Pengamat Kritik Pelaksanaan Debat Pilkada Kabupaten Kerinci

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 13 November 2024 - 05:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INBRITA.COM, SUNGAI PENUH – Citra Darminto, S.IP., M.MP., Dosen Ilmu Politik dan Pemerintahan Universitas Jambi, menilai bahwa meskipun debat Pilkada Kabupaten Kerinci berlangsung dengan baik, pembahasannya masih kurang tajam dan mendalam karena tidak adanya subtema yang dibahas bersama oleh masing-masing pasangan calon. Menurutnya, pada debat pertama Pilkada Kerinci, para kandidat belum berhasil menyampaikan politik gagasan dan program kerja yang konkret.

“Semua itu masih sebatas abstraksi saja. Mungkin juga dipengaruhi beberapa faktor, seperti pertanyaan yang tidak terlalu mendalam. Saya juga melihat bahwa pertanyaan dalam debat tersebut tidak menyentuh akar permasalahan dan substansi yang sangat spesifik,” ujarnya.

Selain itu, faktor waktu yang sudah larut malam juga menjadi pemicu berkurangnya konsentrasi kandidat sehingga mereka tidak tampil maksimal, membuat debat tidak berjalan efektif. Ditambah lagi, sesi tanya jawab yang singkat membuat kandidat tidak bisa mengeksplorasi ide dan gagasan mereka secara maksimal.

Baca Juga :  Bupati Kerinci Bagikan Bendera Sambut HUT RI ke-80

Citra Darminto juga mengkritik penyelenggara debat KPUD Kabupaten Kerinci terkait penentuan waktu debat yang dianggap terlalu panjang sehingga selesai terlalu malam. Hal ini dinilai tidak ideal karena pelaksanaannya kurang produktif jika berlangsung hingga larut malam. Seharusnya, sesi tanya jawab antara calon kepala daerah dan wakil kepala daerah dipisahkan harinya, apalagi sesi tersebut melibatkan pertanyaan baik untuk kepala daerah maupun wakil kepala daerah secara bersamaan.

Baca Juga :  Munculnya Kata Mantan dalam Perkembangan Bahasa Indonesia

“Kenapa tidak digabungkan saja,Pelaksanaan debat ini telah melewati waktu istirahat masyarakat Kerinci. Apalagi bukan di malam libur, sehingga menjadi kurang kondusif dan kurang ideal untuk pelaksanaan debat seperti ini,” katanya.

Selain itu, pelaksanaan debat yang terlalu malam dapat mengurangi konsentrasi peserta debat, bahkan penonton di rumah juga sudah masuk waktu istirahat. Intinya, debat perdana ini tidak produktif. Yang dirugikan adalah masyarakat Kerinci sebagai pemilih, karena mereka tidak bisa berkonsentrasi menilai kandidat berdasarkan gagasan dan ide yang disampaikan. Begitu pula dengan kandidat yang dirugikan, karena tidak bisa mengeksplorasi ide dan gagasan mereka secara maksimal.

Editor : Vendra

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Monadi Tinjau Perbaikan Jalan Selampaung-Masgo
Kapolres Kerinci Pimpin Sertijab, 67 Personel Resmi Naik Pangkat
Azhar Hamzah Apresiasi Masukan Fraksi DPRD Bahas APBD 2025
Bupati Kerinci Pimpin Harganas 2026, Fokus Cegah Stunting
Beras Payo Koerintji Resmi Mendapat Sertifikat Indikasi Geografis.
Monadi Buka Sertifikasi 220 Tenaga Konstruksi Kerinci 2026
Bupati Monadi Hadiri Kenduri Sko Tigo Luhah Belui.
Serah Terima Lahan Awali Pembangunan RSUD Kerinci Modern
Berita ini 483 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:00 WIB

Kapolres Kerinci Pimpin Sertijab, 67 Personel Resmi Naik Pangkat

Senin, 29 Juni 2026 - 19:00 WIB

Azhar Hamzah Apresiasi Masukan Fraksi DPRD Bahas APBD 2025

Senin, 29 Juni 2026 - 13:00 WIB

Bupati Kerinci Pimpin Harganas 2026, Fokus Cegah Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:00 WIB

Beras Payo Koerintji Resmi Mendapat Sertifikat Indikasi Geografis.

Senin, 22 Juni 2026 - 19:00 WIB

Monadi Buka Sertifikasi 220 Tenaga Konstruksi Kerinci 2026

Berita Terbaru

Ilustrasi logam mulia emas Antam, Galeri24, dan UBS di Pegadaian.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Antam Naik Stabil UBS

Kamis, 23 Jul 2026 - 11:00 WIB

Ilustrasi fitur DANA Kaget yang memungkinkan pengguna berbagi saldo digital melalui tautan dengan sistem siapa cepat dia dapat. ( Foto AI)

Teknologi

Cara Membagikan Saldo DANA Lewat Tautan Klaim Resmi

Kamis, 23 Jul 2026 - 10:00 WIB

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengungkap temuan SPPG yang memiliki dua rekening virtual saat konferensi pers di Jakarta.(Foto : CNN Indonesia/ Dela Naufalia)

Ekonomi

BGN Temukan SPPG Gunakan Dua Virtual Account Dana Negara

Rabu, 22 Jul 2026 - 19:00 WIB

Pasien penderita Tuberkulosis (TB) ( Foto Pexels)

SUNGAI PENUH

Dinkes Sungai Penuh Catat 174 Kasus TB Penanganan Dipercepat

Rabu, 22 Jul 2026 - 12:00 WIB