Lindungi Keluarga dengan Air Minum Bebas BPA

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Shutterstock

Foto: Shutterstock

Jakarta – Kualitas air minum sangat penting untuk menjaga kesehatan keluarga. Selain memastikan kebersihan, keluarga juga harus memilih galon atau wadah yang bebas BPA.

BPA (Bisphenol A) adalah zat kimia yang dapat masuk ke dalam air dan menimbulkan risiko bagi tubuh bila terpapar dalam jangka panjang. Berikut alasan mengapa keluarga harus menggunakan air bebas BPA:

1. Lindungi Sistem Hormon
BPA meniru hormon estrogen dan mengganggu keseimbangan hormon tubuh. Gangguan ini memengaruhi pertumbuhan, metabolisme, dan fungsi tiroid. Meski bukti pada manusia masih berkembang, keluarga tetap harus mengurangi paparan BPA agar sistem hormon tetap sehat.

Baca Juga :  Obesitas Vietnam Meningkat Tajam Dipicu Gaya Hidup Tidak Sehat

2. Aman untuk Perkembangan Anak
Bayi dan anak-anak lebih rentan karena tubuh mereka belum optimal dalam memproses zat kimia. Paparan BPA dapat memengaruhi perkembangan otak, perilaku, dan sistem hormon. Orang tua harus meminimalkan paparan sejak dini untuk melindungi masa tumbuh kembang anak.

3. Kurangi Risiko Penyakit Kompleks
Beberapa studi menunjukkan bahwa orang dengan kadar BPA tinggi cenderung memiliki risiko lebih besar terkena penyakit jantung dan diabetes. Paparan jangka panjang dapat memengaruhi regulasi metabolisme glukosa dan energi, sehingga keluarga sebaiknya membatasi kontak dengan BPA.

Baca Juga :  Air Putih Minuman Terbaik Untuk Kesehatan Ginjal

Gunakan Perangkat Air yang Aman
Selain memilih galon BPA-Free, keluarga harus menggunakan dispenser atau alat penyimpanan air yang aman. Sanken HWD-CK30IC dan HWD-CK33IC telah lulus uji BPA-Free. Mereka menggunakan teknologi Z Pipe yang higienis, Dual Mode Heater untuk pemanasan efisien, serta fitur Night Lamp dan Safety Child Lock agar keluarga lebih mudah dan aman mengambil air setiap hari.

(vvr)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari
Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan
Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat
Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung
Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat
Dokter Harvard Peringatkan Bahaya 6 Makanan Pemicu Kanker
Dokter Ungkap Lima Gejala Kanker yang Terabaikan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 03:00 WIB

Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:00 WIB

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:00 WIB

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Juli 2026 - 03:00 WIB

Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:00 WIB

Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat

Berita Terbaru

Ilustrasi emas batangan Antam yang mengalami penurunan harga hari ini.(Ilustrasi Foto : Grandyos Zafna)

Ekonomi

Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Cek Rinciannya

Sabtu, 1 Agu 2026 - 19:00 WIB

BRI membuka lowongan kerja melalui program BBAP 2026 untuk lulusan D3 dan S1 dengan berbagai posisi di sejumlah kantor regional.

Ekonomi

BRI BBAP 2026 Buka Lowongan Kerja Lulusan D3 S1

Jumat, 31 Jul 2026 - 19:00 WIB

Toyota Veloz Hybrid hadir dengan desain modern dan teknologi hybrid yang efisien.

Teknologi

Veloz Hybrid Irit BBM 28,9 Km Per Liter

Jumat, 31 Jul 2026 - 18:00 WIB

Rupiah menguat terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan akhir Juli(Foto : CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Ekonomi

Rupiah Menguat Hari Ini Didorong Pelemahan Dolar AS

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:00 WIB

Permintaan emas global tetap kuat sepanjang kuartal kedua 2026, didorong pembelian bank sentral dan investasi Asia.(Foto: AP/ Jae C. Hong)

Ekonomi

Permintaan Emas Global Tetap Kuat di 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 09:00 WIB