Ericsson Rencanakan Pemangkasan 1.600 Karyawan Tahun Ini

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: REUTERS/Bob Strong

Foto: REUTERS/Bob Strong

Jakarta, iNBrita.com  – Ericsson, perusahaan telekomunikasi asal Swedia, mengumumkan rencana untuk memangkas sekitar 1.600 posisi di negaranya. Perusahaan menilai langkah ini penting untuk meningkatkan efisiensi operasional di tengah tekanan bisnis global yang terus meningkat. Meski memangkas tenaga kerja, Ericsson menegaskan bahwa mereka tetap melanjutkan investasi strategis di bidang teknologi.

Alasan Pemangkasan Staf

Manajemen Ericsson menyatakan bahwa pengurangan karyawan termasuk dalam inisiatif global untuk mengendalikan biaya. Dengan langkah ini, perusahaan ingin menurunkan biaya operasional sambil tetap menjaga posisi kompetitifnya di pasar global. Saat ini, mereka sudah memulai negosiasi dengan serikat pekerja untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk kompensasi dan penyesuaian yang adil bagi karyawan yang terdampak.

Baca Juga :  Sambut Tahun Kuda Api 2026 dengan Semangat Baru

Dampak Global dan Strategi Lain

Secara global, Ericsson mempekerjakan lebih dari 90.000 orang, dengan sekitar 13.000 bekerja di Swedia. Selain memangkas staf, perusahaan juga menyesuaikan proses internal dan mengoptimalkan sumber daya agar efisiensi meningkat. Dengan langkah-langkah ini, perusahaan berharap bisa mempertahankan kinerja keuangan yang stabil sekaligus mendorong inovasi teknologi.

Kinerja dan Respons Pasar

Ericsson termasuk salah satu dari tiga penyedia jaringan seluler terbesar di dunia, bersama Huawei dan Nokia. Pada Oktober lalu, perusahaan melaporkan lonjakan laba bersih kuartal III, meskipun penjualan turun. Investor melihat pengumuman pemangkasan staf sebagai tanda perusahaan serius mengontrol biaya. Hal ini membuat saham Ericsson naik sekitar 1,5 persen pada perdagangan awal di bursa Stockholm.

Baca Juga :  West Ham Tahan MU, Sesko Cetak Gol Penentu

Rencana Ke Depan

Perusahaan dijadwalkan merilis laporan kinerja kuartal IV pada 23 Januari 2026. Ericsson menekankan bahwa efisiensi bukan hanya soal pengurangan staf, tetapi juga strategi jangka panjang untuk mempertahankan posisi terdepan di industri telekomunikasi. Dengan pendekatan ini, perusahaan berharap bisa menghadapi tekanan global tanpa mengorbankan inovasi dan pertumbuhan teknologi.

(vvr)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bolivia Hadapi Gejolak Kabinet, Dua Menteri Mundur
Rusia Hantam Ukraina dengan Serangan Drone Besar
Beruang Mengamuk di Fukushima Empat Warga Terluka Parah
Indonesia Runner-up IFA7 World Championship 2026
United Airlines Kembali ke Newark Karena Ancaman Keamanan
Kerinci Sukses Gelar Event Motocross Asia 2026
NASA Konfirmasi Meteor Meledak di Langit Amerika Serikat
Harga Minyak Dunia Turun Usai AS-Iran Sepakati Gencatan Senjata
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:00 WIB

Bolivia Hadapi Gejolak Kabinet, Dua Menteri Mundur

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:00 WIB

Rusia Hantam Ukraina dengan Serangan Drone Besar

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:00 WIB

Beruang Mengamuk di Fukushima Empat Warga Terluka Parah

Selasa, 2 Juni 2026 - 01:00 WIB

Indonesia Runner-up IFA7 World Championship 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 14:00 WIB

United Airlines Kembali ke Newark Karena Ancaman Keamanan

Berita Terbaru

Foto: Gardu Induk 150 kV Margakarya di KIIC, Karawang, yang mendukung pasokan listrik untuk pusat data Microsoft. (Dok. PLN)

Ekonomi

Dolar AS Naik, Nasib Tarif Listrik Jadi Sorotan

Jumat, 5 Jun 2026 - 10:00 WIB

Aplikasi penghasil uang.

Teknologi

Aplikasi Penghasil Uang dari Game yang Sedang Populer

Jumat, 5 Jun 2026 - 08:00 WIB

Honda Brio dan Toyota Agya menjadi pilihan hatchback populer untuk kebutuhan harian di Indonesia.(Gambar dibuat oleh Claude AI)

Teknologi

Honda Brio vs Toyota Agya Pilih Terbaik

Jumat, 5 Jun 2026 - 06:00 WIB

Ilustrasi pengisian BBM dengan campuran bioetanol 5 persen di SPBU sebagai bagian dari kebijakan ESDM (Foto: Pertamina)

Ekonomi

ESDM Wajibkan Bioetanol 5 Persen di SPBU

Jumat, 5 Jun 2026 - 05:00 WIB

Ilustrasi Imam Al Ghazali. Foto: Ilustrasi: Fauzan Kamil

Khasanah

Kisah Imam Al-Ghazali Tokoh Islam Berpengaruh Sepanjang Masa

Jumat, 5 Jun 2026 - 04:00 WIB