JAKARTA, iNBrita.com — Banyak orang mengandalkan waktu tepat kopi sebagai minuman andalan untuk menambah energi sebelum beraktivitas. Kopi mengandung kafein yang membantu meningkatkan fokus dan kewaspadaan. Selain itu, para ahli mengingatkan bahwa seseorang perlu memperhatikan waktu konsumsi kopi agar memperoleh manfaat yang optimal.
Kafein menghambat reseptor adenosin di otak sehingga membuat tubuh merasa lebih segar dan tidak mudah mengantuk. Di sisi lain, kafein juga memengaruhi sistem dopamin yang mengatur suasana hati. Meskipun demikian, tubuh setiap orang merespons kafein secara berbeda, sehingga efek kopi bergantung pada jumlah konsumsi dan kondisi individu. Oleh karena itu, banyak orang membatasi konsumsi sekitar 2–3 cangkir kopi per hari.
Kandungan Bioaktif dalam Kopi
Dosen dan peneliti Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada, Widiastuti Setyaningsih, menjelaskan bahwa kopi mengandung berbagai senyawa bioaktif yang dapat memberikan manfaat kesehatan jika seseorang mengonsumsinya dengan tepat.
Selain kafein, kopi mengandung asam klorogenat yang berfungsi sebagai antioksidan dan membantu mengontrol kadar gula darah. Lebih lanjut, kopi juga mengandung trigonelin yang membentuk aroma khas kopi setelah proses pemanggangan.
Perubahan Kimia Saat Proses Roasting
Widiastuti menjelaskan bahwa proses roasting mengubah komposisi kimia kopi secara signifikan. Pada tahap ini, reaksi Maillard dan karamelisasi membentuk aroma, rasa, dan karakter khas kopi. Dengan demikian, proses tersebut tidak hanya mengubah cita rasa, tetapi juga mengubah sifat kimia kopi.
Selain itu, beberapa senyawa turunan seperti polyols memiliki kalori lebih rendah dibandingkan gula sederhana, tetapi tetap memberikan energi bagi tubuh.
Waktu Tepat Mengonsumsi Kopi
Walaupun begitu, seseorang tetap perlu memperhatikan jumlah dan cara konsumsi kopi. Oleh sebab itu, Widiastuti menyarankan agar seseorang mengonsumsi kopi pada pagi hingga siang hari agar tubuh tetap fokus dan produktif.
Sebaliknya, seseorang sebaiknya tidak mengonsumsi kopi pada sore atau malam hari karena kafein mengganggu produksi melatonin, hormon yang mengatur siklus tidur. Akibatnya, kualitas tidur menurun.
Kopi, Teh, dan Pola Konsumsi Sehat
Di samping itu, kafein tidak hanya terdapat pada kopi, tetapi juga pada teh. Namun demikian, kadar kafein pada kedua minuman tersebut bergantung pada jenis bahan, metode penyeduhan, dan takaran yang digunakan.
Dengan demikian, seseorang tidak dapat mengategorikan makanan atau minuman sebagai sepenuhnya sehat atau tidak sehat. Sebaliknya, seseorang perlu mengatur cara pengolahan, jumlah konsumsi, dan waktu konsumsi agar memperoleh manfaat yang optimal
(eny)









