Solok Selatan, iNBrita.com – SMA Negeri 1 Solok Selatan melanjutkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada Senin–Selasa, 19–20 Oktober 2026. Sekolah mengambil langkah ini untuk mengantisipasi dampak kabut asap dan penurunan kualitas udara di Sumatera Barat.
Kebijakan tersebut mengacu pada Surat Edaran Nomor 800/2749.1/CDPW.III/X-2026 tertanggal 18 Oktober 2026. Surat edaran itu menginstruksikan SMA, SMK, dan SLB se-Kabupaten Solok Selatan untuk melanjutkan PJJ.
Dinas Pendidikan juga merujuk pada Edaran Gubernur Sumatera Barat Nomor 660/975/SE/BPBD-2026 tanggal 7 September 2026. Selain itu, kebijakan ini menindaklanjuti surat Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Nomor 400.3.1/9754/DISDIK/DISDIK-2026 dan Surat Edaran Sekretariat Daerah Kabupaten Solok Selatan Nomor 420/0825/Disdik/2026.
Surat tersebut membahas penyesuaian pembelajaran dan perpanjangan kegiatan belajar akibat kabut asap di Kabupaten Solok Selatan.
Mairisna Ajak Siswa Tetap Semangat Belajar
Kepala SMA Negeri 1 Solok Selatan, Mairisna, S.Pd., M.M., mengajak seluruh siswa tetap semangat mengikuti pembelajaran dari rumah. Ia meminta siswa menjaga kesehatan, menaati jadwal belajar, dan mengerjakan tugas dari guru.
“Kami mengimbau seluruh peserta didik agar tetap semangat mengikuti PJJ dari rumah pada 19–20 Oktober 2026. Manfaatkan waktu dengan baik, ikuti pembelajaran secara disiplin, kerjakan tugas dari guru, dan jangan lupa menjaga kesehatan,” ujar Mairisna.
Ia menegaskan bahwa kegiatan belajar dari rumah tidak boleh mengurangi semangat siswa dalam menuntut ilmu. Karena itu, ia mendorong peserta didik mengikuti arahan guru dan memanfaatkan teknologi untuk menunjang pembelajaran.
Mairisna juga mengajak siswa terus belajar, berbagi, dan menginspirasi. Ia berharap mereka tetap aktif, disiplin, serta bertanggung jawab selama mengikuti PJJ.
Sekolah Minta Orang Tua Dampingi Siswa
Selain mengingatkan siswa, Mairisna mengharapkan dukungan orang tua atau wali selama anak mengikuti pembelajaran dari rumah. Pendampingan keluarga dapat membantu siswa mengatur waktu dan menjaga konsentrasi.
“Kami berharap orang tua mendampingi anak-anak selama belajar dari rumah agar mereka tetap fokus dan bersemangat. Mari manfaatkan teknologi untuk menambah ilmu pengetahuan, menjaga kesehatan, dan tidak lupa berdoa,” katanya.
Pihak sekolah juga meminta wali kelas dan guru wali mengoordinasikan kegiatan PJJ. Sementara itu, orang tua atau wali perlu mengawasi kegiatan belajar anak sesuai kondisi keluarga masing-masing.
Tatap Muka Kembali 21 Oktober
SMA Negeri 1 Solok Selatan menjadwalkan kembali pembelajaran tatap muka pada Rabu, 21 Oktober 2026. Namun, sekolah tetap memperhatikan perkembangan situasi dan kondisi kabut asap.
Jika kondisi berubah, instansi terkait akan menyampaikan pemberitahuan lebih lanjut. Karena itu, siswa dan orang tua perlu mengikuti informasi resmi dari sekolah.
Melalui kebijakan ini, SMA Negeri 1 Solok Selatan berupaya menjaga kesehatan siswa sekaligus mempertahankan kelancaran pendidikan. Sekolah mengajak guru, orang tua, dan peserta didik bekerja sama agar PJJ berjalan efektif hingga kegiatan tatap muka kembali berlangsung.
(eny)









