Jakarta, iNBrita.com – Dunia fisika kembali menyoroti satu nama yang banyak orang sebut sebagai calon ilmuwan besar masa depan. Fisikawan teoretis itu adalah cewek jenius Sabrina Gonzalez Pasterski, sosok jenius yang berhasil menarik perhatian komunitas ilmiah internasional.
Cewek jenius Sabrina menunjukkan bakat luar biasa sejak usia sangat muda. Pada umur 12 tahun, ia berhasil merakit pesawat terbang mini secara mandiri. Ketertarikannya pada sains kemudian membawanya menempuh pendidikan di Massachusetts Institute of Technology (MIT). Di sana, ia menyelesaikan studi fisika dan lulus sebagai mahasiswa terbaik. Setelah itu, Sabrina melanjutkan pendidikannya ke Harvard University.
Selama kuliah di Harvard, Sabrina aktif melakukan riset tentang struktur ruang-waktu. Bersama rekan-rekannya, ia merumuskan teori yang dikenal sebagai Spin Memory Effect. Mereka mempublikasikan temuan tersebut dalam jurnal ilmiah bereputasi. Bahkan, fisikawan legendaris Stephen Hawking mengutip paper hasil penelitian mereka.
Prestasi tersebut mendorong berbagai institusi ternama untuk merekrut Sabrina. Brown University, misalnya, menawarkan dana lebih dari satu juta dolar AS agar ia bersedia bergabung. Namun, Sabrina menolak tawaran tersebut.
Sebaliknya, ia memilih bergabung dengan Perimeter Institute for Theoretical Physics, sebuah pusat riset kelas dunia yang berfokus pada fisika fundamental. Sejak 2021 hingga sekarang, Sabrina aktif meneliti dan memimpin Celestial Holography Initiative, sebuah program yang mengkaji hubungan antara mekanika kuantum dan struktur ruang-waktu.
Selain aktif di dunia akademik, Sabrina juga berusaha mendekatkan sains kepada masyarakat luas. Melalui kanal YouTube bertema fisika populer, ia menjelaskan konsep, ide, dan hasil penelitiannya dengan bahasa yang lebih mudah dipahami.
Dengan rekam jejak dan visi ilmiahnya, banyak pihak kini menantikan terobosan baru yang akan Sabrina hadirkan di bidang fisika.
(vvr)














