Cara Merawat Bunga Iris Agar Tumbuh Subur dan Berbunga

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bunga iris ( Foto Pexels)

Bunga iris ( Foto Pexels)

Panduan Lengkap Menanam dan Merawat Bunga  Iris agar Tumbuh Subur dan Rajin Berbunga

iNBrita.com — Iris (Iris spp.) menjadi salah satu tanaman hias yang banyak diminati karena memiliki bunga berwarna cerah dan bentuk yang khas. Tanaman tahunan ini tumbuh dari rimpang maupun umbi dengan tinggi sekitar 15 hingga 85 sentimeter. Selain mempercantik taman, iris juga cocok menghiasi pot, menghasilkan bunga potong yang indah, serta menarik lebah dan kupu-kupu sebagai penyerbuk alami.

Pilih Lokasi Tanam yang Mendukung Pertumbuhan

Pekebun perlu memilih lokasi yang mendapat sinar matahari penuh agar iris tumbuh optimal. Namun, beberapa jenis, seperti Iris reticulata dan Iris histrioides, masih mampu tumbuh di tempat yang mendapat naungan sebagian. Karena itu, pekebun harus menyiapkan tanah yang subur, gembur, dan memiliki drainase yang baik. Langkah ini membantu mencegah akar maupun umbi membusuk akibat genangan air.

Jika tanah tergolong liat, pekebun dapat membuat bedengan yang lebih tinggi. Pekebun juga bisa mencampurkan kerikil ke dalam media tanam agar air lebih cepat mengalir.

Sesuaikan Waktu Tanam dengan Jenis Bunga  Iris

Pekebun sebaiknya menanam iris berjanggut pada Agustus hingga Oktober. Sementara itu, bunga  iris berumbi tumbuh baik jika pekebun menanamnya pada September hingga Oktober. Penanaman masih dapat berlangsung hingga November apabila kondisi cuaca mendukung. Di sisi lain, pekebun dapat menanam iris tanpa janggut sejak musim semi hingga musim gugur.

Saat menanam iris berjanggut, pekebun perlu memberi jarak sekitar 30 sentimeter antartanaman. Selanjutnya, pekebun membiarkan bagian atas rimpang sedikit terlihat di permukaan tanah agar terkena sinar matahari. Sebaliknya, pekebun harus menghindari penanaman yang terlalu rapat karena kondisi tersebut dapat mengurangi jumlah bunga.

Baca Juga :  Cara Tepat Memilih Jurusan Kuliah Untuk Siswa

Untuk jenis berumbi, seperti Iris reticulata dan Iris histrioides, pekebun cukup menanam umbi sedalam sekitar tujuh sentimeter. Berikan jarak sekitar 10 sentimeter agar tanaman memiliki ruang tumbuh yang cukup.

Lakukan Perawatan Secara Rutin

Perawatan iris tergolong sederhana. Pekebun hanya perlu menyiram tanaman setelah penanaman atau saat musim kemarau berlangsung cukup lama. Tanaman yang tumbuh di dalam pot biasanya memerlukan perhatian lebih karena media tanam lebih cepat mengering.

Selain itu, pekebun perlu menjaga drainase agar media tanam tidak terlalu lembap. Kondisi yang terlalu basah dapat memicu pembusukan rimpang maupun umbi. Pada awal musim semi, pekebun dapat menambahkan kompos atau pupuk kandang yang sudah matang. Pupuk tersebut membantu memenuhi kebutuhan unsur hara tanaman. Namun, jangan menutup rimpang yang terbuka dengan mulsa karena langkah tersebut dapat meningkatkan risiko pembusukan.

Pangkas Bunga dan Perbanyak Tanaman

Pekebun dapat memangkas tangkai bunga setelah masa berbunga berakhir. Namun, pekebun sebaiknya membiarkan daun tetap tumbuh hingga menguning secara alami. Daun yang masih hijau terus menghasilkan cadangan makanan melalui proses fotosintesis. Cadangan energi tersebut akan mendukung pembungaan pada musim berikutnya.

Pekebun juga perlu membagi rumpun iris berjanggut setiap tiga hingga lima tahun. Cara ini membantu menjaga produktivitas tanaman. Sebaiknya pekebun melakukan pembagian sekitar enam minggu setelah tanaman selesai berbunga. Setelah itu, pekebun membuang bagian tengah rumpun yang sudah tua dan menanam kembali rimpang muda pada media yang lebih subur.

Simpan Umbi dengan Cara yang Tepat

Pekebun dapat mengangkat umbi iris yang tumbuh di dalam pot setelah seluruh daun mengering. Selanjutnya, pekebun membersihkan sisa tanah, mengeringkan umbi, lalu menyimpannya di tempat yang sejuk dan kering. Sirkulasi udara yang baik juga membantu menjaga kualitas umbi hingga musim tanam berikutnya.

Baca Juga :  Tips Menanam Bunga Ageratum di Pekarangan Rumah Sehat

Sebaliknya, pekebun tidak perlu mengangkat iris yang tumbuh di taman. Tanaman tersebut dapat tetap berada di dalam tanah dan kembali berbunga pada musim berikutnya.

Waspadai Penyakit Sejak Dini

Iris memang tergolong mudah dirawat. Meski begitu, tanaman ini tetap berisiko terserang bercak daun dan busuk rimpang atau umbi. Jamur penyebab bercak daun akan memunculkan bercak cokelat yang semakin melebar. Sementara itu, busuk rimpang membuat jaringan tanaman menjadi lunak, berlendir, dan berbau tidak sedap. Penyakit ini juga menyebabkan daun menguning sebelum akhirnya tanaman layu.

Karena itu, pekebun harus segera membuang bagian tanaman yang terinfeksi. Pekebun juga perlu menjaga kebersihan area tanam agar penyakit tidak menyebar ke tanaman lain.

Kenali Penyebab Bunga  Iris Sulit Berbunga

Beberapa faktor dapat menghambat pembungaan iris. Rumpun yang terlalu padat menjadi salah satu penyebab utama. Selain itu, kurangnya sinar matahari, pembusukan rimpang, serta pemangkasan daun yang terlalu cepat juga dapat mengurangi jumlah bunga.

Varietas iris yang bertubuh tinggi juga lebih mudah roboh saat terkena angin kencang. Oleh sebab itu, pekebun sebaiknya memilih lokasi yang terlindung atau memasang penyangga agar batang tetap tegak.

Perawatan yang Tepat Menjamin Bunga Lebih Indah

Perawatan yang tepat akan membantu iris tumbuh sehat dan berbunga setiap tahun. Oleh karena itu, pekebun perlu memperhatikan media tanam, waktu tanam, penyiraman, hingga pemeliharaan rutin. Dengan langkah tersebut, iris mampu menghadirkan warna yang indah sekaligus mempercantik taman maupun halaman rumah sepanjang musim berbunga.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua OSIS dan MPK SMAN 1 Solsel Terbaik Nasional Ikuti ISLT
Aksi Mahasiswa UNP Hijaukan Wisata Koto Periang Kerinci
Cara Menanam Bunga Agapanthus agar Cepat Berbunga
Cara Menanam Alstroemeria Agar Rajin Berbunga Indah
Cara Menanam Bunga Fuchsia Agar Rajin Berbunga Maksimal
Cara Menanam Candytuft untuk Taman Cantik Berwarna Cerah
Cara Menanam Biji Geranium Agar Cepat Berbunga Lebat
Cara Menanam Bunga Sakura dari Biji agar Cepat Tumbuh
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Ketua OSIS dan MPK SMAN 1 Solsel Terbaik Nasional Ikuti ISLT

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Aksi Mahasiswa UNP Hijaukan Wisata Koto Periang Kerinci

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:00 WIB

Cara Menanam Bunga Agapanthus agar Cepat Berbunga

Rabu, 15 Juli 2026 - 00:00 WIB

Cara Menanam Alstroemeria Agar Rajin Berbunga Indah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 00:00 WIB

Cara Menanam Bunga Fuchsia Agar Rajin Berbunga Maksimal

Berita Terbaru

Gerai KDMP Desa Wonokerto yang kini berkembang menjadi ritel modern.(Foto : Kompas.com/MOH.ANAS)

Ekonomi

Modal Rp2 Juta, KDMP Raup Omzet Rp260 Juta

Jumat, 14 Agu 2026 - 20:00 WIB

BCA dan Pegadaian meluncurkan layanan Tabungan Emas melalui aplikasi dan situs web myBCA.(Foto : kompas.com/PEXELS/ZLATAKY.CZ)

Ekonomi

Tabungan Emas BCA Mulai Rp10.000, Cek Keuntungannya

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:00 WIB

Prabowo kecam korupsi program MBG. (TV Parlemen)

Nasional

Prabowo Kecam Korupsi MBG, Tegaskan Anak Wajib Bergizi

Jumat, 14 Agu 2026 - 14:00 WIB

DPRD Kota Sungai Penuh menggelar rapat paripurna membahas perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026.

SUNGAI PENUH

DPRD Sungai Penuh Bahas Perubahan KUA dan PPAS 2026

Jumat, 14 Agu 2026 - 11:00 WIB

Bulog sosialisasikan penyaluran beras bantuan pangan tahap II 2026. (Foto Alfatimenewa,com)

KERINCI

Bulog Pastikan Bantuan Beras Tahap II Tepat Sasaran

Jumat, 14 Agu 2026 - 10:00 WIB