Home / Travel

Minggu, 14 Desember 2025 - 12:30 WIB

Asia-Pasifik Jadi Tujuan Utama Wisata Petualangan 2026

Wisata petualangan kayak di kawasan hutan mangrove menawarkan pengalaman alam yang tenang dan berkelanjutan.

Wisata petualangan kayak di kawasan hutan mangrove menawarkan pengalaman alam yang tenang dan berkelanjutan.

Jakarta, iNBrita.comKawasan Asia-Pasifik diproyeksikan menjadi tujuan utama wisata petualangan pada 2026. Laporan Adventure Tourism Development Index (ATDI) 2024 mencatat sejumlah negara Asia—seperti Thailand, Malaysia, Mongolia, Vietnam, Indonesia, Jepang, hingga Bhutan—sebagai destinasi unggulan.

Mengutip Travel and Tour World, negara-negara Asia menunjukkan keunggulan pada bentang alam yang beragam, kekayaan budaya, aksesibilitas yang semakin baik, serta peluang besar dalam pengembangan aktivitas wisata petualangan.

Destinasi Wisata Alam Terbaik di Asia

Berikut beberapa destinasi unggulan berdasarkan karakter alamnya:

1. Hutan Tropis dan Alam Liar

Malaysia, Mongolia, Bhutan

Malaysia menawarkan hutan hujan lebat dengan jalur trekking tertata. Wisatawan dapat menikmati aktivitas seperti canopy walk, arung jeram, dan eksplorasi gua.

Mongolia menonjolkan padang rumput luas dan budaya nomaden. Negara ini cocok bagi wisatawan yang ingin menjelajah alam terbuka melalui ekspedisi berkuda dan berkemah.

Baca juga :   11 Tempat Terpanas di Bumi yang Ekstrem

Bhutan mengandalkan keindahan Pegunungan Himalaya, desa tradisional, serta kebijakan pariwisata berkelanjutan. Destinasi ini menarik wisatawan yang mencari ketenangan sekaligus petualangan ramah lingkungan.

2. Pegunungan dan Salju

Jepang, Selandia Baru, Australia

Jepang dikenal melalui jalur pendakian bersejarah seperti Nakasendo, kawasan Alpen Jepang, serta resor ski yang ramai setiap musim dingin.

Selandia Baru mempertahankan reputasinya sebagai destinasi unggulan untuk hiking, canyoning, dan aktivitas luar ruang berkat lanskap danau, pegunungan, dan gunung bersalju.

Australia menawarkan perpaduan petualangan gurun dan pegunungan. Wisatawan dapat mendaki Snowy Mountains atau menjelajahi wilayah beriklim ekstrem seperti Tasmania.

3. Pantai dan Pulau Tropis

Thailand, Fiji, Indonesia, Palau

Baca juga :   Keanekaragaman Rafflesia Indonesia: Enam Belas Spesies Unik

Thailand unggul dengan tebing batu kapur, pulau tropis, dan hutan lebat. Negara ini mendukung aktivitas seperti panjat tebing, menyelam, dan jungle trekking.

Fiji dan Palau menarik penyelam dunia dengan terumbu karang yang sehat serta pengalaman ekspedisi laut yang langka.

Indonesia menawarkan pilihan petualangan yang sangat beragam, mulai dari pendakian gunung api, penyelaman di perairan timur, hingga eksplorasi hutan tropis Sumatera dan Kalimantan.

Peluang dan Tantangan

Travel and Tour World mencatat bahwa negara berkembang perlu meningkatkan infrastruktur dan standar keselamatan wisata petualangan. Sementara itu, destinasi mapan seperti Jepang dan Selandia Baru tetap unggul berkat fasilitas yang matang dan promosi pariwisata yang konsisten.

(VVR*)

Berita ini 12 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Pemandangan Rawa Bento di Kayu Aro, Kerinci, Jambi, dengan aliran sungai berkelok di tengah hamparan hijau dan latar Gunung Kerinci yang menjulang megah.

Travel

Menjelajahi Rawa Bento, The Amazon of Kerinci
Gunung Fuji dengan langit biru dan awan tipis, ikon wisata Jepang.

Travel

Jepang Rancang Strategi Mengatasi Overtourism Tahun 2030
Petugas PO Ayu Transport melayani pelanggan di loket, disertai foto minibus Ayu Transport warna hijau perak.

Travel

PO Ayu Alihkan Rute Padang Lewat Jalur Pesisir
Salju tebal menutupi Tembok Besar China, wisatawan berseluncur dari turunan.

Travel

Tembok Besar China Jadi Arena Seluncur Saat Musim Dingin
Laba-laba pemakan burung Selenocosmia arndsti di hutan Papua

Travel

Laba-laba Pemakan Burung Unik Endemik Papua
Turis terjebak di Dubai akibat gangguan penerbangan Timur Tengah

Travel

Turis Terjebak di Dubai Habiskan Rp8 Juta Sehari
Wisatawan menikmati air jernih Ayi Tafsut di Kayu Aro Kerinci

Travel

Ayi Tafsut Kayu Aro Jadi Destinasi Favorit Lebaran
Manuskrip Al-Qur'an kuno berusia 170 tahun karya Kiai Sholeh Ilyas di Ponpes As Sholichiyah Mojokerto

Travel

Manuskrip Al-Qur’an 170 Tahun Karya Kiai Sholeh Mojokerto