Polisi Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras Bekasi

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi air keras (Foto: Getty Images/iStockphoto/victorass88)

Ilustrasi air keras (Foto: Getty Images/iStockphoto/victorass88)

Bekasi, iNBrita.com  – Polisi menangkap pelaku penyiraman air keras yang menyerang seorang pria berinisial T di Desa Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Sumarni, mengatakan, polisi menangkap pelaku pada Kamis (2/4/2026) pagi. “Kami menangkap pelaku tadi pagi,” ujarnya. Penangkapan ini memungkinkan polisi melanjutkan penyelidikan dengan lebih fokus.

Kombes Sumarni menambahkan, kepolisian akan menggelar konferensi pers pada Jumat (3/4) untuk memaparkan detail kasus ini. “Besok kami akan menjelaskan kronologi lengkap dalam press conference,” kata dia. Polisi menyusun langkah ini agar masyarakat memperoleh informasi resmi dan akurat.

Polisi mencatat, orang tak dikenal menyerang korban pada Senin (30/3) sekitar pukul 04.51 WIB di Perumahan Bumisani Permai, Desa Setiamekar. Korban baru pulang dari masjid setelah menunaikan salat Subuh ketika pelaku menyerang, sehingga kejadian itu mengejutkan.

Rekaman CCTV yang beredar di media sosial menunjukkan korban berjalan mengenakan baju cokelat dan celana panjang. Tiba-tiba, dua orang yang berboncengan motor melintas dan menyiramkan air keras ke tubuh korban. Korban segera mengusap tubuhnya dan melepas bajunya karena terkena cairan tersebut.

Kasus ini menjadi viral di media sosial, dan polisi berjanji akan memaparkan kronologi lebih rinci saat konferensi pers besok.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei
Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing
Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara
UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah
Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan
Registrasi Bansos Baru 9,68%, Pemerintah Percepat Pendataan
BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Mundur, Simak Jadwalnya
Kamarudin Simanjuntak Wafat Setelah Berjuang Melawan Penyakit
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:00 WIB

SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:00 WIB

UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan

Berita Terbaru

Bola ubi isi cokelat dan getuk ubi keju, camilan praktis yang lezat. ( Foto AI INBRITA)

Kuliner

Resep Camilan Ubi Kukus Praktis Tanpa Oven

Jumat, 23 Okt 2026 - 05:00 WIB

Dr. Ir. H. A. R. Sutan Adil Hendra, M.M., Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi.

Nasional

SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei

Jumat, 23 Okt 2026 - 04:00 WIB

Ilustrasi peringatan vitamin anak palsu yang beredar online.(Foto AI INBRITA)

Kesehatan

Vitamin Anak Palsu Berbahaya, Kenali Risiko Penanganannya

Jumat, 23 Okt 2026 - 02:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto memimpin sidang kabinet paripurna. (istimewa)

Uncategorized

Prabowo Dorong Pemerataan Kekayaan Ekonomi Indonesia

Jumat, 23 Okt 2026 - 01:00 WIB

Ilustrasi Puppy Merge, game penghasil uang dengan klaim saldo DANA.

Teknologi

Puppy Merge Game Penghasil Uang, Benarkah Saldo DANA Cair?

Jumat, 23 Okt 2026 - 00:00 WIB