Taliban Tegaskan Dialog Jadi Solusi Konflik Perbatasan Pakistan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid (dok. AFP/AAMIR QURESHI)

Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid (dok. AFP/AAMIR QURESHI)

Kabul , iNBrita.com – Taliban Dorong Dialog Selesaikan Konflik dengan Pakistan . Pemerintah Taliban di Afghanistan ingin menyelesaikan konflik dengan Pakistan melalui jalur diplomasi, menyusul bentrokan perbatasan yang kembali meletus. Zabihullah Mujahid, juru bicara Taliban, mengatakan dalam konferensi pers di Kandahar, Sabtu (28/2/2026), bahwa pihaknya tetap mendorong penyelesaian damai melalui dialog.

“Kami menekankan pentingnya penyelesaian damai dan masih ingin menyelesaikan masalah ini melalui perundingan,” ujar Mujahid, dikutip Anadolu Agency.

Mujahid menyebut pesawat militer Pakistan masih mengudara di wilayah Afghanistan, beberapa jam setelah Islamabad menyerang udara kota-kota seperti Kabul dan Kandahar. Dalam bentrokan itu, bentrokan menewaskan 13 tentara Afghanistan dan melukai 22 lainnya, sementara 13 warga sipil juga mengalami luka-luka.

Baca Juga :  Pakistan Dukung Program Makan Bergizi Gratis Indonesia

Ia menuding Pakistan tidak menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan perselisihan melalui dialog. Mujahid mengklaim Taliban menewaskan 55 tentara Pakistan, melukai banyak lainnya, serta menghancurkan 19 pos perbatasan. Taliban juga menyimpan 23 jenazah tentara Pakistan dan menahan beberapa lainnya, yang jumlah pastinya akan diumumkan kemudian. Taliban membantah tuduhan Pakistan yang menyebut milisinya menyerang wilayah Pakistan dari Afghanistan.

Baca Juga :  Indonesia Kalahkan Amerika, Jadi Negara Paling Flourishing

Bentrokan terbaru terjadi sejak Kamis malam (26/2/2026), ketika Kabul menyerang perbatasan sebagai balasan atas serangan udara Pakistan. Pada Jumat (27/2/2026) pagi, Pakistan membalas dengan membombardir wilayah Afghanistan, termasuk Kabul, Kandahar, dan Paktia.

Mosharraf Zaidi, juru bicara Perdana Menteri Pakistan untuk media asing, menyatakan 287 pejuang Afghanistan tewas dan 450 lainnya terluka. Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Asif, menegaskan bahwa Pakistan dan Afghanistan kini berada dalam “perang terbuka.”

“Kesabaran kami habis. Saat ini, kami menghadapi perang terbuka dengan Afghanistan,” tegas Asif.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

United Airlines Kembali ke Newark Karena Ancaman Keamanan
Kerinci Sukses Gelar Event Motocross Asia 2026
NASA Konfirmasi Meteor Meledak di Langit Amerika Serikat
Harga Minyak Dunia Turun Usai AS-Iran Sepakati Gencatan Senjata
Prabowo Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia Prancis
Kerbau Albino Viral di Bangladesh Batal Jadi Kurban
Tambang Emas Angola Runtuh, 28 Penambang Tewas
Maarten Paes Bawa Ajax Amsterdam Lolos Liga Eropa
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 14:00 WIB

United Airlines Kembali ke Newark Karena Ancaman Keamanan

Senin, 1 Juni 2026 - 05:00 WIB

Kerinci Sukses Gelar Event Motocross Asia 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 01:00 WIB

NASA Konfirmasi Meteor Meledak di Langit Amerika Serikat

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:00 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Usai AS-Iran Sepakati Gencatan Senjata

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:00 WIB

Prabowo Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia Prancis

Berita Terbaru

Ilustrasi Lupus Nefritis(Shutterstock/Mamat Suryadi)

Kesehatan

Waspada Lupus Penyakit Seribu Wajah yang Mematikan

Senin, 1 Jun 2026 - 21:00 WIB

Penampakan Honda Super One EV saat menjalani uji jalan di Indonesia sebelum peluncuran resmi.(Foto: Septian Farhan/detikcom)

Teknologi

Honda Super One EV Sudah Bisa Dipesan

Senin, 1 Jun 2026 - 20:00 WIB

Proses pengiriman barang dari pemasok ke perusahaan dalam sistem supply chain.( Foto : Pengadaian.co.id)

Pendidikan

Mengenal Pemasok Supplier Peran Penting dalam Bisnis

Senin, 1 Jun 2026 - 19:00 WIB

Rumor iPhone Ultra, iPhone lipat pertama.(iphonesoft)

Teknologi

iPhone Ultra Lipat Punya Fitur Super Mewah

Senin, 1 Jun 2026 - 18:00 WIB

Ilustrasi Emas. (Pexels.com/Michael Steinberg)

Ekonomi

Harga Emas Antam Tak Bergerak, Peluang Investasi Menguat

Senin, 1 Jun 2026 - 17:00 WIB