Pemkot Sungai Penuh Perkuat Sinergi Pelayanan JKN

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Alpian memimpin Forum Kemitraan JKN Kota Sungai Penuh.

Sekda Alpian memimpin Forum Kemitraan JKN Kota Sungai Penuh.

Sungai Penuh, iNBrita.com — Pemerintah Kota Sungai Penuh terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Upaya tersebut dilakukan melalui Forum Kemitraan dengan Pemangku Kepentingan Tingkat Kota Sungai Penuh di Ruang Pola Kantor Wali Kota, Rabu (26/8/2026).

Duduk Bersama, Bahas Persoalan di Lapangan

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sungai Penuh Alpian mewakili Wali Kota Alfin, S.H. memimpin forum tersebut. Sejumlah pihak hadir dan ikut membahas berbagai persoalan pelayanan kesehatan, mulai dari DPRD, BPJS Kesehatan, organisasi perangkat daerah (OPD), rumah sakit, hingga puskesmas.

Forum ini membahas kerja sama fasilitas kesehatan serta pelayanan bagi peserta JKN. Para peserta juga bertukar informasi mengenai kendala yang mereka temui di lapangan.

Cari Solusi untuk Kebutuhan Masyarakat

Alpian mengatakan forum kemitraan menjadi ruang bagi semua pihak untuk menyampaikan masukan dan mencari solusi bersama. Pemerintah daerah ingin memperkuat komunikasi antara BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan, dan pemangku kepentingan lainnya.

“Melalui forum ini, kita dapat menyampaikan saran dan gagasan. Kita juga dapat membahas berbagai persoalan dan mencari langkah yang tepat untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Alpian.

Forum tersebut juga menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, khususnya Pasal 98. Aturan itu mendorong pemerintah daerah dan pemangku kepentingan melakukan monitoring dan evaluasi secara terpadu.

Dari Evaluasi Menuju Perbaikan Layanan

Para peserta mengevaluasi pelaksanaan kerja sama fasilitas kesehatan dan kualitas pelayanan yang diterima peserta JKN di Kota Sungai Penuh. Mereka juga membahas langkah yang perlu dilakukan untuk memperbaiki pelayanan di lapangan.

Ketua Komisi I DPRD Kota Sungai Penuh, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Muara Bungo, sejumlah pimpinan OPD, Direktur RSUD, perwakilan rumah sakit swasta, serta seluruh kepala puskesmas turut mengikuti kegiatan tersebut.

Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap forum ini menghasilkan langkah nyata untuk memperbaiki pelayanan kesehatan. Pemkot juga mendorong setiap pihak memperkuat koordinasi dan menjalankan hasil pembahasan sesuai tugas masing-masing.

Dengan komunikasi dan kerja sama yang semakin baik, Pemkot Sungai Penuh ingin masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih mudah, cepat, berkualitas, dan berkesinambungan. Pemerintah juga berharap fasilitas kesehatan terus memberikan pelayanan yang ramah dan responsif.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wako Alfin Terima Silaturahmi PKPS Perkuat Sinergi Kebersamaan
Sertifikat Tanah Hilang, Khatmi Berharap Penemu Mengembalikan
Bamus Jadwalkan PAW Anggota DPRD Sungai Penuh 2024–2029
Wako Alfin Hadiri Kenal Pamit Kapolda Jambi
UPTD PPA Sungai Penuh Dampingi Eksekusi Hak Asuh Anak
Wako Alfin Perkuat Komitmen HAM Bersama Menteri Natalius Pigai
Pemkot Sungai Penuh Gandeng BPKP Jambi Perkuat Pengawasan
Diklatcab HIPMI Dorong Pengusaha Muda Tingkatkan Daya Saing
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Wako Alfin Terima Silaturahmi PKPS Perkuat Sinergi Kebersamaan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Sertifikat Tanah Hilang, Khatmi Berharap Penemu Mengembalikan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Bamus Jadwalkan PAW Anggota DPRD Sungai Penuh 2024–2029

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:00 WIB

Wako Alfin Hadiri Kenal Pamit Kapolda Jambi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:00 WIB

UPTD PPA Sungai Penuh Dampingi Eksekusi Hak Asuh Anak

Berita Terbaru

BYD Racco, mobil listrik mungil asal Jepang, mulai dipasarkan di Sri Lanka dengan harga mencapai Rp 625 juta.(Foto: BYD)

Teknologi

BYD Racco Dijual di Sri Lanka, Harga Tembus Rp 625 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 13:00 WIB

MSCI berpotensi mengubah status pasar saham Indonesia dan memicu arus keluar dana asing hingga Rp 132 triliun.(Foto : YASUYOSHI CHIBA/AFP)

Ekonomi

MSCI Ubah Status Indonesia, Dana Asing Terancam Keluar

Minggu, 18 Okt 2026 - 12:00 WIB

BMKG memprediksi hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu, 18 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Huyogo Simbolon)

Nasional

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:00 WIB

Harga emas Antam pada Minggu, 18 Oktober 2026, bertahan di Rp 2.572.000 per gram.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 2,57 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 10:00 WIB

Singapura menyoroti tujuh perusahaan Indonesia terkait karhutla dan kabut asap lintas batas, sementara DPR mendesak pemerintah membuka data 52 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan.(Foto : tribunnews.com/HO)

Nasional

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 03:00 WIB