Sungai Penuh, iNBrita.com – RSUD Mayjen H.A. Thalib terus membenahi sistem pelayanan kesehatan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Sejalan dengan itu, pihak rumah sakit menjalankan berbagai program perbaikan secara bertahap agar pelayanan menjadi lebih cepat, responsif, dan profesional.
Selain itu, Direktur RSUD, dr. Rofi Irman, menyatakan bahwa manajemen memperketat pengawasan di seluruh unit layanan melalui inspeksi mendadak (sidak) setiap hari. Bahkan, tim pengawas turun langsung ke berbagai area, mulai dari ruang rawat inap, Instalasi Gawat Darurat (IGD), poli pelayanan, hingga seluruh fasilitas penunjang.
“Dengan demikian, kami melakukan pengawasan langsung setiap hari untuk memastikan seluruh layanan berjalan sesuai standar. Di samping itu, kami juga langsung menerima dan menindaklanjuti keluhan pasien serta keluarga pasien,” ujarnya.
Penerapan Sistem Management on Duty (MoD) 24 Jam
Selanjutnya, manajemen rumah sakit menerapkan sistem Management on Duty (MoD) sebagai bentuk pengawasan 24 jam. Sementara itu, perawat senior menjalankan sistem ini secara bergantian dalam beberapa shift. Dengan kata lain, tim pengawas menjaga pelayanan rumah sakit tanpa henti.
Dalam pelaksanaannya, petugas MoD bekerja mulai pukul 14.00 hingga 07.00 pagi dengan pembagian dua shift, yaitu pukul 14.00–21.00 dan 21.00–07.00. Selain itu, pada hari libur, tanggal merah, dan cuti bersama, manajemen menambah jumlah shift menjadi tiga agar pelayanan tetap berjalan optimal.
Respons Cepat terhadap Keluhan dan Laporan Lapangan
Oleh karena itu, petugas di lapangan segera menangani setiap keluhan atau kendala tanpa menunggu lama. Tidak hanya itu, setiap petugas juga menyusun laporan tertulis sebagai bahan evaluasi manajemen rumah sakit.
Di samping itu, pihak rumah sakit membenahi sistem antrean pasien, meningkatkan kebersihan lingkungan, dan memperkuat kanal pengaduan masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat menyampaikan masukan yang langsung ditindaklanjuti oleh pihak rumah sakit.
Komitmen Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan
Manajemen RSUD menegaskan keterbukaan mereka terhadap kritik dan saran dari masyarakat. “Pada akhirnya, kami ingin masyarakat merasa nyaman dan percaya terhadap layanan rumah sakit. Kami akan menjadikan semua keluhan sebagai bahan perbaikan ke depan,” tegas dr. Rofi Irman.









