Home / Internasional

Sabtu, 10 Januari 2026 - 01:00 WIB

Fenomena Gerhana Matahari Total dan Cincin 2026

Foto: AP/Natacha Pisarenko

Foto: AP/Natacha Pisarenko

iNBrita.com — Mulai 2026, langit dunia akan menampilkan gerhana matahari lebih sering. Setelah sepanjang 2025 tidak ada Fenomena  Gerhana Matahari Total, para pengamat langit kini memiliki kesempatan langka untuk menyaksikan fenomena ini. Banyak ahli menyebut periode ini sebagai “era keemasan” bagi pemburu gerhana. Selama dua tahun ke depan, dunia akan melihat tiga Gerhana Matahari Total dan tiga Gerhana Matahari Cincin atau Cincin Api.

Gerhana Matahari Total yang Akan Terjadi

Gerhana Total pertama terjadi pada 12 Agustus 2026. Jalurnya melintasi Siberia, Greenland Timur, Islandia Barat, dan Spanyol Utara. Puncaknya berlangsung lebih dari dua menit. Selain itu, matahari akan tampak rendah di langit sehingga pemandangan semakin menakjubkan.

Baca juga :   Seleksi Petugas Kesehatan Haji 2026 Resmi Dibuka Kemenhaj

Gerhana berikutnya jatuh pada 2 Agustus 2027. Orang-orang di Spanyol selatan, Afrika Utara, dan Timur Tengah dapat melihat gerhana total ini. Puncaknya berlangsung 6 menit 22 detik, yang termasuk durasi terlama. Kemudian, pada 22 Juli 2028, Gerhana Total melintasi Australia hingga Selandia Baru. Di Australia Barat, masyarakat bisa menyaksikan gerhana lebih dari lima menit.

Gerhana Matahari Cincin atau Cincin Api

Gerhana Cincin pertama terjadi pada 17 Februari 2026. Jalurnya melintasi wilayah terpencil Antartika. Para pelayar dapat menyaksikan gerhana sebagian.

Gerhana berikutnya terjadi pada 6 Februari 2027. Orang-orang di Chili, Argentina, Uruguay, Brasil, Pantai Gading, Ghana, Togo, Benin, dan Nigeria bisa melihat gerhana saat matahari terbenam. Selanjutnya, pada 26 Januari 2028, jalur gerhana melintasi Kepulauan Galapagos, Ekuador, Peru, Brasil, Suriname, Guyana Perancis, Maroko, Portugal, dan Spanyol. Matahari terbenam menambah keindahan pemandangan gerhana ini.

Baca juga :   Valencia Berduka Pelatih Valencia Meninggal di Labuan Bajo

Kesempatan Langka untuk Pengamat

Setiap gerhana menawarkan pengalaman berbeda. Misalnya, pengamat bisa menikmati matahari rendah, durasi total panjang, dan langit yang jarang terlihat. Dengan perencanaan yang tepat, masyarakat dapat menyaksikan gerhana total maupun cincin secara maksimal. Fenomena ini menjadi pengalaman yang patut dinantikan oleh siapa pun yang tertarik pada keajaiban alam semesta.

(vvr)

Berita ini 11 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Timnas Bulutangkis Putri Indonesia menghadapi Jepang pada BATC 2026

Internasional

Tim Putri Indonesia Kalah dari Jepang di BATC

Internasional

Pesawat Ringan Jatuh di Perumahan California, AS
Tentara Israel menjalani operasi militer di Jalur Gaza.

Internasional

Trauma Perang Gaza Dorong Bunuh Diri Tentara Israel
Mansoureh Khojasteh Bagherzadeh, istri Ali Khamenei, dilaporkan meninggal dunia usai serangan AS-Israel di Iran.

Internasional

Istri Ali Khamenei Meninggal Usai Serangan AS-Israel
Jonatan Christie saat bertanding di Malaysia Open 2026

Internasional

Jonatan Christie Melaju ke Perempatfinal Malaysia Open 2026
Logo Meta Platforms terkait kasus denda eksploitasi anak di New Mexico

Internasional

Meta Didenda Rp6,3 Triliun Kasus Eksploitasi Anak
Ilustrasi salju di Afghanistan, cuaca ekstrem mengganggu transportasi dan aktivitas warga.

Internasional

Afghanistan Terdampak Salju Tebal, 61 Orang Meningga
Pasukan Garda Revolusi Iran bersiaga di tengah protes.

Internasional

IRGC Tegaskan Keamanan Garis Merah di Iran Nasional