Jakarta, iNBrita.com — Menurut dr. Aron Husink dari Mayapada Hospital Tangerang, kemudahan teknologi dan pola makan tinggi lemak serta gula membuat orang semakin jarang bergerak. Akibatnya, obesitas, hipertensi, dan diabetes mudah muncul. Kondisi ini menimbulkan peradangan dan merusak pembuluh darah.
Kurangnya aktivitas fisik dan pola makan tidak sehat meningkatkan kolesterol jahat. Kolesterol ini menumpuk di dinding pembuluh darah, membentuk plak. Plak menyempitkan pembuluh darah dan menyebabkan Penyakit Jantung Koroner (PJK).
Risiko Serangan Jantung
Dr. Vireza Pratama dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan menjelaskan, PJK meningkatkan risiko serangan jantung. Plak yang tidak stabil dapat membentuk bekuan darah dan menutup pembuluh darah secara tiba-tiba. Hal ini menghentikan aliran darah ke otot jantung, sehingga otot jantung rusak.
Gejala serangan jantung biasanya meliputi:
Nyeri dada seperti ditekan, menjalar ke lengan, bahu, leher, rahang, atau punggung
Sesak napas, keringat dingin, mual, muntah, dan pusing
Jika mengalami gejala ini, duduk tegak, longgarkan pakaian, dan hubungi ambulans atau pergi ke rumah sakit terdekat.
Penanganan Cepat di Mayapada Hospital
Mayapada Hospital menyediakan layanan Cardiac Emergency 24 jam dengan fasilitas Cath Lab. Dokter dapat melakukan Primary Percutaneous Coronary Intervention (PCI) dalam 90 menit pertama. Tindakan ini membuka sumbatan pembuluh darah, mencegah kerusakan otot jantung, dan meningkatkan peluang pemulihan.
Dr. Samuel Sudanawidjaja menekankan prinsip “time is muscle”. Dokter menangani secepat mungkin agar kerusakan jaringan jantung minimal. Mereka memasukkan kateter melalui lengan, mengembangkan pembuluh darah yang menyempit dengan balon, dan memasang stent untuk menjaga pembuluh tetap terbuka
Layanan Jantung Lengkap
Cardiac Emergency merupakan bagian dari Cardiovascular Center Mayapada Hospital, yang menangani berbagai masalah jantung kompleks, mulai dari penggantian katup jantung hingga bedah jantung untuk penyakit bawaan anak.
Pasien dapat melakukan konsultasi, skrining jantung, dan memantau kebugaran melalui aplikasi MyCare. Aplikasi ini terhubung dengan Google Fit atau Health Access untuk menghitung detak jantung, kalori, langkah kaki, dan BMI. MyCare juga memberikan tips kesehatan, promo, dan reward point untuk potongan harga layanan.
(vvr)














