Rupiah Melemah, Pasar Menanti Keputusan Suku Bunga The Fed

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 14 September 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rupiah kembali melemah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Senin, 14 September 2026. (Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Rupiah kembali melemah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Senin, 14 September 2026. (Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Jakarta, iNBrita.comNilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Senin, 14 September 2026. Tekanan terhadap rupiah muncul ketika pasar keuangan global mencermati perkembangan inflasi AS dan menunggu keputusan suku bunga Federal Reserve atau The Fed.

Rupiah ditutup pada level Rp17.669 per dolar AS. Angka tersebut melemah 58 poin atau sekitar 0,33 persen dibandingkan posisi sebelumnya yang berada di level Rp17.611 per dolar AS.

Pelemahan rupiah juga terlihat pada Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia. Pada perdagangan Senin, JISDOR berada di level Rp17.635 per dolar AS.

Posisi tersebut melemah dibandingkan perdagangan sebelumnya yang mencapai Rp17.611 per dolar AS. Kondisi itu menunjukkan bahwa tekanan terhadap rupiah masih berlangsung di tengah perhatian investor terhadap perkembangan ekonomi Amerika Serikat.

Inflasi AS Tekan Pergerakan Rupiah

Analis mata uang sekaligus Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuabi menilai perkembangan inflasi AS ikut memengaruhi pergerakan rupiah.

Ibrahim mengatakan data inflasi Amerika Serikat pada Agustus menjadi perhatian utama pelaku pasar. Data tersebut menunjukkan kenaikan indeks harga konsumen inti sebesar 0,3 persen secara bulanan.

Angka tersebut tidak memasukkan komponen pangan dan energi. Sementara itu, indeks harga konsumen atau CPI AS secara tahunan mencatat kenaikan sebesar 3,4 persen.

Pasar juga mencermati inflasi inti AS yang mencapai 2,4 persen secara tahunan. Data tersebut memberikan gambaran mengenai tekanan harga di Amerika Serikat.

Pelaku pasar kemudian menggunakan data inflasi tersebut untuk memperkirakan langkah The Fed dalam menentukan kebijakan suku bunga.

Pasar Menunggu Keputusan The Fed

Perkembangan inflasi AS membuat investor semakin fokus pada pertemuan The Fed yang berlangsung pada pekan ini. Pasar memperkirakan bank sentral AS masih akan mengambil kebijakan suku bunga yang dapat memengaruhi pergerakan dolar.

Ibrahim menyebut pasar memperhitungkan peluang sekitar 88 persen untuk kenaikan suku bunga pada September.

Perkiraan tersebut turut memengaruhi sentimen terhadap mata uang negara berkembang. Ketika pasar melihat peluang suku bunga AS tetap tinggi, dolar berpotensi menguat. Kondisi itu kemudian dapat memberikan tekanan tambahan terhadap rupiah.

Trump Kembali Soroti Kebijakan The Fed

Selain data ekonomi, pasar juga memperhatikan perkembangan politik di Amerika Serikat. Presiden Donald Trump kembali meminta The Fed menurunkan suku bunga pada Minggu, 13 September 2026.

Trump melanjutkan kritik terhadap kebijakan bank sentral AS tersebut. Pernyataan itu menambah perhatian pasar terhadap independensi dan arah kebijakan The Fed.

Investor kini menunggu keputusan resmi The Fed untuk melihat arah kebijakan moneter Amerika Serikat selanjutnya.

Rupiah Masih Hadapi Tekanan Global

Pergerakan rupiah dalam waktu dekat masih bergantung pada sejumlah faktor global. Data inflasi AS, keputusan The Fed, dan pergerakan dolar akan menjadi perhatian utama investor.

Jika The Fed mempertahankan kebijakan suku bunga yang ketat, dolar AS berpotensi tetap kuat. Kondisi tersebut dapat meningkatkan tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Sebaliknya, perubahan ekspektasi pasar terhadap kebijakan The Fed dapat mengubah arah pergerakan dolar dan rupiah.

Investor karena itu perlu mencermati setiap perkembangan ekonomi Amerika Serikat. Pasar juga akan terus mengikuti kebijakan bank sentral AS sebelum menentukan langkah investasi berikutnya.

Dengan kondisi tersebut, rupiah masih menghadapi tekanan pada perdagangan berikutnya. Pergerakan mata uang nasional akan sangat bergantung pada keputusan The Fed serta perubahan sentimen di pasar keuangan global.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Minyak Naik, Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi
Harga Emas Pegadaian Hari Ini Naik, Antam Rp2,64 Juta
Harga Emas Antam Hari Ini Minggu 13 September
Harga Pertamax Berpotensi Tembus Rp20.000 per Liter
Harga Emas Antam Naik Rp4.000 Hari Ini
Harga Perak Antam Hari Ini Turun, Cek Harganya
Harga Emas Pegadaian Hari Ini Kompak Turun
PPPK Bengkulu Utara Aman, Rp174 Miliar Disiapkan 2027
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 21:00 WIB

Rupiah Melemah, Pasar Menanti Keputusan Suku Bunga The Fed

Senin, 14 September 2026 - 03:00 WIB

Harga Minyak Naik, Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi

Minggu, 13 September 2026 - 13:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Naik, Antam Rp2,64 Juta

Minggu, 13 September 2026 - 12:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Minggu 13 September

Sabtu, 12 September 2026 - 22:00 WIB

Harga Pertamax Berpotensi Tembus Rp20.000 per Liter

Berita Terbaru

Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal Arupadhatu 1 yang hilang di Selat Sunda.(Foto : liputan6.com)

Nasional

Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Diperpanjang

Senin, 14 Sep 2026 - 22:00 WIB

Rupiah kembali melemah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Senin, 14 September 2026. (Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Rupiah Melemah, Pasar Menanti Keputusan Suku Bunga The Fed

Senin, 14 Sep 2026 - 21:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Nasional

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Senin, 14 Sep 2026 - 18:00 WIB

Wakil Ketua I DPRD Kota Sungai Penuh Hardizal, S.Sos., M.H., menghadiri serah terima jabatan Kapolres Kerinci di Halaman Mapolres Kerinci, Senin (14/9).

Uncategorized

Wakil Ketua I DPRD Hadiri Sertijab Kapolres Kerinci

Senin, 14 Sep 2026 - 15:00 WIB

Wali Kota Alfin menyambut Kapolres Kerinci yang baru di Mapolres Kerinci, 14 September 2026.

SUNGAI PENUH

Wali Kota Alfin Sambut Kapolres Kerinci, Perkuat Kolaborasi

Senin, 14 Sep 2026 - 14:00 WIB