Niagara Falls Membeku: Keajaiban Alam di Musim Dingin
Ontario , iNBrita.com — Air Terjun Niagara di perbatasan Kanada dan Amerika Serikat menampilkan pemandangan luar biasa minggu ini. Hamparan putih menutupi air terjun, menciptakan fenomena memukau saat sebagian air membeku karena cuaca ekstrem.
Formasi Es yang Spektakuler
Di sisi Kanada, Taman Niagara melaporkan bahwa es telah menumpuk di sekitar air terjun. Kabut yang terbentuk dari air yang jatuh menambah keindahan es yang membeku. Beberapa gundukan es bahkan mencapai ketebalan lebih dari 40 kaki, sementara air terus mengalir di bawah lapisan es tersebut.
Menurut Global News, proses ini terjadi karena kombinasi air permukaan yang membeku dan kabut beku yang menempel pada permukaan es. Di sisi Amerika Serikat, fenomena serupa terlihat, meski air terjun belum sepenuhnya membeku.
Fenomena Langka
Air Terjun Niagara jarang membeku sepenuhnya. Tahun terakhir pembekuan total tercatat pada 1938 dan sebelumnya pada 1936. Pembekuan ekstrem pernah terjadi pada 1848, namun kini tidak mungkin terulang karena adanya penghalang es di sungai yang mencegah akumulasi es berlebihan dan banjir di hilir.
Angela Berti, juru bicara Taman Negara Bagian Niagara, menegaskan, “Es menumpuk dan membuat air terjun tampak membeku, tetapi air tetap mengalir di bawahnya.”
Fakta Menarik Air Terjun Niagara
Air Terjun Niagara terdiri dari tiga bagian utama. Horseshoe Falls di sisi Kanada memiliki ketinggian sekitar 57 meter, sementara American Falls lebih pendek, berkisar 21–30 meter karena adanya bebatuan di dasar. Sungai Niagara di bawah air terjun memiliki kedalaman rata-rata 56,6 meter dan debit air mencapai sekitar 85.000 kaki kubik per detik, menjadikannya salah satu air terjun dengan aliran air terbesar di dunia.
Meskipun tidak membeku sepenuhnya, pemandangan air terjun yang diselimuti es ini tetap menakjubkan dan menjadi salah satu keajaiban alam yang wajib disaksikan, terutama di musim dingin.
(vvr)









