Agribisnis Rumahan Ubah Lahan Sempit Jadi Peluang Usaha

Pelaku usaha memanfaatkan pekarangan kecil untuk agribisnis hemat dan berkelanjutan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebun sayur di lahan sempit  sistem hidroponik sebagai contoh agribisnis rumahan yang produktif. (Foto AI)

Kebun sayur di lahan sempit sistem hidroponik sebagai contoh agribisnis rumahan yang produktif. (Foto AI)

Jakarta , iNBrita,com – Pelaku usaha kini semakin memanfaatkan peluang agribisnis rumahan seiring meningkatnya kebutuhan penghasilan tambahan yang bisa dijalankan tanpa keluar rumah. Mereka mengolah pekarangan sempit menjadi lahan produktif ,Untuk berkebun dan beternak dengan modal relatif kecil.

Manfaatkan Lahan Sempit Jadi Produktif

Sejumlah pelaku usaha muda di Yogyakarta menunjukkan bahwa keterbatasan lahan tidak menghalangi keberhasilan. Muji Purwanto, pendiri Kandang Gadri, mengembangkan peternakan ayam organik dengan memanfaatkan limbah dapur dan sisa makanan sebagai pakan alternatif. Ia mengolah nasi sisa, ampas kelapa, dan roti afkir untuk menekan biaya produksi sekaligus menjaga kualitas ternak.

Dimas Christy juga mengembangkan Rejo Farm dengan menerapkan sistem pertanian sirkular berbasis zero waste. Ia memanfaatkan maggot untuk mengurai limbah organik dan mengolahnya menjadi pakan berprotein tinggi. Ia menilai kemandirian pakan dan pupuk sebagai kunci penting untuk menjaga efisiensi usaha.

Strategi Agribisnis  Cerdas Memilih Komoditas

Sementara itu, Ahmad Asrori dan Noni Suci Aristyani mengelola ASR Farm dengan fokus pada budidaya kemangi. Mereka melihat peluang dari tingginya permintaan pelaku usaha kuliner, khususnya pedagang malam, yang membutuhkan pasokan stabil. Mereka memanfaatkan peluang tersebut untuk menjaga harga tetap kompetitif di pasaran.

Para pelaku usaha ini menekankan pentingnya pemilihan komoditas dalam menentukan keberhasilan agribisnis rumahan. Mereka menyarankan pemula untuk tidak mengikuti tren semata, tetapi memilih produk dengan permintaan harian stabil, minim pesaing, dan tahan terhadap perubahan cuaca.

Tekan Biaya Produksi, Jaga Kualitas

Para pelaku usaha terus menekan biaya produksi tanpa menurunkan kualitas. Mereka memanfaatkan limbah organik sebagai pakan dan pupuk untuk meningkatkan efisiensi sekaligus menjaga keberlanjutan usaha.

Dalam menjaga pelanggan, para pelaku usaha mengutamakan kualitas produk. ASR Farm menerapkan sistem panen berdasarkan pesanan agar sayuran tetap segar saat sampai ke konsumen. Mereka bahkan tetap melayani permintaan mendadak pada malam hari untuk menjaga kepercayaan pelanggan.

Di sisi lain, Muji Purwanto membangun pasar premium melalui kualitas telur organik dari Kandang Gadri. Ia menghasilkan telur yang lebih padat, tidak amis, dan sesuai untuk konsumen dengan kebutuhan khusus seperti pasien pemulihan, lansia, dan anak-anak dengan alergi. Ia menjaga kualitas tersebut secara konsisten untuk membangun loyalitas pelanggan.

Mulai dari Skala Kecil

Para pelaku usaha ini juga membuktikan bahwa mereka tidak membutuhkan lahan luas untuk memulai. Mereka memanfaatkan pekarangan rumah, ember, hingga rak tanam sebagai media awal. Mereka kemudian mengembangkan usaha tersebut secara bertahap hingga menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IHSG Anjlok 11,57%, Investor Bidik Saham Dividen Tinggi
Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24, Antam, UBS
IHSG Anjlok 11,57%, MSCI Evaluasi Status Pasar Indonesia
Harga Emas Antam Naik, Emas Dunia Tertekan
Saham BMRI Anjlok 8,54%, IHSG Ambruk 10,76%
BEI Tanggapi MSCI, Investor Cermati Perubahan Status Pasar
CNGR Incar GNI, Investasi Nikel Indonesia Jadi Sorotan
CNGR Incar Gunbuster, Investasi Nikel Indonesia Meningkat
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:00 WIB

IHSG Anjlok 11,57%, Investor Bidik Saham Dividen Tinggi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24, Antam, UBS

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:00 WIB

IHSG Anjlok 11,57%, MSCI Evaluasi Status Pasar Indonesia

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Harga Emas Antam Naik, Emas Dunia Tertekan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Saham BMRI Anjlok 8,54%, IHSG Ambruk 10,76%

Berita Terbaru

Singapura menyoroti tujuh perusahaan Indonesia terkait karhutla dan kabut asap lintas batas, sementara DPR mendesak pemerintah membuka data 52 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan.(Foto : tribunnews.com/HO)

Nasional

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 03:00 WIB

Daftar kode redeem FF terbaru 18 Oktober 2026 untuk mencoba klaim hadiah gratis Free Fire. ( Foto AI INBRITA)

Uncategorized

Kode Redeem FF Terbaru 18 Oktober 2026 Hadiah Gratis

Minggu, 18 Okt 2026 - 02:00 WIB

Ilustrasi permainan mobile dan saldo DANA yang menggambarkan peluang mendapatkan hadiah digital melalui aplikasi game. ( Foto AI INBRITA)

Teknologi

7 Game Penghasil Saldo DANA yang Menarik untuk Dicoba

Minggu, 18 Okt 2026 - 01:00 WIB

Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, alami erupsi (Foto: Magma Indonesia)

Nasional

Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Zona Bahaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 00:00 WIB

Atta Halilintar  IG @attahalilintar

Entertainment

Ashanty Bongkar Respons Atta Halilintar soal Isu Perselingkuhan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 23:00 WIB