Dalam kesempatan itu, Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Viada Hafid. Selain itu, ia mengangkat tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” yang menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah perubahan zaman.
Hari Kebangkitan Nasional menjadi tonggak sejarah penting sejak berdirinya Boedi Oetomo pada 1908. Dengan demikian, momen ini menandai awal tumbuhnya kesadaran bangsa dalam memperjuangkan kemerdekaan dan menjaga martabat nasional.
Tantangan Baru: Kedaulatan Informasi dan Digitalisasi
Selanjutnya, Wali Kota Alfin menegaskan bahwa masyarakat harus menjaga dan mengembangkan semangat kebangkitan nasional sesuai perkembangan zaman. Di satu sisi, bangsa Indonesia menghadapi tantangan baru berupa kedaulatan informasi dan transformasi digital. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap memperkuat persatuan.
Selain itu, ia juga menekankan bahwa pemerintah dan masyarakat harus menjaga serta membina generasi muda sebagai “tunas bangsa”. Dengan demikian, generasi muda dapat tumbuh menjadi sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan memiliki nasionalisme yang kuat.
Program Strategis Nasional Dukung Kesejahteraan
Di sisi lain, ia menjelaskan berbagai program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto. Pemerintah menjalankan program makan bergizi gratis, pemerataan akses pendidikan, layanan kesehatan gratis, serta penguatan ekonomi desa melalui Koperasi Merah Putih. Selain itu, pemerintah juga terus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program tersebut.
Sementara itu, pemerintah pusat memperkuat perlindungan anak di ruang digital dengan menerapkan PP TUNAS tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik. Dengan kebijakan ini, pemerintah menciptakan ruang digital yang lebih aman dan sehat bagi anak-anak.
Pemkot Serahkan Penghargaan dan Bantuan Rp3 Miliar
Kemudian, setelah upacara selesai, Pemerintah Kota Sungai Penuh menyerahkan berbagai penghargaan dan piagam kepada penerima. Pemerintah memberikan apresiasi kepada inisiator Gerakan 3S, Komunitas Juara Maju Adil dan Sejahtera, serta menyerahkan pencatatan komunal dan hak cipta.
Tidak hanya itu, Pemerintah Kota Sungai Penuh juga menerima bantuan apresiasi sebesar Rp3 miliar atas keberhasilan dalam menurunkan angka kemiskinan dan stunting. Dengan pencapaian ini, pemerintah daerah semakin terdorong untuk meningkatkan kinerja di masa mendatang.
Momentum Perkuat Persatuan dan Inovasi Daerah
Akhirnya, peringatan Harkitnas ke-118 ini menjadi momentum penting bagi seluruh pihak untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan mendorong inovasi masyarakat. Pada akhirnya, pemerintah dan masyarakat bersama-sama membangun kemajuan Kota Sungai Penuh dan Indonesia.
(vvr)









