Angka Kematian Bayi Tinggi, Menkes Sampaikan Data

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Grandyos Zafna)

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Grandyos Zafna)

Jakarta, iNBrita.com  – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyoroti tingginya angka kematian bayi di Indonesia. Setiap tahun, sekitar 33.000 bayi meninggal di Tanah Air.

Menkes menekankan bahwa penurunan angka kematian bayi dan ibu harus menjadi prioritas agar Indonesia bisa mencapai target Indonesia Emas 2045. Dengan semakin banyak penduduk produktif yang memiliki penghasilan tinggi, peluang menjadi negara berpendapatan tinggi akan semakin besar. Menurutnya, rata-rata penghasilan per kapita harus mencapai 14.000 dollar per tahun.

Baca Juga :  Dahak Berdarah: Penyebab, Gejala, dan Penanganannya

“Angka kematian bayi di Indonesia adalah 33.000 per tahun. Jika dibagi dengan 365 hari dan 24 jam, itu berarti 3,7 bayi meninggal setiap jam. Jadi selama acara kita yang berlangsung satu jam, tiga bayi meninggal di Indonesia,” jelas Menkes dalam sebuah acara di Depok, Jawa Barat, Rabu (14/1/2026).

Sementara itu, angka kematian ibu tercatat 4.100 per tahun, atau sekitar satu ibu meninggal tiap dua jam.

Menkes juga menyoroti isu stunting, yang masih memengaruhi kualitas generasi produktif. Tahun ini, angka stunting turun di bawah 20 persen untuk pertama kalinya dalam sejarah, menjadi 19 persen, namun masih dianggap terlalu tinggi. Dengan jumlah kelahiran sekitar 4,8 juta per tahun, sekitar 960.000 anak per tahun mengalami stunting.

Baca Juga :  Manfaat Daun Kelor untuk Menjaga Kesehatan Mata

“Artinya selama 20 tahun ke depan, hampir satu juta anak tiap tahun berpotensi memiliki kemampuan intelektual di bawah rata-rata. Hal ini akan menyulitkan pencapaian target pendapatan per kapita 14.000 dollar,” tambah Menkes. (vvr)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari
Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan
Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat
Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung
Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat
Dokter Harvard Peringatkan Bahaya 6 Makanan Pemicu Kanker
Dokter Ungkap Lima Gejala Kanker yang Terabaikan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 23:00 WIB

Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari

Rabu, 22 Juli 2026 - 03:00 WIB

Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:00 WIB

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:00 WIB

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Juli 2026 - 03:00 WIB

Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung

Berita Terbaru

Daftar rating drama Korea terbaru periode 29 Juli–4 Agustus 2026 berdasarkan Nielsen Korea.(Foto: dok. KBS2/JTBC/MBC/tvN)

Entertainment

Rating Drama Korea Terbaru Pekan Ini, Siapa Teratas

Rabu, 5 Agu 2026 - 19:00 WIB

Pergerakan harga emas dunia menguat seiring turunnya harga minyak dan meredanya tekanan inflasi global.(Foto: Pexels/Michael Steinberg)

Ekonomi

Harga Emas Naik Dipicu Minyak Turun Tajam

Rabu, 5 Agu 2026 - 10:00 WIB

Ilustrasi emas batangan Antam yang mengalami penurunan harga hari ini.(Ilustrasi Foto : Grandyos Zafna)

Ekonomi

Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Cek Rinciannya

Sabtu, 1 Agu 2026 - 19:00 WIB

BRI membuka lowongan kerja melalui program BBAP 2026 untuk lulusan D3 dan S1 dengan berbagai posisi di sejumlah kantor regional.

Ekonomi

BRI BBAP 2026 Buka Lowongan Kerja Lulusan D3 S1

Jumat, 31 Jul 2026 - 19:00 WIB

Toyota Veloz Hybrid hadir dengan desain modern dan teknologi hybrid yang efisien.

Teknologi

Veloz Hybrid Irit BBM 28,9 Km Per Liter

Jumat, 31 Jul 2026 - 18:00 WIB