Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ANTARA FOTO/Angga Palguna/Kawasan hutan lindung Sungai Wain di Balikpapan, Kalimantan Timur

Foto: ANTARA FOTO/Angga Palguna/Kawasan hutan lindung Sungai Wain di Balikpapan, Kalimantan Timur

Jakarta , iNBrita.com — Hutan memegang peranan penting dalam menjaga keseimbangan kehidupan di bumi. Hutan menyerap karbon, menjadi tempat hidup berbagai jenis flora dan fauna, menjaga ketersediaan air, mencegah erosi, serta menyediakan berbagai sumber daya bagi manusia.

Dunia memiliki sekitar 4,1 miliar hektare hutan atau sekitar 31 persen dari seluruh daratan bumi. Berbagai negara memiliki kawasan hutan dengan luas yang berbeda-beda.

Rusia menempati posisi pertama sebagai negara yang memiliki kawasan hutan terluas di dunia. Negara tersebut memiliki sekitar 833 juta hektare hutan atau sekitar 20 persen dari total hutan dunia. Luas tersebut hampir menyamai luas daratan Indonesia.

Brasil menempati posisi kedua dengan luas hutan sekitar 486 juta hektare. Kanada berada di urutan ketiga dengan 369 juta hektare. Amerika Serikat memiliki sekitar 309 juta hektare hutan, sedangkan China memiliki sekitar 227 juta hektare.

Indonesia menempati peringkat kedelapan dengan luas hutan sekitar 96 juta hektare pada 2025. Posisi tersebut menunjukkan besarnya kekayaan hutan yang Indonesia miliki sekaligus tanggung jawab untuk menjaga kelestariannya.

Sepuluh Negara dengan Hutan Terluas

Menurut data Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) tahun 2025, berikut negara-negara yang memiliki kawasan hutan terluas di dunia:

  1. Rusia — 833 juta hektare
  2. Brasil — 486 juta hektare
  3. Kanada — 369 juta hektare
  4. Amerika Serikat — 309 juta hektare
  5. China — 227 juta hektare
  6. Republik Demokratik Kongo — 139 juta hektare
  7. Australia — 134 juta hektare
  8. Indonesia — 96 juta hektare
  9. India — 73 juta hektare
  10. Peru — 67 juta hektare

Karhutla Mengancam Hutan Dunia

Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla terus mengancam kelestarian hutan di berbagai negara. Api menghancurkan kawasan hutan, mengganggu habitat satwa, menurunkan kualitas udara, meningkatkan emisi karbon, dan mengganggu kehidupan masyarakat.

Global Wildfire Information System (GWIS) mencatat sekitar 112,3 juta hektare lahan mengalami kebakaran di seluruh dunia hingga 1 Agustus 2026. Luas tersebut kurang lebih menyamai wilayah Afrika Selatan.

Republik Demokratik Kongo mencatat area karhutla terluas dengan sekitar 13,6 juta hektare. Australia menyusul dengan luas area yang terbakar sekitar 11,8 juta hektare.

Indonesia juga menghadapi ancaman karhutla yang cukup serius. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan bahwa karhutla telah melanda sekitar 72.798 hektare lahan di Indonesia. Luas tersebut bahkan melebihi wilayah daratan DKI Jakarta.

Pemerintah dan masyarakat perlu meningkatkan upaya pencegahan karhutla. Masyarakat dapat menghindari pembakaran lahan sembarangan, sementara pemerintah perlu memperkuat pengawasan dan penanganan kebakaran di kawasan rawan.

Indonesia memiliki kekayaan hutan yang sangat besar. Karena itu, kita harus menjaga dan mengelolanya dengan bijak agar hutan tetap menyediakan air, menjaga keanekaragaman hayati, menyerap karbon, dan menopang kehidupan generasi mendatang.

Menjaga hutan berarti menjaga kehidupan.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Megawati Hangestri Jadi Kunci Kebangkitan Hyundai Hillstate
Megawati Cetak 14 Poin, Hyundai Hillstate Tumbang Telak
Ronaldo Cium Lambang Arab Saudi, Gesturnya Jadi Sorotan Dunia
Robert Hall dan Michael Woodford Raih Nobel Ekonomi 2026
Serangan Houthi di Bandara Riyadh Tewaskan 13 Orang
Jihan Dimack Cetak Sejarah, Miss Grand International 2026
Indonesia-Mesir Perkuat Investasi, Peluang Bisnis Global Strategis
El Nino Super 2026 Ancam Suhu Bumi Meningkat
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Megawati Hangestri Jadi Kunci Kebangkitan Hyundai Hillstate

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Megawati Cetak 14 Poin, Hyundai Hillstate Tumbang Telak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Ronaldo Cium Lambang Arab Saudi, Gesturnya Jadi Sorotan Dunia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Robert Hall dan Michael Woodford Raih Nobel Ekonomi 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Serangan Houthi di Bandara Riyadh Tewaskan 13 Orang

Berita Terbaru

Singapura menyoroti tujuh perusahaan Indonesia terkait karhutla dan kabut asap lintas batas, sementara DPR mendesak pemerintah membuka data 52 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan.(Foto : tribunnews.com/HO)

Nasional

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 03:00 WIB

Daftar kode redeem FF terbaru 18 Oktober 2026 untuk mencoba klaim hadiah gratis Free Fire. ( Foto AI INBRITA)

Uncategorized

Kode Redeem FF Terbaru 18 Oktober 2026 Hadiah Gratis

Minggu, 18 Okt 2026 - 02:00 WIB

Ilustrasi permainan mobile dan saldo DANA yang menggambarkan peluang mendapatkan hadiah digital melalui aplikasi game. ( Foto AI INBRITA)

Teknologi

7 Game Penghasil Saldo DANA yang Menarik untuk Dicoba

Minggu, 18 Okt 2026 - 01:00 WIB

Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, alami erupsi (Foto: Magma Indonesia)

Nasional

Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Zona Bahaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 00:00 WIB

Atta Halilintar  IG @attahalilintar

Entertainment

Ashanty Bongkar Respons Atta Halilintar soal Isu Perselingkuhan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 23:00 WIB