Perbandingan Minyak dan Mentega Mana Lebih Sehat

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 19 April 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Getty Images/iStockphoto

Foto: Getty Images/iStockphoto

Jakarta , iNBrita.com — Minyak dan mentega hampir selalu hadir di dapur. Namun, banyak orang masih bingung: mana yang sebenarnya lebih sehat?

Menurut ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor, Prof. Muhammad Rizal Martua Damanik, perbedaan utama keduanya terletak pada jenis lemaknya. Secara umum, mentega berasal dari lemak hewani dan mengandung lemak jenuh dalam jumlah tinggi.

Di satu sisi, mentega memberi rasa gurih pada makanan. Akan tetapi, jika seseorang mengonsumsinya terlalu sering, lemak jenuh akan menaikkan kadar kolesterol dalam darah. Akibatnya, kondisi tersebut meningkatkan risiko penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah. Karena itu, para ahli menyarankan masyarakat membatasi konsumsi mentega, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat masalah jantung.

Sebaliknya, minyak—terutama yang berasal dari tumbuhan seperti minyak zaitun atau alpukat—mengandung lemak tak jenuh yang lebih ramah bagi tubuh. Selain itu, lemak ini membantu tubuh menurunkan kolesterol jahat (LDL). Dengan demikian, minyak nabati dapat menjaga kesehatan jantung sekaligus mendukung fungsi otak.

Meski demikian, kita tidak bisa menganggap semua minyak lebih sehat. Faktanya, beberapa jenis minyak, terutama yang mengandung lemak trans atau omega-6 berlebih, dapat memicu peradangan dalam tubuh jika kita mengonsumsinya secara berlebihan. Dalam jangka panjang, kondisi ini meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis.

Oleh sebab itu, kita perlu mengonsumsi minyak maupun mentega secara bijak. Perlu diingat, keduanya tetap mengandung kalori tinggi. Jadi, kita tidak cukup hanya memilih salah satu, tetapi juga harus menjaga keseimbangan pola makan secara keseluruhan.

Menariknya, minyak kelapa juga memberikan manfaat tertentu jika kita mengonsumsinya dalam jumlah wajar. Namun demikian, kita tetap perlu mengontrol porsinya agar tidak berlebihan.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peluang Bisnis Kuliner Nasi Goreng Premium Rasa Internasional
Resep Camilan Ubi Kukus Praktis Tanpa Oven
Resep Nasi Goreng Kencur Kemangi Gurih Praktis Rumahan
Siti Nurbaya Food Sumbar Raih Penghargaan IHYA 2026
Tips Membuat Sambal Enak dengan Tiga Teknik Berbeda
Peluang Usaha Kopi dengan Inspirasi Tradisi Dunia
5 Dessert Indonesia Terbaik 2026, Ada Pisang Goreng
7 Cara Menyimpan Nasi agar Tidak Cepat Basi
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Peluang Bisnis Kuliner Nasi Goreng Premium Rasa Internasional

Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Resep Camilan Ubi Kukus Praktis Tanpa Oven

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:00 WIB

Resep Nasi Goreng Kencur Kemangi Gurih Praktis Rumahan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Siti Nurbaya Food Sumbar Raih Penghargaan IHYA 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Tips Membuat Sambal Enak dengan Tiga Teknik Berbeda

Berita Terbaru

Pergerakan rupiah menghadapi tekanan dolar AS dan ketidakpastian pasar keuangan.(Foto: Kapanlagi.com/Budy Santoso)

Ekonomi

Rupiah Melemah, Dolar AS Diprediksi Tembus Rp 18.320

Minggu, 1 Nov 2026 - 13:00 WIB

Wali Kota Alfin bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah melepas ratusan peserta Juara Run 2.0 dalam rangka HUT ke-18 Kota Sungai Penuh.(Foto : Diskominfosta Sungai Penuh

SUNGAI PENUH

Wali Kota Alfin Lepas 500 Peserta Juara Run 2026

Minggu, 1 Nov 2026 - 12:04 WIB

Harga emas batangan Antam turun menjadi Rp 2.526.000 per gram pada Sabtu, 31 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Anjlok, Buyback Turun Tajam Akhir Pekan

Minggu, 1 Nov 2026 - 11:00 WIB