Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyebab penumpukan kalsium di pembuluh darah. Foto: Getty Images/tussik13

Penyebab penumpukan kalsium di pembuluh darah. Foto: Getty Images/tussik13

Jakarta, iNBrita.com  – Kebiasaan sehari-hari dapat memengaruhi kesehatan pembuluh darah jantung. Salah satu masalah yang perlu diwaspadai adalah penumpukan kalsium yang berlangsung secara bertahap akibat proses aterosklerosis.

Proses tersebut terjadi ketika lemak, kolesterol, dan berbagai zat lain menumpuk di dinding pembuluh darah. Seiring waktu, tubuh membentuk deposit kalsium di area tersebut hingga menghasilkan plak yang semakin keras.

Jika plak terus berkembang, kondisi itu dapat mempersempit pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Calcium Score Menunjukkan Penumpukan Kalsium

Praktisi kesehatan dr Maya Munigar Apandi, SpJP(K), menjelaskan bahwa masyarakat perlu membedakan calcium score dengan pemeriksaan kadar kalsium melalui tes darah.

Dokter menggunakan calcium score untuk menilai jumlah deposit kalsium yang terdapat pada pembuluh darah jantung. Deposit tersebut muncul sebagai bagian dari proses aterosklerosis yang berlangsung dalam jangka panjang.

Ketika seseorang memiliki kadar lemak dan kolesterol yang tinggi, berbagai zat tersebut dapat menumpuk di dinding arteri. Selanjutnya, tubuh merespons kondisi tersebut melalui proses peradangan dan pembentukan deposit kalsium.

Dokter dapat mengetahui jumlah deposit tersebut melalui pemeriksaan CT Calcium Score. Semakin tinggi skor yang muncul, semakin besar pula beban aterosklerosis dan risiko kardiovaskular yang perlu diperhatikan.

“Kalau (kalsium) yang terdeteksi rendah, angkanya 1-10, kita anggap itu dia masih minimal, prosesnya kayak masih baru. Semakin kita bisa mendeteksi dia semakin banyak calcium score-nya, kita bisa berasumsi bahwa prosesnya ini sudah semakin lama,” ujar dr Maya saat ditemui detikcom, Rabu (26/8/2026).

Lima Kebiasaan yang Perlu Diwaspadai

Dr Maya menjelaskan bahwa gaya hidup dapat mempercepat perkembangan plak pada pembuluh darah. Beberapa kebiasaan berikut perlu mendapat perhatian.

1. Merokok

Kebiasaan merokok dapat merusak kesehatan pembuluh darah. Kandungan dalam rokok dapat membuat pembuluh darah menjadi lebih kaku dan meningkatkan risiko pembentukan plak.

Masyarakat juga perlu memahami bahwa penggunaan vape bukan berarti bebas dari risiko. Karena itu, seseorang yang ingin menjaga kesehatan jantung sebaiknya menghentikan kebiasaan merokok.

2. Mengonsumsi Makanan Secara Berlebihan

Pola makan juga memengaruhi kesehatan jantung. Konsumsi makanan tinggi lemak, gula, karbohidrat, dan gorengan secara berlebihan dapat meningkatkan berbagai faktor risiko penyakit kardiovaskular.

Namun, dr Maya mengingatkan masyarakat agar tidak hanya fokus pada jenis makanan. Jumlah dan keseimbangan makanan juga memainkan peran penting.

“Pada prinsipnya, kalau kita makan atau konsumsi semua makanan itu dengan mindful, sesuai dengan porsinya, tidak berlebihan, ya menurut saya sih itu tidak akan menjadi masalah,” katanya.

Ia menyarankan masyarakat menerapkan pola makan seimbang, termasuk prinsip diet Mediterania. Pola tersebut mengutamakan makanan tinggi serat, mencukupi kebutuhan protein, terutama dari sumber laut, serta membatasi konsumsi lemak.

Masyarakat tetap dapat menikmati makanan kekinian selama mereka mengatur porsinya dan tidak mengonsumsinya secara berlebihan.

3. Mengabaikan Waktu Istirahat

Kebiasaan tidur terlalu sedikit juga dapat memengaruhi kesehatan jantung. Kurang tidur dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko sejumlah gangguan kesehatan, termasuk tekanan darah tinggi.

Karena itu, masyarakat perlu memberikan waktu yang cukup bagi tubuh untuk beristirahat setiap hari.

4. Membiarkan Stres Menumpuk

Stres yang tidak dikelola dengan baik juga dapat memengaruhi kesehatan tubuh. Setiap orang dapat memilih aktivitas yang membuat dirinya lebih rileks.

Seseorang dapat mengurangi stres dengan berjalan santai, membaca buku, bernyanyi, melakukan hobi, atau menyediakan waktu untuk beristirahat dan memulihkan energi.

5. Jarang Melakukan Aktivitas Fisik

Kurangnya aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit kardiovaskular.

Dr Maya menganjurkan masyarakat melakukan latihan kardio sekitar 30 menit setiap hari, minimal lima hari dalam seminggu. Setiap orang perlu menyesuaikan jenis dan intensitas olahraga dengan kondisi tubuhnya.

Selain memperbaiki gaya hidup, masyarakat juga perlu mengendalikan tekanan darah, kadar gula darah, dan kolesterol. Pengendalian faktor-faktor tersebut dapat membantu menekan risiko perkembangan penyakit kardiovaskular.

Dengan membangun kebiasaan hidup sehat secara konsisten, masyarakat dapat membantu menjaga kesehatan pembuluh darah dan menurunkan risiko penyakit jantung di kemudian hari.

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sarapan Sehat Bantu Tubuh Bugar Sepanjang Hari
7 Manfaat Teh Chamomile untuk Kesehatan dan Kualitas Tidur
Manfaat Kopi untuk Hati dan Risiko Penyakit Liver
Katarak pada Usia Muda, Kenali Faktor Risiko dan Pencegahannya
3 Jenis Teh Herbal, Manfaat dan Risiko Kesehatannya
Handuk Kotor Bisa Picu Masalah Kulit dan Kesehatan
7 Sayuran Tinggi Kalsium, Bantu Jaga Tulang Kuat
Pelari Wajib Tahu Tanda Jantung Mulai Kewalahan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Sarapan Sehat Bantu Tubuh Bugar Sepanjang Hari

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:00 WIB

7 Manfaat Teh Chamomile untuk Kesehatan dan Kualitas Tidur

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:00 WIB

Manfaat Kopi untuk Hati dan Risiko Penyakit Liver

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Katarak pada Usia Muda, Kenali Faktor Risiko dan Pencegahannya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 05:00 WIB

3 Jenis Teh Herbal, Manfaat dan Risiko Kesehatannya

Berita Terbaru

Silaturahmi tokoh adat Sungai Penuh dan Depati Sanggaran Agung,( 9 / 10/2026.)

Travel

Misteri Tombak Pusaka Kerinci, Jejak Rajo Cayo Terungkap

Jumat, 16 Okt 2026 - 03:00 WIB

Ilustrasi kode redeem FF 16 Oktober 2026 dan hadiah gratis.

Game

Kode Redeem FF 16 Oktober 2026, Klaim Hadiah Gratis

Jumat, 16 Okt 2026 - 02:00 WIB

Ilustrasi game gabung ikan yang menawarkan bonus dan penarikan saldo DANA.

Game

Game Penghasil Uang 2026, Saldo DANA Bisa Dicairkan?

Jumat, 16 Okt 2026 - 01:00 WIB

Ilustrasi perak Antam. (Foto : Dok PT Aneka Tambang Tbk)

Ekonomi

Harga Perak Antam Hari Ini Turun Rp 2.000 per Gram

Kamis, 15 Okt 2026 - 12:00 WIB

Harga emas Antam turun Rp13 ribu menjadi Rp2.561.000 per gram pada Kamis (15/10).(Foto : CNN Indonesia/Adi Ibrahim)

Ekonomi

Harga Emas Antam Turun Rp13 Ribu, Cek Daftarnya

Kamis, 15 Okt 2026 - 11:00 WIB