MUARA LABUH, SOLOK SELATAN, iNBrita,com — Para siswa SMAN 1 Solok Selatan mendapat pengalaman berbeda dalam pembelajaran bahasa Inggris, Minggu (30/08/2026). Mereka tidak hanya mempelajari bahasa Inggris melalui buku dan materi pelajaran, tetapi juga mempraktikkannya secara langsung bersama Brita Deborah Mathew, warga negara Australia.
Percakapan Langsung di Ruang Kelas
Brita hadir di tengah para siswa dan mengajak mereka berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Percakapan berlangsung dalam suasana santai dan interaktif. Para siswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bertanya, menjawab, sekaligus melatih kemampuan berbicara secara langsung.
Pertemuan itu membuat pembelajaran bahasa Inggris terasa lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Selama ini siswa mempelajari kosakata, tata bahasa, dan berbagai bentuk percakapan di dalam kelas. Kali ini, mereka menggunakan pengetahuan tersebut dalam komunikasi nyata bersama penutur asing.
Berani Berbicara, Tidak Takut Salah
Brita mendorong siswa untuk berani berbicara tanpa terlalu memikirkan kesalahan. Ia mengingatkan bahwa siswa perlu terus mencoba dan berlatih agar kemampuan bahasa Inggris mereka berkembang.
“Beranilah berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Jangan takut membuat kesalahan,” pesan Brita kepada para siswa.
Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Brita ingin siswa memahami bahwa kesalahan bukan alasan untuk berhenti berbicara. Sebaliknya, siswa dapat menjadikan kesalahan sebagai pengalaman untuk memperbaiki kemampuan mereka.
Dorongan dari Sekolah
Kepala SMAN 1 Solok Selatan, Mairisna, S.Pd., MM., menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman positif bagi peserta didik. Menurutnya, siswa dapat mempraktikkan kemampuan bahasa Inggris secara langsung sekaligus membangun kepercayaan diri ketika berkomunikasi dengan penutur asing.
“Kegiatan ini bukan hanya untuk memotivasi siswa, tetapi juga mendorong mereka agar terbiasa berbicara bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Mairisna kepada media, Minggu (30/08/2026).
Selain kegiatan di dalam kelas, Brita juga mengajak para siswa mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum melalui lomba pidato bahasa Inggris di Time Language Center. Ia juga memperkenalkan agenda seminar pendidikan yang akan berlangsung di Padang.
Bahasa Inggris untuk Masa Depan Pariwisata
Menurut Brita, generasi muda Solok Selatan perlu menguasai bahasa Inggris karena daerah tersebut memiliki potensi pariwisata yang besar. Kemampuan berkomunikasi dengan wisatawan mancanegara dapat membantu masyarakat memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada dunia.
Solok Selatan memiliki sejumlah destinasi wisata yang berpeluang menarik wisatawan dari berbagai negara. Kondisi tersebut membuat kemampuan bahasa Inggris semakin penting bagi generasi muda, terutama bagi mereka yang kelak terlibat dalam sektor pariwisata.
Dari Kelas Menuju Dunia yang Lebih Luas
Kegiatan bersama Brita memberikan kesempatan kepada siswa untuk melihat manfaat bahasa Inggris secara lebih nyata. Mereka tidak hanya menghafal kosakata atau mempelajari tata bahasa, tetapi juga belajar menggunakan bahasa tersebut untuk berkomunikasi.
Melalui pengalaman itu, SMAN 1 Solok Selatan berharap para siswa semakin percaya diri menggunakan bahasa Inggris. Sekolah juga mendorong mereka untuk terus berlatih sehingga kemampuan komunikasi mereka dapat berkembang dan menjadi bekal menghadapi peluang pendidikan, pekerjaan, serta pariwisata di masa mendatang.
(eny)









