NATO Kirim Pasukan, Trump Tetap Ingin Kuasai Greenland

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 00:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, iNBrita.com — Presiden Amerika Serikat Donald Trump berencana menguasai Greenland. Ia menilai wilayah otonom milik Denmark itu sangat penting bagi keamanan nasional Amerika Serikat.

Menanggapi rencana tersebut, negara-negara anggota NATO langsung mengerahkan pasukan ke Greenland. Pada Rabu (14/1), Prancis, Swedia, Jerman, dan Norwegia mengumumkan pengiriman personel militer ke ibu kota Greenland, Nuuk, untuk menjalankan misi pengintaian.

Wakil Perdana Menteri Greenland, Mute Egede, menyatakan bahwa kehadiran pasukan NATO akan meningkat dalam beberapa hari ke depan. Ia memperkirakan akan ada lebih banyak penerbangan dan kapal militer yang masuk ke wilayah tersebut.

“Pasukan NATO akan lebih banyak hadir mulai hari ini dan beberapa hari mendatang. Mereka akan melakukan latihan,” kata Egede dalam konferensi pers.

Belanda Ikut Kirim Pasukan

Belanda turut mengirim pasukan militernya ke Greenland bersama negara-negara NATO lainnya. Pemerintah Belanda menyampaikan keputusan itu setelah Prancis, Swedia, Jerman, dan Norwegia lebih dulu mengumumkan misi pengintaian ke Nuuk.

Menteri Pertahanan Belanda, Rubens Brekelmans, menegaskan bahwa kawasan Arktik memiliki nilai strategis penting bagi NATO.

“Keamanan wilayah Arktik, termasuk Greenland, sangat penting bagi seluruh anggota NATO,” ujar Brekelmans dalam pernyataan resminya, Kamis (15/1/2026).

Ia menjelaskan bahwa Belanda berpartisipasi dalam pengintaian bersama sebagai bagian dari latihan militer di kawasan Arktik. Pemerintah Belanda mengirim satu perwira Angkatan Laut ke Greenland untuk mendukung misi tersebut.

Brekelmans menambahkan bahwa pengiriman pasukan Eropa dilakukan setelah pejabat Amerika Serikat, Denmark, dan Greenland gagal menyelesaikan perbedaan pandangan mendasar dalam pertemuan di Washington.

AS Tetap pada Rencana Akuisisi

Pemerintah Amerika Serikat menegaskan bahwa pengerahan pasukan NATO tidak mengubah rencana Presiden Trump untuk menguasai Greenland.

Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyatakan bahwa kehadiran militer Eropa tidak memengaruhi keputusan Presiden AS.

“Saya tidak melihat pasukan di Eropa memengaruhi proses pengambilan keputusan presiden atau tujuannya untuk mengakuisisi Greenland,” kata Leavitt, Jumat (16/1/2026).

Leavitt menyampaikan pernyataan tersebut setelah pertemuan antara Wakil Presiden JD Vance, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Menlu Denmark Lars Løkke Rasmussen, dan Menlu Greenland Vivian Motzfeldt di Gedung Kantor Eksekutif Eisenhower pada Rabu (14/1).

Ia menyebut pertemuan itu berjalan produktif. Kedua pihak sepakat membentuk kelompok kerja untuk membahas secara teknis rencana akuisisi Greenland. Kelompok tersebut akan menggelar pertemuan setiap dua hingga tiga minggu.

Gedung Putih juga menegaskan bahwa Trump menjadikan akuisisi Greenland sebagai prioritas keamanan nasional.

“Presiden ingin Amerika Serikat mengakuisisi Greenland karena ia percaya langkah itu paling baik bagi keamanan nasional,” kata Leavitt.

Denmark Tegas Menolak

Pemerintah Denmark secara terbuka menolak rencana Amerika Serikat. Menteri Luar Negeri Denmark, Lars Løkke Rasmussen, menegaskan bahwa AS tidak memiliki hak untuk menguasai Greenland.

“Ini tidak mungkin terjadi. Denmark dan Greenland sama-sama menolaknya. Rencana ini melanggar hukum internasional dan kedaulatan negara,” ujar Rasmussen, Jumat (16/1/2026).

Pernyataan tersebut menjadi respons langsung atas sikap Gedung Putih yang tetap mempertahankan rencana akuisisi Greenland meski NATO telah mengerahkan pasukan ke wilayah itu.

(Ven*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Megawati Hangestri Jadi Kunci Kebangkitan Hyundai Hillstate
Megawati Cetak 14 Poin, Hyundai Hillstate Tumbang Telak
Ronaldo Cium Lambang Arab Saudi, Gesturnya Jadi Sorotan Dunia
Robert Hall dan Michael Woodford Raih Nobel Ekonomi 2026
Serangan Houthi di Bandara Riyadh Tewaskan 13 Orang
Jihan Dimack Cetak Sejarah, Miss Grand International 2026
Indonesia-Mesir Perkuat Investasi, Peluang Bisnis Global Strategis
El Nino Super 2026 Ancam Suhu Bumi Meningkat
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Megawati Hangestri Jadi Kunci Kebangkitan Hyundai Hillstate

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Megawati Cetak 14 Poin, Hyundai Hillstate Tumbang Telak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Ronaldo Cium Lambang Arab Saudi, Gesturnya Jadi Sorotan Dunia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Robert Hall dan Michael Woodford Raih Nobel Ekonomi 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Serangan Houthi di Bandara Riyadh Tewaskan 13 Orang

Berita Terbaru

Singapura menyoroti tujuh perusahaan Indonesia terkait karhutla dan kabut asap lintas batas, sementara DPR mendesak pemerintah membuka data 52 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan.(Foto : tribunnews.com/HO)

Nasional

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 03:00 WIB

Daftar kode redeem FF terbaru 18 Oktober 2026 untuk mencoba klaim hadiah gratis Free Fire. ( Foto AI INBRITA)

Uncategorized

Kode Redeem FF Terbaru 18 Oktober 2026 Hadiah Gratis

Minggu, 18 Okt 2026 - 02:00 WIB

Ilustrasi permainan mobile dan saldo DANA yang menggambarkan peluang mendapatkan hadiah digital melalui aplikasi game. ( Foto AI INBRITA)

Teknologi

7 Game Penghasil Saldo DANA yang Menarik untuk Dicoba

Minggu, 18 Okt 2026 - 01:00 WIB

Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, alami erupsi (Foto: Magma Indonesia)

Nasional

Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Zona Bahaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 00:00 WIB

Atta Halilintar  IG @attahalilintar

Entertainment

Ashanty Bongkar Respons Atta Halilintar soal Isu Perselingkuhan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 23:00 WIB