Jakarta, iNBrita.com – Harga emas perhiasan pada Kamis, 5 November 2026, menunjukkan perbedaan berdasarkan kadar karat dan penyedia. Raja Emas Indonesia dan Laku Emas menawarkan harga berbeda untuk setiap kadar emas.
Masyarakat dapat menjadikan harga tersebut sebagai acuan sebelum membeli atau menjual perhiasan emas. Namun, calon pembeli perlu memperhitungkan biaya pembuatan dan selisih harga jual kembali.
Emas perhiasan memang memiliki nilai jual berdasarkan kadar karat dan beratnya. Pemilik juga bisa menjual kembali perhiasan tersebut ketika membutuhkan dana.
Meski demikian, biaya pembuatan dapat memengaruhi keuntungan saat menjual emas. Karena itu, masyarakat perlu membandingkan harga beli dan harga jual sebelum berinvestasi.
Harga Emas Perhiasan di Raja Emas Indonesia
Raja Emas Indonesia menyediakan layanan jual beli perhiasan dan logam mulia. Perusahaan ritel ini juga menerima berbagai kondisi emas, termasuk perhiasan tanpa surat dan perhiasan yang mengalami kerusakan.
Mengutip situs resmi Raja Emas Indonesia, harga beli emas 24 karat mencapai Rp 2.240.000 per gram. Sementara itu, emas 24 karat dengan kadar 99,5 persen memiliki harga Rp 2.060.000 per gram.
Adapun harga terendah berlaku untuk emas 5 karat, yakni Rp 422.000 per gram.
Berikut daftar lengkap harga beli emas perhiasan di Raja Emas Indonesia pada Kamis, 5 November 2026:
| Kadar Emas | Harga per Gram |
|---|---|
| K24* | Rp 2.240.000 |
| K24 (99,5%) | Rp 2.060.000 |
| K23 | Rp 1.965.000 |
| K22 | Rp 1.845.000 |
| K21 | Rp 1.763.000 |
| K20 | Rp 1.678.000 |
| K19 | Rp 1.594.000 |
| K18 | Rp 1.537.000 |
| K17 | Rp 1.452.000 |
| K16 | Rp 1.368.000 |
| K15 | Rp 1.260.000 |
| K14 | Rp 1.175.000 |
| K13 | Rp 1.091.000 |
| K12 | Rp 1.008.000 |
| K11 | Rp 925.000 |
| K10 | Rp 840.000 |
| K9 | Rp 757.000 |
| K8 | Rp 673.000 |
| K7 | Rp 588.000 |
| K6 | Rp 506.000 |
| K5 | Rp 422.000 |
Harga dapat berubah sewaktu-waktu.
Harga Emas Perhiasan di Laku Emas
Selain Raja Emas Indonesia, masyarakat dapat membandingkan harga melalui Laku Emas. Platform financial technology (fintech) ini menyediakan layanan jual beli, transfer, penyimpanan, dan penarikan emas.
Laku Emas melayani transaksi emas digital maupun fisik melalui sistem online to offline (O2O). Dengan layanan tersebut, pengguna dapat mengakses transaksi secara online dan memperoleh layanan fisik melalui jaringan yang tersedia.
Berdasarkan informasi harga Laku Emas pada Kamis, 5 November 2026, emas 24 karat dengan kadar 99 persen mencapai Rp 2.081.000 per gram.
Sementara itu, emas 9 karat menjadi jenis dengan harga terendah, yaitu Rp 744.000 per gram.
Berikut daftar harga emas perhiasan di Laku Emas:
| Kadar Emas | Harga per Gram |
|---|---|
| 24K (99%) | Rp 2.081.000 |
| 23K | Rp 1.924.000 |
| 22K | Rp 1.842.000 |
| 21K | Rp 1.761.000 |
| 20K | Rp 1.675.000 |
| 19K | Rp 1.590.000 |
| 18K | Rp 1.505.000 |
| 17K | Rp 1.419.000 |
| 16K | Rp 1.334.000 |
| 15K | Rp 1.251.000 |
| 14K | Rp 1.167.000 |
| 13K | Rp 1.083.000 |
| 12K | Rp 998.000 |
| 11K | Rp 913.000 |
| 10K | Rp 829.000 |
| 9K | Rp 744.000 |
Harga dapat berubah sewaktu-waktu.
Cara Membedakan Emas Asli dan Palsu
Masyarakat perlu memastikan keaslian emas sebelum membeli perhiasan. Cara paling akurat untuk memeriksanya adalah dengan meminta bantuan toko emas atau laboratorium pengujian logam mulia.
Namun, masyarakat juga dapat melakukan beberapa pemeriksaan sederhana sebagai langkah awal. Berikut enam cara untuk mengenali emas asli dan palsu.
1. Periksa Cap Kadar dan Merek
Pembeli dapat memeriksa cap kadar yang tertera pada permukaan perhiasan. Emas asli umumnya mencantumkan kode seperti 24K, 22K, 750 untuk emas 18 karat, atau 585 untuk emas 14 karat.
Namun, pembeli tidak boleh hanya mengandalkan cap tersebut. Pemalsu juga dapat mencantumkan tanda kadar pada perhiasan berbahan logam lain.
2. Dekatkan Emas ke Magnet
Masyarakat dapat menggunakan magnet kuat untuk memeriksa sifat logam pada perhiasan. Emas murni tidak akan tertarik oleh magnet.
Meski begitu, hasil pengujian ini tidak selalu memastikan keaslian emas. Beberapa logam lain juga tidak memiliki sifat magnetis.
3. Perhatikan Bekas Goresan
Pengujian goresan dapat membantu mengenali kandungan logam pada perhiasan. Emas biasanya meninggalkan jejak berwarna keemasan ketika digoreskan pada keramik tanpa glasir.
Sebaliknya, jejak berwarna hitam dapat menunjukkan adanya campuran logam lain. Namun, metode ini berisiko merusak permukaan perhiasan sehingga pembeli sebaiknya menghindarinya.
4. Periksa Berat Jenis Emas
Emas memiliki massa jenis yang tinggi. Karena itu, emas biasanya terasa lebih berat daripada logam lain dengan ukuran serupa.
Pembeli juga dapat memeriksa massa jenis melalui pengukuran berat dan volume. Namun, metode ini memerlukan pengukuran yang tepat agar memberikan hasil yang akurat.
5. Lakukan Pengujian Asam Nitrat
Pengujian asam nitrat dapat membantu ahli mengidentifikasi kandungan emas. Emas dengan kemurnian tinggi umumnya tidak mengalami perubahan warna akibat reaksi asam tersebut.
Namun, asam nitrat merupakan bahan kimia berbahaya. Karena itu, serahkan pengujian ini kepada penjual emas atau tenaga ahli yang memiliki peralatan keselamatan.
6. Hindari Menggigit Perhiasan
Sebagian orang menggunakan gigitan untuk memeriksa keaslian emas. Mereka menganggap emas asli akan meninggalkan bekas karena memiliki sifat lunak.
Namun, cara tersebut tidak dapat memastikan keaslian emas. Selain bergantung pada kadar karat, tindakan menggigit juga dapat merusak perhiasan dan membahayakan gigi.
Tips Membeli Emas Perhiasan agar Tidak Merugi
Masyarakat sebaiknya tidak terburu-buru membeli emas hanya karena melihat harga yang menarik. Periksa kadar karat, berat, biaya pembuatan, dan kebijakan pembelian kembali dari toko.
Selain itu, pilih penjual terpercaya yang memberikan bukti pembelian dan sertifikat keaslian. Pembeli juga perlu membandingkan harga dari beberapa penyedia sebelum menentukan pilihan.
Dengan langkah tersebut, masyarakat dapat memahami nilai emas perhiasan sekaligus mengurangi risiko kerugian ketika menjualnya kembali.
(vvr*)









