Pasangan Pakistan Ditangkap Selundupkan 159 Kapsul Narkoba

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Barang bukti sabu. (foto ist)

Foto: Barang bukti sabu. (foto ist)

 Jakarta, iNBrita.com – Polisi menangkap pasangan suami-istri warga negara Pakistan, Javed Muhammad (35) dan Bibi Saima (28). Mereka mencoba menyelundupkan narkoba ke Indonesia dengan cara menelan kapsul. Pelaku menggunakan metode swallowing atau body packing agar kapsul sulit terdeteksi.

Brigjen Eko Hadi Santoso dari Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri menjelaskan bahwa pengungkapan ini terjadi berkat kerja sama erat dengan Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta. Pada Selasa, 6 Januari 2026, pukul 17.00 WIB, petugas Bea Cukai menemukan rencana pengiriman narkoba dari Bangkok ke Jakarta. Oleh karena itu, tim polisi langsung menindaklanjuti informasi itu.

Di Terminal 3 Bandara Soetta, tim memeriksa pasangan Pakistan  Javed dan Bibi menggunakan rontgen. Hasil pemeriksaan menunjukkan Javed menelan 100 kapsul, sedangkan Bibi menelan 62 kapsul.Mereka mengakui menelan kapsul yang berisi narkoba dan dikemas rapat dalam paket kecil, serta berencana membawa kapsul itu ke beberapa kota di Indonesia.

Tim medis Rumah Sakit Bhayangkara Pusdokkes Polri mengeluarkan kapsul menggunakan obat perangsang buang air besar. Tim bekerja hati-hati agar keduanya tetap aman. Mereka berhasil mengeluarkan 97 kapsul dari Javed dan seluruh 62 kapsul dari Bibi. Dengan demikian, polisi mengamankan total 159 kapsul dengan berat 1,639 kilogram.

Polisi memeriksa kedua tersangka sambil memberikan tindakan medis. Selain itu, penyidik meneliti barang bukti lebih lanjut di Pusat Laboratorium Forensik Bareskrim Polri. Polisi juga berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Pakistan untuk menangani kasus ini.

Kasus ini menunjukkan bahwa kerja sama lintas lembaga membantu mencegah penyelundupan. Brigjen Eko menekankan patroli dan pemeriksaan di pintu masuk internasional harus diperketat. Ia juga meminta masyarakat melaporkan indikasi penyelundupan agar polisi bisa bertindak cepat.

Pelaku semakin sering menggunakan metode body packing. Oleh karena itu, polisi menegaskan akan menindak tegas siapa pun yang mencoba menyelundupkan narkoba dan mengusut kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas di balik kasus ini.

(vvr)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Megawati Hangestri Jadi Kunci Kebangkitan Hyundai Hillstate
Megawati Cetak 14 Poin, Hyundai Hillstate Tumbang Telak
Ronaldo Cium Lambang Arab Saudi, Gesturnya Jadi Sorotan Dunia
Robert Hall dan Michael Woodford Raih Nobel Ekonomi 2026
Serangan Houthi di Bandara Riyadh Tewaskan 13 Orang
Jihan Dimack Cetak Sejarah, Miss Grand International 2026
Indonesia-Mesir Perkuat Investasi, Peluang Bisnis Global Strategis
El Nino Super 2026 Ancam Suhu Bumi Meningkat
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Megawati Hangestri Jadi Kunci Kebangkitan Hyundai Hillstate

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Megawati Cetak 14 Poin, Hyundai Hillstate Tumbang Telak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Ronaldo Cium Lambang Arab Saudi, Gesturnya Jadi Sorotan Dunia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Robert Hall dan Michael Woodford Raih Nobel Ekonomi 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Serangan Houthi di Bandara Riyadh Tewaskan 13 Orang

Berita Terbaru

IHSG anjlok 11,57% di tengah sentimen MSCI, membuka peluang bagi investor untuk memburu saham undervalue dan dividen tinggi.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Anjlok 11,57%, Investor Bidik Saham Dividen Tinggi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 15:00 WIB

Daftar harga emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24, Antam, UBS

Sabtu, 17 Okt 2026 - 14:00 WIB

IHSG merosot tajam setelah MSCI membuka konsultasi perubahan status pasar Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Anjlok 11,57%, MSCI Evaluasi Status Pasar Indonesia

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:00 WIB

Harga emas batangan Antam naik Rp7.000 menjadi Rp2.572.000 per gram pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Antam Naik, Emas Dunia Tertekan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan Wali Kota Sungai Penuh bersama pengurus PKPS. ( Foto Diskominfo)

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Terima Silaturahmi PKPS Perkuat Sinergi Kebersamaan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 05:00 WIB