Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi layanan BPJS Kesehatan dan penguatan fasilitas rumah sakit di Indonesia.

Ilustrasi layanan BPJS Kesehatan dan penguatan fasilitas rumah sakit di Indonesia.

Jakarta, iNBrita.comMenteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan pemerintah belum berencana menaikkan tarif BPJS Kesehatan pada 2026. Budi menyampaikan kepastian tersebut dalam konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027, Jumat (14/8/2026).

Budi meminta masyarakat tidak khawatir terhadap kondisi keuangan BPJS Kesehatan. Ia menegaskan pemerintah pusat akan memberikan dukungan jika BPJS Kesehatan mengalami defisit.

“Belum ada rencana untuk menaikkan tarif BPJS, dan teman-teman enggak usah khawatir kalau BPJS-nya defisit, pasti pemerintah pusat akan support,” ujar Budi, dikutip dari Antara.

Pemerintah Siapkan Revitalisasi 441 RSUD

Selain mempertahankan tarif BPJS, pemerintah juga memperkuat layanan kesehatan di daerah melalui pembangunan dan revitalisasi rumah sakit umum daerah (RSUD).

Budi menjelaskan Kementerian Kesehatan telah berdiskusi dengan Bappenas dan Kementerian Keuangan untuk menyiapkan anggaran pembangunan 441 RSUD. Pemerintah mengatur pembiayaan tersebut agar program pembangunan tidak membebani arus kas pemerintah dan tidak meningkatkan defisit APBN.

“Kita akan bangun rumah sakit-rumah sakit tersebut, sehingga seluruh kabupaten/kota nanti standar layanan rumah sakitnya sama,” kata Budi.

Melalui program tersebut, pemerintah menargetkan seluruh kabupaten dan kota memiliki rumah sakit dengan standar pelayanan yang lebih merata. Dengan demikian, masyarakat di berbagai daerah dapat memperoleh layanan kesehatan dengan kualitas yang lebih setara.

Kemenkes Tekan Anggaran Alat Kesehatan

Di tengah efisiensi anggaran, Kementerian Kesehatan berhasil menghemat Rp10,25 triliun atau 52 persen dari anggaran alat kesehatan pada 2026.

Kementerian Kesehatan melakukan efisiensi tersebut dengan memusatkan pengadaan sejumlah peralatan medis. Pemerintah juga menggunakan strategi tersebut dalam pengadaan alat kesehatan yang berasal dari pinjaman Bank Dunia.

Salah satu alat yang masuk dalam program tersebut ialah cath lab atau laboratorium kateterisasi. Menurut Budi, sentralisasi pengadaan membantu pemerintah menekan biaya secara signifikan.

“Dari harga estimasi cath lab yang Rp19,39 triliun, karena kita sentralisasi pengadaannya, kita bisa menekan sampai Rp9 triliun,” tutur Budi.

Kebijakan tersebut memungkinkan pemerintah menghemat anggaran sekaligus tetap memperkuat fasilitas kesehatan. Pemerintah selanjutnya akan mengarahkan efisiensi belanja untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan di berbagai daerah.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung
Penderita GERD Tetap Bisa Diet, Begini Pola Makannya
Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya
Gejala ISPA Akibat Kabut Asap yang Wajib Diwaspadai
Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari
Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan
Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Penderita GERD Tetap Bisa Diet, Begini Pola Makannya

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Gejala ISPA Akibat Kabut Asap yang Wajib Diwaspadai

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik

Berita Terbaru

Karhutla, Alfin, Sungai Penuh, Azhar, Kesiapsiagaan

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Karhutla

Senin, 7 Sep 2026 - 18:00 WIB

Harga emas Antam dan emas Pegadaian turun pada perdagangan Senin, 7 September 2026.(Foto : M RISYAL HIDAYAT/kompas.com)

Ekonomi

Harga Emas Hari Ini Turun, Cek Antam Pegadaian

Senin, 7 Sep 2026 - 18:00 WIB

Peta sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang menunjukkan pergerakan abu hingga wilayah Banten, Lampung, Bengkulu, dan Samudra Hindia.(Foto : Website BMKG)

Nasional

Abu Anak Krakatau Menyebar, Penerbangan Perlu Waspada

Senin, 7 Sep 2026 - 17:00 WIB

Sekda Kota Sungai Penuh Alpian saat memimpin apel gabungan ASN di halaman Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Senin (7/9/2026).

SUNGAI PENUH

Alpian Ingatkan ASN Jaga Disiplin dan Integritas

Senin, 7 Sep 2026 - 11:00 WIB

Motorola Edge 70 Plus resmi meluncur dengan kamera utama 200 MP dan layar AMOLED 144 Hz.(Foto : Motorola)

Teknologi

Harga Motorola Edge 70 Plus dan Spesifikasi Lengkap

Minggu, 6 Sep 2026 - 22:00 WIB