Kerinci, iNBrita.com — Pengelola Wisata Alam Danau Kaco menutup sementara kawasan wisata untuk menjaga kelestarian lingkungan, meningkatkan kenyamanan, dan melindungi keselamatan pengunjung. Karang Taruna Desa Manjunto Lempur mengambil keputusan ini melalui rapat resmi. Pemerintah Desa dan pengelolaan wisata berkelanjutan.
Selama penutupan, pengelola melakukan berbagai kegiatan penting. Mereka membersBadan Permusyawaratan Desa (BPD) mendukung penuh langkah ini sebagai wujud komitmen bersama dalam ihkan dan memelihara jalur menuju Danau Kaco. Mereka juga memperbaiki akses dan kondisi jalan agar lebih aman dan nyaman. Selain itu, mereka memulihkan ekosistem dan melestarikan alam di kawasan wisata. Semua langkah ini membantu menjaga keindahan alam, melindungi flora dan fauna, serta memastikan Danau Kaco tetap lestari untuk generasi mendatang.
Pengelola melarang pengunjung melakukan aktivitas wisata di kawasan Danau Kaco selama periode penutupan. Mereka menegaskan, wisatawan yang tetap memasuki kawasan tanpa izin akan menerima sanksi sesuai peraturan yang berlaku. Kebijakan ini menjamin kelancaran perbaikan, keamanan pengunjung, dan keberhasilan pemulihan ekosistem.
Pemerintah Desa, Karang Taruna, dan BPD meminta masyarakat dan calon pengunjung memahami dan mendukung kebijakan ini. Mereka menekankan bahwa penutupan sementara bukan sekadar pembatasan. Penutupan ini memberi manfaat jangka panjang bagi kelestarian alam dan meningkatkan kualitas destinasi wisata Danau Kaco. Dengan dukungan masyarakat, Danau Kaco akan menjadi tempat wisata yang lebih aman, nyaman, dan menarik bagi semua pengunjung.
Ketua BPD Manjunto Lempur, PLT Kepala Desa Manjunto Lempur, dan Ketua Karang Taruna Desa Manjunto Lempur menandatangani pengumuman ini. Mereka mengajak masyarakat berpartisipasi aktif untuk mendukung semua kegiatan konservasi yang sedang berlangsung.
(tim)









