Home / Daerah

Jumat, 6 September 2024 - 12:40 WIB

Merasa Dipojokkan, Kades Syaftiar Buka Suara Terkait Laporan DD

INBRITA.COM,KERINCI  – Kades Koto Majidin Mudik, Kecamatan Air Hangat, Syaftiar, menepis keras tudingan dugaan penyelewengan dan laporan fiktif terkait Dana Desa (DD) yang mencuat beberapa hari terakhir. Tuduhan ini menyulut kegeraman sang Kades, yang merasa nama baiknya dicemarkan oleh informasi yang dinilainya tidak akurat dan cenderung menyesatkan.

“Dugaan ini terlalu berlebihan dan jelas-jelas mengarah pada upaya mendiskreditkan saya secara pribadi tanpa adanya konfirmasi yang layak. Tidak ada belanja pengusungan jenazah seperti yang diberitakan. Yang ada adalah pembelian kain kafan dan kelengkapan lainnya, seperti papan dan kapas, dengan anggaran Rp 5 juta per tahun. Ini adalah kebutuhan dasar yang kami anggarkan setiap tahun demi kepentingan masyarakat,” tegas Syaftiar, Rabu (04/09/24).

Ia juga menjelaskan, bahwa penyaluran BLT Dana Desa pada tahun 2023 melibatkan sebanyak 45 orang penerima manfaat, bukan 24 orang seperti yang diberitakan sebelumnya. “Jumlah penerima BLT DD jelas dan tercatat, sebanyak 45 orang. Ini bukan angka yang bisa direkayasa atau dipalsukan. Kami bekerja dengan transparansi penuh, dan semua sudah terealisasi sesuai aturan yang berlaku,” tambahnya.

Baca juga :   Resmi Dilantik ini Susunan Pengurus PWI Kota Sungai Penuh 2023 - 2027

Lebih lanjut, Syaftiar menjelaskan bahwa pos keamanan yang disebut sebagai bagian dari dugaan penyelewengan sebenarnya adalah alokasi untuk pemasangan CCTV di desa. “Ini adalah bagian dari upaya kami untuk meningkatkan keamanan di desa. Bukannya laporan abal-abal, ini justru menunjukkan komitmen kami dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.

Mengenai tudingan lainnya, Syaftiar menegaskan bahwa semua item belanja yang disebut dalam laporan sudah terealisasi dengan baik. Ia merasa bahwa tuduhan tersebut tidak hanya mengada-ada, tetapi juga mengabaikan fakta-fakta yang sebenarnya. “Ini bukan sekadar masalah administrasi, tetapi ini menyangkut integritas saya sebagai pemimpin desa. Saya tidak akan tinggal diam melihat nama baik saya dan desa ini tercemar oleh berita yang tidak berdasar,” katanya.

Baca juga :   Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Maluku Tenggara Barat

Syaftiar pun menyerukan agar pihak yang berwenang, seperti Inspektorat, turun langsung ke lapangan untuk memeriksa dan mengklarifikasi semua tuduhan yang dilayangkan kepadanya. “Saya siap bertanggung jawab dan siap menghadapi pemeriksaan apa pun, karena saya yakin semua yang kami lakukan sudah sesuai dengan aturan dan untuk kepentingan masyarakat. Dalam waktu dekat kami akan berkoordinasi dengan inspektorat, Pemdes dan Camat Air Hangat” ucapnya.,” ucapnya.

Kades turut mengungkapkan keheranannya dan merasa janggal terkait asal-usul data yang mendiskreditkan dirinya itu. “Apa mungkin ada yang sengaja menyuplai?” tukasnya dengan penuh tanda tanya.

 

Editor: Sebri Asdian

Berita ini 119 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DPRD Sungai Penuh koordinasi rancangan peraturan dengan Biro Hukum

Daerah

Hardizal Pimpin Fasilitasi Rancangan Peraturan di Jambi
Pendaki menelusuri jalur Gunung Kerinci setelah BBTNKS membuka kembali akses pendakian.

Daerah

BBTNKS Buka Kembali Jalur Pendakian Gunung Kerinci
Gubernur Riau Abdul Wahid memimpin rapat di Rumah Dinas Jalan Diponegoro sebelum pemeriksaan oleh KPK.

Daerah

Pemprov Riau Tegaskan Gubernur Wahid Tidak Terkena OTT
Luapan Sungai Batang menutup jalan di Palembayan, Agam, dengan kayu gelondongan tersangkut di jembatan saat hujan deras.

Daerah

Hujan Deras Buat Sungai Batang Meluap Lagi
Petugas mengevakuasi jenazah korban dari rumah di Situbondo

Daerah

Tiga Jenazah Satu Keluarga Ditemukan di Situbondo

Daerah

Badan POM Loka Pengawas Obat dan Makanan Sungai Penuh Lakukan Penertiban Kosmetik Ilegal

Daerah

Rokok Ilegal Kembali Marak…!

Daerah

PJ Bupati Asraf Kembali Sambangi Lima Desa Tanjung Pauh Mudik