hujan ketika manusia membutuhkannya.

Rasulullah SAW Mengajarkan Doa Saat Hujan

Tidak hanya itu, Rasulullah SAW juga mengajarkan adab ketika hujan turun. Saat hujan datang, beliau menganjurkan umat Islam untuk bersyukur dan berdoa. Rasulullah SAW mengajarkan doa sederhana namun penuh makna:

اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا
(Allahumma shayyiban nafi’an)

Artinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan yang bermanfaat.” (HR. Bukhari)

Melalui doa ini, Rasulullah SAW menegaskan bahwa umat Islam perlu memohon agar hujan membawa kebaikan serta dijauhkan dari dampak buruk dan kerusakan.

Allah Menjadikan Hujan sebagai Waktu Mustajab Berdoa

Lebih dari itu, Islam memuliakan waktu turunnya hujan sebagai momen istimewa untuk berdoa. Dalam hal ini, Imam Syafi’i dalam Kitab Al-Umm meriwayatkan hadis mursal, Rasulullah SAW bersabda:

“Carilah oleh kalian doa yang dikabulkan: ketika dua pasukan bertemu, ketika salat diiqamahkan, dan ketika hujan turun.”

Selain hadis tersebut, Rasulullah SAW juga bersabda:

“Dua doa yang tidak pernah ditolak, yaitu doa pada waktu azan dan doa pada waktu hujan.”
(HR. Hakim, disahihkan oleh Adz-Dzahabi 1/113–114)

Oleh sebab itu, hadis-hadis ini menegaskan bahwa Allah membuka pintu pengabulan doa saat hujan turun.

Al-Qur’an Menjelaskan Proses Terjadinya Hujan

Di sisi lain, para ilmuwan menjelaskan bahwa hujan terjadi melalui proses penguapan air laut, pembentukan awan, dan presipitasi. Sebagaimana dijelaskan Hafidz Muftisany dalam Ensiklopedia Islam, panas matahari memicu siklus air yang berlangsung secara terus-menerus.

Menariknya, Al-Qur’an telah menjelaskan proses tersebut jauh sebelum sains modern mengenalnya. Allah SWT berfirman:

اَللّٰهُ الَّذِيْ يُرْسِلُ الرِّيٰحَ فَتُثِيْرُ سَحَابًا فَيَبْسُطُهٗ فِى السَّمَاۤءِ كَيْفَ يَشَاۤءُ وَيَجْعَلُهٗ كِسَفًا فَتَرَى الْوَدْقَ يَخْرُجُ مِنْ خِلٰلِهٖۚ فَاِذَآ اَصَابَ بِهٖ مَنْ يَّشَاۤءُ مِنْ عِبَادِهٖٓ اِذَا هُمْ يَسْتَبْشِرُوْنَۚ

Artinya: “Allahlah yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan. Allah membentangkannya di langit menurut kehendak-Nya dan menjadikannya bergumpal-gumpal. Lalu engkau melihat hujan keluar dari celah-celahnya. Ketika Allah menurunkannya kepada siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hamba-Nya, mereka pun bergembira.” (QS. Ar-Rum: 48)

Akhirnya, ayat ini menunjukkan bahwa Allah mengatur setiap tahapan hujan dengan sempurna, sekaligus menegaskan kemukjizatan Al-Qur’an yang melampaui zaman.

(Ven*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hamzah bin Abdul Muthalib, Singa Allah Pembela Rasulullah SAW
Kemenag Permudah Unduh Kartu Nikah Digital Lewat SIMKAH
Muhammadiyah Izinkan Investasi Kripto, Ini Syaratnya
Syarat Shalat Taubat Agar Diterima Allah SWT Menurut Ulama
Hukum Menuduh Zina Tanpa Bukti Menurut Islam
Doa Minta Hujan Lengkap Arab Latin dan Artinya
Gua Hira Saksi Turunnya Wahyu Pertama Rasulullah SAW
Penyebab Doa Belum Terkabul Meski Rutin Salat Tahajud
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Hamzah bin Abdul Muthalib, Singa Allah Pembela Rasulullah SAW

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:00 WIB

Kemenag Permudah Unduh Kartu Nikah Digital Lewat SIMKAH

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Muhammadiyah Izinkan Investasi Kripto, Ini Syaratnya

Rabu, 22 Juli 2026 - 04:00 WIB

Syarat Shalat Taubat Agar Diterima Allah SWT Menurut Ulama

Senin, 22 Juni 2026 - 04:00 WIB

Hukum Menuduh Zina Tanpa Bukti Menurut Islam

Berita Terbaru

Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 kompak naik di Pegadaian.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Naik, Antam Tembus Rp 2,56 Juta

Senin, 2 Nov 2026 - 14:00 WIB

Rupiah melemah ke level Rp18.149 per dolar AS di tengah tekanan pasar global.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Rupiah Melemah, Investor Menanti Data Ekonomi Domestik

Senin, 2 Nov 2026 - 13:00 WIB

Harga perak Antam menguat Rp 450 per gram seiring kenaikan harga perak dunia.(Foto : Ilustrasi perak-silver by AI)

Ekonomi

Harga Perak Antam Naik, Perak Dunia Mendekati US$ 50

Senin, 2 Nov 2026 - 12:00 WIB

 Ilustrasi emas batangan di tengah tekanan harga emas dunia.(Foto: DAVID GRAY | AFP)

Ekonomi

Harga Emas Tertekan, Analis Wall Street Prediksi Melemah

Senin, 2 Nov 2026 - 11:00 WIB

Harga emas Pegadaian Galeri 24, Antam, UBS, dan Antam Mulia Retro 2 November 2026.(Foto : CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam Masih Stagnan

Senin, 2 Nov 2026 - 10:00 WIB