Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokter gigi menjelaskan cara menjaga gigi dan gusi dari karang gigi.

Dokter gigi menjelaskan cara menjaga gigi dan gusi dari karang gigi.

Karang Gigi Tidak Hilang Hanya dengan Sikat Gigi, Ini Alasannya

Jakarta, iNBrita.com — Sudah rutin menyikat gigi, tetapi masih menemukan endapan keras berwarna kuning, cokelat, atau kehitaman di sekitar gigi? Kondisi tersebut bisa menandakan adanya karang gigi atau dental calculus.

Karang gigi terbentuk melalui proses yang dimulai dari plak. Bakteri, sisa makanan, dan komponen air liur membentuk lapisan lengket pada permukaan gigi. Jika tidak dibersihkan secara optimal, mineral dari air liur dapat membuat plak mengeras dan berubah menjadi karang gigi.

Karang Gigi Bisa Muncul di Atas dan Bawah Gusi

Dokter gigi membedakan karang gigi berdasarkan lokasinya.

Karang gigi supragingival tumbuh di atas garis gusi dan biasanya terlihat sebagai endapan putih kekuningan. Sementara itu, karang gigi subgingival berada di bawah garis gusi. Endapan ini cenderung berwarna cokelat atau kehitaman dan sering tidak terlihat tanpa pemeriksaan.

Karang gigi yang berada di bawah gusi perlu mendapat perhatian karena letaknya dekat dengan jaringan yang menopang gigi.

Mengapa Sikat Gigi Tidak Bisa Menghilangkan Karang Gigi?

Sikat gigi dapat membersihkan plak sebelum mengeras. Namun, setelah mineralisasi terjadi, endapan tersebut melekat kuat pada permukaan gigi.

Menyikat gigi dengan tekanan lebih kuat tidak akan menyelesaikan masalah. Cara tersebut justru dapat mengiritasi atau melukai gusi.

Dokter gigi menggunakan alat khusus untuk mengangkat endapan yang sudah mengeras.

Karang Gigi Dapat Memicu Masalah Gusi

Bakteri yang berkumpul di sekitar karang gigi dapat memicu peradangan gusi. Beberapa tanda yang perlu diperhatikan meliputi:

  • gusi mudah berdarah saat menyikat gigi,
  • gusi tampak merah atau bengkak,
  • bau mulut yang menetap,
  • gusi terasa tidak nyaman atau nyeri.

Tanpa perawatan, peradangan dapat berkembang menjadi periodontitis. Kondisi tersebut dapat merusak jaringan dan tulang yang menopang gigi. Pada tahap lanjut, gusi dapat turun dan gigi menjadi goyang.

Scaling Mengangkat Karang Gigi

Dokter gigi melakukan scaling untuk membersihkan karang gigi yang tidak dapat Anda hilangkan dengan sikat gigi.

Dokter dapat menggunakan ultrasonic scaler yang menghasilkan getaran untuk memecah dan melepaskan endapan. Alat tersebut juga menggunakan air selama proses pembersihan. Untuk bagian tertentu, dokter dapat memakai alat manual agar hasil pembersihan lebih optimal.

Lama tindakan bergantung pada jumlah karang gigi dan kondisi gusi.

Sebagian pasien hanya merasakan sedikit ngilu atau tidak nyaman. Keluhan tersebut biasanya lebih terasa ketika gusi mengalami peradangan atau dokter menemukan penumpukan karang gigi yang cukup banyak.

Scaling Tidak Sama dengan Pemutihan Gigi

Setelah scaling, gigi sering terlihat lebih bersih dan cerah. Kondisi tersebut terjadi karena dokter mengangkat karang gigi serta noda pada permukaan gigi.

Scaling tidak mengubah warna alami email gigi sehingga prosedur ini berbeda dengan pemutihan gigi.

Apa yang Terjadi Setelah Scaling?

Gigi dapat terasa lebih sensitif selama beberapa waktu setelah prosedur. Gusi juga mungkin terasa sedikit nyeri atau mengeluarkan darah, terutama jika sebelumnya mengalami peradangan.

Anda mungkin melihat celah di antara gigi tampak lebih jelas. Sebelumnya, karang gigi bisa saja menutupi ruang tersebut. Setelah dokter membersihkannya, bentuk gigi dan ruang di sekitarnya kembali terlihat.

Kapan Sebaiknya Melakukan Scaling?

Tidak semua orang membutuhkan scaling dengan frekuensi yang sama. Dokter gigi mempertimbangkan jumlah karang gigi, kondisi gusi, kebersihan mulut, dan risiko penyakit periodontal sebelum menentukan jadwal perawatan.

Orang yang memiliki masalah gusi atau riwayat penyakit periodontal mungkin membutuhkan pemeriksaan lebih sering.

Karena itu, konsultasikan kondisi gigi dan gusi kepada dokter untuk mengetahui kapan Anda membutuhkan scaling.

Menjaga Gigi Tetap Bersih

Sikat gigi berperan penting dalam mengendalikan plak, sedangkan scaling membantu membersihkan karang gigi yang sudah mengeras. Anda juga dapat membersihkan sela-sela gigi untuk membantu mengurangi sisa plak yang sulit dijangkau sikat gigi.

Jangan mengikis karang gigi sendiri menggunakan benda tajam. Tindakan tersebut dapat melukai gusi dan merusak permukaan gigi.

Jika Anda menemukan endapan keras yang tidak hilang meskipun sudah rutin menyikat gigi, periksakan kondisi tersebut kepada dokter gigi. Perawatan yang tepat dapat membantu menjaga kesehatan gigi dan gusi dalam jangka panjang.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SMA 1 Solsel Perpanjang PJJ Akibat Kabut Asap, Ini Jadwalnya
Kabut Asap Picu Lonjakan Kasus ISPA di Padang
Sarapan Sehat Bantu Tubuh Bugar Sepanjang Hari
7 Manfaat Teh Chamomile untuk Kesehatan dan Kualitas Tidur
Manfaat Kopi untuk Hati dan Risiko Penyakit Liver
Katarak pada Usia Muda, Kenali Faktor Risiko dan Pencegahannya
3 Jenis Teh Herbal, Manfaat dan Risiko Kesehatannya
Handuk Kotor Bisa Picu Masalah Kulit dan Kesehatan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:00 WIB

SMA 1 Solsel Perpanjang PJJ Akibat Kabut Asap, Ini Jadwalnya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Kabut Asap Picu Lonjakan Kasus ISPA di Padang

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Sarapan Sehat Bantu Tubuh Bugar Sepanjang Hari

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:00 WIB

7 Manfaat Teh Chamomile untuk Kesehatan dan Kualitas Tidur

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:00 WIB

Manfaat Kopi untuk Hati dan Risiko Penyakit Liver

Berita Terbaru

Kris Dayanti memamerkan dua medali yang diraihnya di Singapore Kung Fu Games.

Entertainment

Kris Dayanti Raih Dua Medali, Inspirasi Hidup Sehat dan Aktif

Selasa, 20 Okt 2026 - 05:00 WIB

IHSG melemah, investor ritel menghadapi kerugian dan mengevaluasi strategi investasi.

Ekonomi

IHSG Anjlok, Investor Ritel Hadapi Kerugian Puluhan Juta

Selasa, 20 Okt 2026 - 04:00 WIB

Ilustrasi game Water Go yang menawarkan hadiah dan klaim penarikan saldo DANA melalui permainan puzzle air. ( Foto AI INBRITA)

Teknologi

Aplikasi Penghasil Uang 2026, Water Go Bisa Cairkan DANA?

Selasa, 20 Okt 2026 - 03:00 WIB

Xpeng Mona L05 hadir dengan desain sporty, fitur modern, dan pilihan penggerak EV serta EREV.(Foto : Carscoops)

Teknologi

Xpeng Mona L05 Resmi Dijual, Harga Mulai Rp400 Jutaan

Selasa, 20 Okt 2026 - 02:00 WIB

Ilustrasi hadiah kode redeem Foresters di Roblox.

Game

Kode Foresters Roblox Oktober 2026, Klaim Hadiah Gratis

Selasa, 20 Okt 2026 - 01:00 WIB